Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mardiono: Pergantian Kepemimpinan PPP Tak Pengaruhi KIB

Kamis, 8 September 2022 | 09:37 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan.

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono angkat bicara soal eksistensi PPP di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pascapergantian kepemimpinan di tubuh partainya. Dia menegaskan bahwa di dalam koalisi tersebut, dia memegang posisi sebagai koordinator.

"Saya ada di situ, sudah tentu apa yang menjadi pergantian kepemimpinan di PPP ini tentu tidak akan mempengaruhi KIB itu," kata Mardiono, kepada wartawan, Kamis (7/9/2022).

Mardiono mengaku tidak akan menghentikan kerja-kerja politik yang sudah dilakukan para kader termasuk membangun KIB dalam rangka menghadapi Pemilu 2024.

"Konsolidasi, kerja politik termasuk KIB jalan terus," ujarnya.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu menyampaikan sebagai koordinator, dia bertugas membangun komunikasi antar-ketiga partai itu. Kemudian mempersiapkan konsep-konsep, langkah-langkah politik dalam koalisi.

Terkait kemungkinan diajak koalisi oleh partai lain, misalnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Mardiono mengakui bahwa politik itu dinamis. Selain itu, dari 9 partai politik, hasil Pemilu 2019, hanya PDIP yang bisa mandiri mencalonkan presiden dan wakil presiden sedangkan yang lain tidak cukup.

"Berarti melakukan koalisi menjadi keniscayaan, kebutuhan yang kita lakukan, sebagaimana undang-undang, capres-cawapres dicalonkan parpol," katanya.

Meskipun demikian, dia meyakini PDIP meskipun sudah cukup mandiri tapi tidak akan mencalonkan capres dan cawapres sendirian. Mereka akan mengajak partai lain untuk bekerja sama.

"Insting politik saya, PDIP pasti akan menggandeng partai politik yang lain sebanyak-banyaknya karena capres-cawapres dipilih rakyat," katanya.

Terlepas dari itu, Mardiono menegaskan bahwa PPP saat ini juga fokus pada konsolidasi internal, menyelesaikan proses estafet kepemimpinan dulu. Setelah itu, baru mengurus agenda-agenda politik berikutnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, menyatakan bahwa sikap PPP terhadap Koalisi Indonesia Bersatu tidak akan berubah meskipun ada pergantian ketua umum.

"Beberapa petinggi partai baik Golkar maupun PAN sudah komunikasi dengan partai kami. Jadi bahwa ini tidak ubah konstelasi perkoalisian," kata politisi yang akrab disapa Awiek itu di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 6 September 2022.

Awiek menegaskan KIB tetap solid. Pemberhentian ketua umum di internal partai tidak akan mengganggu konsolidasi yang telah dilakukan bersama KIB.

"Entah ketumnya tetap atau pergantian ketum ya PPP tetap bersama KIB," katanya.

Bahkan, lanjut dia, Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono juga punya posisi strategis di KIB. Oleh karena itu, Awiek memastikan bahwa koalisi itu akan terus berlanjut.

"Sepanjang pengetahuan kami dengan KIB tidak ada masalah. Karena Pak Mardiono kan koordinator koalisi dari PPP," kata Awiek.

Sebelumnya, Musyawarah Kerja Nasional PPP yang berlangsung sejak Minggu hingga Senin, 4-5 September 2022, memutuskan Muhammad Mardiono menjadi ketua umum partai berlambang Kabah menggantikan Suharso Monoarfa. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu kini berstatus sebagai pelaksana tugas di partai warna hijau tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI