Logo BeritaSatu

India dan Tiongkok Akan Mundur dari Wilayah Sengketa Perbatasan

Sabtu, 10 September 2022 | 11:14 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Tentara India dan Tiongkok sepakat akan mundur dari daerah yang disengketakan di sepanjang perbatasan Himalaya barat yang terpencil pada 12 September.

India dan Tiongkok sepakat mengurangi ketegangan militer yang telah meletus menjadi bentrokan kekerasan pada beberapa kesempatan sejak Mei 2020.

Kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan dengan kata-kata yang sama pada hari Kamis yang mengumumkan keputusan tersebut, yang akan membuat pasukan India dan Tiongkok mundur dari daerah perbatasan yang disengketakan di lembah Sungai Chang Chenmo.

“Pada 8 September, menurut konsensus yang dicapai dalam pembicaraan tingkat komandan putaran ke-16 antara Tiongkok dan India, pasukan garis depan militer Tiongkok dan India di Ganandaban mulai melepaskan diri secara terencana,” kata Kementerian Pertahanan Tiongkok seraya menambahkan bahwa langkah itu “kondusif untuk menjaga perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan.”

New Delhi juga menyatakan keputusan itu akan membantu mempromosikan "perdamaian dan ketenangan" di kawasan itu, menggemakan pernyataan Beijing.

Penarikan itu terjadi setelah serangkaian pertempuran perbatasan antara pasukan India dan Tiongkok yang dimulai pada musim semi 2020, menyusul perselisihan teritorial yang sudah berlangsung lama. Beberapa bentrokan melibatkan perkelahian antara kedua belah pihak dan menyebabkan korban, termasuk kematian di antara tentara Tiongkok dan India.

Namun, pejabat India yang dikutip di media lokal mencatat bahwa beberapa "titik gesekan" masih tetap ada di sepanjang perbatasan, termasuk di Demchok dan Depsang, menambahkan bahwa New Delhi akan terus menekan Tiongkok untuk mengosongkan daerah tersebut.

Ketegangan di wilayah perbatasan yang jarang penduduknya mulai meningkat pada awal 2020, setelah New Delhi menuduh pasukan Tiongkok maju ke wilayah yang diklaim India. Beijing membantah tuduhan itu, alih-alih menyalahkan India atas lonjakan permusuhan, membuat kedua negara dalam kebuntuan sejak itu.

India dan Tiongkok sebelumnya berperang atas wilayah yang disengketakan pada tahun 1962, tetapi gagal menyepakati perbatasan yang jelas sesudahnya, memicu kontroversi intermiten selama bertahun-tahun, meskipun bentrokan tahun 2020 adalah yang paling mematikan dalam beberapa dekade.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Minta Bantuan dari Relawan Segera Dikim ke Cianjur

Presiden Jokowi memerintahkan para relawannya untuk segera menyalurkan bantuan yang dikumpulkan ke korban gempa Cianjur. 

NEWS | 26 November 2022

Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Daerah Terisolasi di Cianjur

Helikopter terus dikerahkan untuk mengirim bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Cianjur yang masih terisolasi.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Ingatkan Suara Anak Muda Tentukan Masa Depan Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak anak muda, terutama pemilih pemula untuk tidak apatis di Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo: Anak Muda Jangan Golput saat Pemilu

Menurut Ganjar Pranowo, suara anak muda di pemilu sangat menentukan masa depan bangsa yang lebih baik.

NEWS | 26 November 2022

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Kelangkaan minyak tanah sebabkan ratusan warga rebutan antrean di halaman Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih, Pengamat Politik: Ganjar Pranowo

Jokowi mengatakan, ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah rambutnya putih. Pengamat politik menilai, ciri-ciri itu adalah Ganjar Pranowo.

NEWS | 26 November 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Terbitkan DPO Bos CV Samudra Chemical

Polri terus mencari keberadaan bos CV Samudra Chemical yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gangguan ginjal akut. Sang bos masuk DPO.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo Bicara Karakter Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

Ganjar Pranowo menilai untuk menjadi pemimpin di Indonesia, karakter paling penting adalah bisa mengayomi dan selalu mendengarkan aspirasi rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Sebut Pemimpin Berambut Putih, Sinyal Kuat Jokowi Dukung Ganjar

Dengan menyembut pemimpin berambut putih di acara Nusantara Bersatu, Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

NEWS | 26 November 2022

Mendag: Sail Tidore 2022 Dorong Perekonomian di Maluku Utara

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Sail Tidore 2022 merupakan salah satu upaya untuk menjaga perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolri Diminta Audit Kasus yang Dihentikan Bareskrim Polri

Kapolri Diminta Audit Kasus yang Dihentikan Bareskrim Polri

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE