Logo BeritaSatu

Indonesia-Jepang Bahas Tarif Bea Masuk Sejumlah Komoditas

Sabtu, 10 September 2022 | 12:15 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Los Angeles Beritasatu.com- Indonesia dan Jepang membahas tarif bea masuk untuk beberapa komoditas seperti ikan tuna dalam kaleng. Pembahasan itu dilakukan di sela-sela Pertemuan Menteri IPEF (Indo-Pacific Economic Framework) di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengadakan pertemuan dengan Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi.

Dalam pertemuan juga diingatkan kembali permintaan Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Jepang terkait tarif bea masuk untuk beberapa komoditas seperti ikan tuna dalam kaleng.

Saat ini, produk ikan tuna Indonesia masih dikenakan tarif bea masuk sebesar 7% sementara produk serupa asal negara tetangga sudah dibebaskan tarif bea masuk oleh Jepang. Untuk ekspor buah nanas dan pisang, masih dikenakan pembatasan atas jumlah ekspor yang mendapatkan fasilitas.

Menko Airlangga juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk aktif dalam keempat pilar IPEF, terutama di pilar kedua terkait dengan Supply Chain (rantai Pasok), berharap akan mendapat dukungan dalam pengembangan 2 komoditas strategis, yaitu semi conductor dan EV (Electronic Vehicle) battery. Selain itu juga disampaikan mengenai masalah trade facilitation, pengembangan SDM khususnya untuk pengembangan semi konduktor dan SDM di bidang digital.

Kedua Menteri membahas berbagai isu, termasuk didalamnya keikutsertaan dalam pilar-pilar yang menjadi fokus pembahasan di pertemuan menteri IPEF. Menko Airlangga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022, yang mampu tumbuh 5.01% di kuartal I dan mencapai 5.44% (YoY) pada kuartal II.

Tren pertumbuhan ekonomi yang positif ini didukung pemulihan sejumlah indikator ekonomi, termasuk neraca perdagangan Indonesia yang terus mencatatkan surplus selama 27 bulan berturut-turut.

“Surplus ini terjadi karena meningkatnya perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara, termasuk Jepang. Total nilai perdagangan antara Indonesia dan Jepang di tahun 2021, mencapai USD 32.5 Miliar, meningkat 36% dari tahun 2020 yang sebesar USD 23.8 Miliar,” ujarnya.

Menteri Nishimura baru diangkat menjadi Menteri METI pada tanggal 10 Agustus yang lalu. Dia telah bertemu dengan Menko Airlangga di Jakarta pada 3 September lalu. Menteri Nishimura menyampaikan bahwa posisi Jepang sama dengan Indonesia yang berharap pertemuan IPEF ini akan mendatangkan manfaat nyata (tangible benefit) untuk negara partisipan IPEF.

Terkait dengan ekspor ikan tuna dalam kaleng, Nishimura menyampaikan sedang menyelesaikan pembahasan di kementerian terkait di Jepang, sedangkan untuk peningkatan kuota jumlah ekspor pisang dan nanas yang mendapatkan fasilitas telah disetujui oleh Pemerintah Jepang.

Jepang juga akan terus mendukung kerja sama di dalam pengembangan semi conductor, EV battery dan pengembangan SDM pendukungnya. Pada kesempatan tersebut Nishimura juga menyampaikan permintaan agar permasalahan steel (besi baja) untuk bahan baku industri Jepang di Indonesia dapat dipermudah supaya lebih lancar.

Terkait dengan masalah steel ini, Menteri Perindustrian menyampaikan bahwa usulan penyelesaian masalah sudah hampir selesai dibahas dan akan selesai dengan cepat pada akhir September 2022 ini, sebelum acara pertemuan dengan Menteri METI.

Dalam pertemuan terpisah dengan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Ogushi Masaki, Menko Airlangga mengapresiasi hubungan baik yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang. Apalagi Indonesia dengan Jepang akan memperingati perayaan hubungan kerja sama ini tahun depan.

Menteri Ogushi menyampaikan kekhawatiran tentang jadwal penyelenggaraan KTT G-20 yang berdekatan dengan acara lain seperti COP27, KTT ASEAN dan KTT APEC, serta rangkaian pertemuan IPEF yang juga diselenggarakan pada bulan November 2022.

”Semua forum tersebut sangat penting dan menentukan kemajuan kerja sama antar negara, agar dalam pertemuan ini lebih fokus mencari solusi untuk mengatasi berbagai dinamika permasalahan dunia,” kata Menko Airlangga.

Jepang pun menyatakan dukungannya untuk keberhasilan Presidensi G20 Indonesia 2022 dan keketuaan Indonesia di ASEAN 2023. Pertemuan keduanya berlanjut dengan diskusi terkait kebutuhan investasi di sejumlah sektor.

”Indonesia membutuhkan investasi untuk proyek-proyek strategis, salah satunya untuk mencapai ketahanan pangan pokok. Indonesia juga ingin mencapai ketahanan energi melalui sejumlah proyek strategis, salah satunya terkait investasi di Masela yang proyeknya sedang tertunda,” tambah Menko Airlangga.

Terkait dengan langkah lanjutan partisipasi di IPEF, Jepang dan Indonesia sepakat untuk saling mendukung dalam penerapan pilar-pilar IPEF. Kedua pihak juga sepakat bahwa tahun 2023 merupakan momentum yang terbaik, karena posisi Indonesia yang memegang Keketuaan ASEAN dan Jepang yang memegang G7, dan sekaligus dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dengan Jepang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Didominasi XBB dan BQ.1

Kasus positif Covid-19 selama satu minggu ini mengalami penurunan meski di 12 provinsi justru terjadi peningkatan.

NEWS | 2 Desember 2022

Lebih 200 WNI Pemetik Buah di Inggris Terkatung-katung dan Terbelit Utang

Lebih dari 200 WNI yang bekerja memetik buah di Inggris hidup terkatung-katung dan terbelit utang hingga ratusan juta rupiah.

NEWS | 2 Desember 2022

Suara Bulat, Komisi I DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Komisi I DPR menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI dengan suara bulat, tanpa lewat voting.

NEWS | 2 Desember 2022

Pemberhentian dengan Hormat Jenderal Andika Perkasa Disetujui

Komisi I DPR menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Hasil Gelar Perkara Tambang Ilegal Tak Disampaikan, Ini Alasan Polri

Bareskrim Polri menyatakan tidak menyampaikan hasil gelar perkara kasus tambang ilegal untuk kepentingan investigasi selanjutnya.

NEWS | 2 Desember 2022

Hingga Hari Ini, Gempa Susulan di Cianjur Terjadi 373 Kali

Gempa susulan di Cianjur, Jawa Barat hingga saat ini sudah terjadi sebanyak 373 kali hingga hari ini, Jumat (2/12/2022) sore.

NEWS | 2 Desember 2022

Telkom Raih Penghargaan Indonesia's SDGs Action Awards 2022

Penghargaan ini diserahkan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa dan diterima langsung oleh Direktur Human Capital Management (HCM) Telkom, Afriwandi.

NEWS | 2 Desember 2022

Zulhas: PAN Pertimbangkan Aspirasi Dukung Ganjar untuk 2024

Zulhas menampung aspirasi dari DPW PAN Jawa Tengah (Jateng) untuk mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PAN di Pemilu Presiden 2024.

NEWS | 2 Desember 2022

Hingga Hari Ini, Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur 29.989 Unit

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat hingga hari ini, Jumat (2/12/2022) mencapai 29.989 unit.

NEWS | 2 Desember 2022

Pemilu 2024, Yudo Margono Pastikan TNI Bakal Netral

Laksamana Yudo Margono memastikan bahwa TNI akan tetap netral pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ari Lasso Tak Favoritkan Eropa di Piala Dunia 2022

Ari Lasso Tak Favoritkan Eropa di Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE