Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bareskrim Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Indosurya

Senin, 12 September 2022 | 19:26 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / YUD
Korban kasus penipuan investasi dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya melakukan aksi unjuk rasa di depan Museum Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juni 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim melimpahkan tersangka serta barang bukti kasus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya ke Kejari Jakbar. Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melimpahkan dua tersangka Henry Surya dan June Indria beserta barang bukti kasus penipuan investasi dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengungkapkan, pelimpahan tersebut dilakukan pada Senin (5/9/2022).

"Penyidik Subdit 3 Dittipideksus bersama tim JPU Jampidum Kejagung melaksanakan tahap 2 yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, kasus KSP Indosurya dengan tersangka atas nama HS dan JI," kata Nurul dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (12/9/2022).

Dikatakan Nurul, pada Selasa (6/9/2022) penyidik melimpahkan barang bukti yaitu sejumlah uang yang disita dari tangan tersangka. Tidak hanya itu, penyidik juga melimpahkan kendaraan roda empat sebanyak 49 unit.

"Dilakukan pengiriman barang bukti berupa uang sebesar Rp 39 miliar dan dan USD 896.988 ke rekening penampung Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Sedangkan untuk barang bukti berupa kendaraan roda 4 sebanyak 49 unit akan dilakukan pergeseran secara bertahap ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," ucapnya.

Sebagai informasi, KSP Indosurya dikabarkan menghimpun dana secara ilegal dengan menggunakan badan hukum Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Inti/Cipta yang dilakukan sejak November 2012 sampai dengan Februari 2020.

Penghimpunan dana ini memiliki bentuk simpanan berjangka dengan memberikan bunga 8-11%. Kegiatan tersebut dilakukan di seluruh wilayah Indonesia dengan tanpa dilandasi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kasus ini mencuat seusai koperasi mengalami gagal bayar. Henry Surya, yang menjabat sebagai ketua Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Inti/Cipta, lantas memerintahkan June Indria dan Suwito Ayub untuk menghimpun dana masyarakat menggunakan badan hukum Kospin Indosurya Inti/Cipta.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI