Logo BeritaSatu

Lebih dari 5.000 Warga Sipil Tewas Akibat Perang Ukraina

Selasa, 13 September 2022 | 09:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Ada 5.827 warga sipil telah tewas dan 8.421 orang terluka akibat Perang Ukraina. Seperti dilaporkan Newsweek, pada Senin (12/9/2022), data itu dilaporkan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR).

di antara warga sipil yang tewas adalah 2.270 pria, 1.559 wanita dan 340 anak perempuan dan laki-laki. Ada 35 anak dan 1.623 orang dewasa yang belum diketahui jenis kelaminnya.

Advertisement

"Ada 3.471 kematian dan 4.562 cedera yang tercatat di wilayah Donetsk dan Luhansk," kata kantor tersebut.

“Sebagian besar korban sipil yang tercatat disebabkan oleh penggunaan senjata peledak dengan efek luas, termasuk penembakan dari artileri berat, sistem peluncuran roket ganda, rudal dan serangan udara,” menurut OHCHR.

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia percaya bahwa jumlah korban sebenarnya "jauh lebih tinggi," karena pembagian informasi dari daerah-daerah dengan pertempuran sengit telah tertunda dan banyak laporan masih menunggu konfirmasi.

Ada dugaan banyak korban sipil di daerah-daerah termasuk Mariupol, di wilayah Donetsk, Izium, di wilayah Kharkiv, dan Lysychansk, Popasna, dan Sievierodonetsk di wilayah Luhansk.

Kantor Jaksa Agung Ukraina melaporkan lebih dari 1.130 korban anak-anak sejak perang dimulai. Ini termasuk 383 kematian dan 747 luka-luka.

Kantor Kejaksaan Agung menyatakan saat ini sedang menyelidiki lebih dari 3.300 kejahatan perang terdaftar yang diduga dilakukan oleh pasukan Rusia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023

Pernikahan Dini Penyumbang Angka Stunting di NTB

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melakukan pencegahan stunting pada aspek pernikahan dini atau muda.

NEWS | 28 Januari 2023

Banjir Manado dan Tanah Longsor Menewaskan 5 Warga

Banjir Manado dan tanah longsor mengakibatkan 3.866 keluarga yang terdampak dan lima orang meninggal dunia.

NEWS | 28 Januari 2023

Malaysia Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Bandang

Peringatan potensi banjir bandang di tiga negara bagian dalam tempo 12 jam untuk tiga negara bagian di Malaysia.

NEWS | 28 Januari 2023

Komnas Harapkan Masalah Biaya Haji Tidak Dipolitisasi

Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah (Komnas Haji) Mustolih Siradj berharap isu biaya haji 2023 tidak dipolitisasi.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE