Logo BeritaSatu

Mendesak, Regulasi Dukung Penambahan Tenaga Kesehatan

Rabu, 14 September 2022 | 12:31 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Memajukan pelayanan kesehatan primer menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan. Pasalnya, pelayanan kesehatan primer menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, kapasitas dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan bukan lagi menjadi faktor pendukung, tetapi menjadi penentu kualitas pelayanan.

Disampaikan dr Hasto Wardoyo SpOG (K), tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini lulusan kedokteran memiliki kualifikasi beragam, yang pada akhirnya mendilusi kualitas pelayanan kesehatan primer.

Ia pun berpendapat dibutuhkan solusi jitu dalam menjawab berbagai tantangan tersebut. Belum lagi adanya permasalahan dilematis yang kerap dialami dokter, yaitu pertimbangan antara pengabdian dan orientasi pencapaian diri. Konflik batin semacam ini menjadi tidak terhindarkan.

"Dokter yang tekun dan mau melayani masyarakat sepenuhnya sebagai seorang provider sekaligus manajer di Puskesmas tidak lebih dari 10%. Ini tantangan kita untuk memajukan layanan primer,” ungkap dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) yang juga menjabat Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Rabu (14/9/2022).

Dilema ini, menurut Hasto harus menjadi perhatian pemerintah karena ada sebuah kegentingan dalam pemerataan pelayanan, dengan jumlah tenaga dokter yang tidak mencukupi. Hasto mengatakan, dibutuhkan kesadaran, empati, dan idealisme pelayanan sebagai sebuah sikap nasionalisme para dokter sejak awal.

Perihal pentingnya pemenuhan kuota dokter sebagai provider kesehatan, beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang mengutip data Kemenkes 2022, menyebutkan perbandingan jumlah tenaga kesehatan (nakes) termasuk spesialis dengan populasi di Indonesia adalah 0,68 per 1000 populasi.

Bandingkan dengan standar yang ditetapkan World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia, yakni 1 tenaga kesehatan untuk 1.000 populasi.

Angka ketersediaan tenaga kesehatan Indonesia juga masih di bawah standar negara-negara Asia yang 1,2 per 1.000, atau bahkan negara-negara OECD atau Eropa yang jauh lebih baik di angka 3,2 per 1.000 populasi.

Beruntung, lanjut Hasto, hingga saat ini sebagian besar publik masih meyakini bahwa dokter adalah profesi yang mulia dan terhormat.

"Animo masyarakat dan para orang tua terhadap pendidikan kedokteran pun masih sangat tinggi, sehingga dorongan untuk menggeluti profesi bidang kesehatan masih sangat besar. Situasi ini tentu bisa menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan pemerintah untuk mencetak lulusan dokter terbaik,” ujar mantan bupati dua periode di Kulon Progo, Jawa Tengah
ini.

Harapannya, kata Hasto, pada akhirnya pemerintah tak hanya mampu memenuhi kuota dokter sebagai provider kesehatan, tapi juga memastikan kesamaan kualitas setiap dokter yang dicetak.

"Sehingga jargon Ethos, Logos, dan Pathos bagi para pelayan kesehatan seperti yang disampaikan Aristotetes dapat diamalkan oleh semua dokter,” imbuhnya.

Baca selanjutnya
Pentingnya Pakta Integritas DokterKarakter dan etos kerja menurut pria yang memulai ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Puncak Hakordia 2022, Ratusan Peserta Hadiri Temu Aksi KPK

Ratusan penyuluh antikorupsi dan ahli pembangun integritas hadiri acara puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022.

NEWS | 10 Desember 2022

2 Jam Sebelum Akad Nikah Kaesang-Erina, Tamu Mulai Berdatangan

Para tamu dan undangan akad nikah Kaesang-Erina sudah mulai berdatangan di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Royal Ambarrukmo.

NEWS | 10 Desember 2022

Kapolda Kaltim Resmikan Pos Pengamanan Proyek IKN Nusantara

Menurut Imam, kehadiran pos pengamanan bertujuan untuk mendukung dan mengawal proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

NEWS | 10 Desember 2022

Ratusan Becak dan Andong Dilibatkan dalam Pernikahan Kaesang-Erina

Ratusan penarik becak dan andong di Solo akan dilibatkan dalam rangkaian pernikahan Kaesang-Erina. Mereka akan mengantarkan tamu. 

NEWS | 10 Desember 2022

Janur Pernikahan Kaesang Hiasi Jalanan Menuju Pura Mangkunegaran

Janur kuning menghiasi jalanan menuju Pura Mangkunegaran menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022) besok. 

NEWS | 10 Desember 2022

Warga Solo Berbondong-bondong Melihat Persiapan Pernikahan Kaesang

Sejumlah warga di Kota Solo, Jawa Tengah penasaran ingin melihat sejumlah persiapan jelang resepsi pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran, Solo.

NEWS | 10 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Perajin Karangan Bunga di Solo Kebanjiran Order

Pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gundono menjadi berkah bagi pengusaha karangan bunga di Kota Solo. Para perajin karangan bungan kebanjiran order. 

NEWS | 10 Desember 2022

Tiga Miliarder Kripto Meninggal dalam Sebulan, Kebetulan atau Terencana?

Dalam kurun waktu sebulan, tiga miliarder kripto meninggal dunia. Ketiga kematian itu terjadi secara tidak terduga di tengah anjloknya aset-aset kripto.

NEWS | 10 Desember 2022

2 Menteri Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kaesang dan Erina

Saksi akad nikah Kaesang Pangarep adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan saksi akad Nikah Erina Gudono adalah Mensesneg Pratikno. 

NEWS | 10 Desember 2022

KPK Tegaskan Penahanan Hakim Agung Gazalba Saleh Sesuai Aturan

KPK menegaskan tidak melanggar aturan saat menahan Hakim Agung Gazalba Saleh terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
65 Startup Ikuti Program BEI Inkubasi Road to IPO

65 Startup Ikuti Program BEI Inkubasi Road to IPO

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE