Logo BeritaSatu

PBB Sebut Dampak Perubahan Iklim Menuju Kehancuran

Kamis, 15 September 2022 | 07:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan dampak perubahan iklim menuju kehancuran yang belum terpetakan. Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (13/9/2022),Guterres mengutip rilis laporan ilmiah multi-lembaga yang meninjau penelitian terbaru tentang masalah perubahan iklim.

Laporan multilembaga yang dipimpin oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), memperingatkan bahwa dunia "berjalan ke arah yang salah" terkait perubahan iklim.

Dengan konsentrasi gas rumah kaca yang terus meningkat di atmosfer dan para pemimpin dunia gagal mengadopsi strategi untuk menahan pemanasan global di bawah 1,5 derajat celsius di atas suhu pra-industri.

laporan United in Science menyebut kini, bumi semakin dekat ke titik kritis iklim yang berbahaya. Peristiwa cuaca ekstrem lebih sering dan lebih intens.

"Gelombang panas di Eropa. Banjir kolosal di Pakistan. Tidak ada yang alami tentang skala baru bencana ini," kata Guterres dalam pesan video.

Meskipun ada penurunan emisi selama penguncian virus corona, emisi pemanasan planet telah melonjak melampaui tingkat pra-pandemi. Data awal mengungkapkan bahwa emisi karbon dioksida global pada paruh pertama tahun ini 1,2 persen lebih tinggi daripada selama periode yang sama pada 2019, menurut laporan tersebut. Tujuh tahun terakhir adalah rekor terpanas.

Suhu rata-rata global telah menghangat 1,1 derajat celsius di atas rata-rata pra-industri. Para ilmuwan memperkirakan rata-rata tahunan bisa di mana saja antara 1,1 derajat celsius dan 1,7 derajat celsius lebih hangat hingga 2026 - yang berarti ada kemungkinan bumi bisa melewati ambang batas pemanasan 1,5 derajat celsius dalam lima tahun ke depan.

Pada akhir abad ini, tanpa tindakan iklim yang agresif, pemanasan global diperkirakan mencapai 2,8 derajat celsius. Tetapi bahkan pada tingkat pemanasan global saat ini, kita dapat melewati beberapa titik kritis iklim.

“Arus laut yang memindahkan panas dari daerah tropis ke belahan bumi utara, misalnya, sekarang paling lambat dalam 1.000 tahun - membahayakan pola cuaca bersejarah,” kata laporan itu, yang mencakup kontribusi dari Program Lingkungan PBB dan Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.

Hampir separuh populasi dunia dianggap sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim yakni banjir, panas, kekeringan, kebakaran hutan, dan badai. Pada tahun 2050-an, lebih dari 1,6 miliar penduduk kota akan secara teratur mengalami suhu rata-rata tiga bulan setidaknya 35 derajat celsius.

Untuk membantu masyarakat mengatasi, WMO telah berjanji untuk menempatkan setiap orang di bumi di bawah perlindungan sistem peringatan dini dalam lima tahun ke depan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Telkom Telah Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 Miliar Pasca Gempa Cianjur

Bantuan itu terdiri dari dukungan sarana komunikasi pada posko juga sarana publik serta kompensasi pelanggan atas layanan yang terganggu pasca gempa.

NEWS | 30 November 2022

Telkom Sabet Gelar Global Best Practice - Sustainability di Taipei

Ajang bergengsi Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2022 menganugerahkan Best Practice Award (World Class) Great Practice of 2022 untuk PT Telkom.

NEWS | 30 November 2022

Korban Tewas Gempa Cianjur Jadi 328 Orang, 12 Masih Hilang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan, korban tewas gempa Cianjur menjadi 328 orang setelah ada penambahan 1 korban meninggal.

NEWS | 1 Desember 2022

Budaya Patriarki Jadi Alasan Catcalling Dinormalisasi

Banyak masyarakat Indonesia tidak menganggap catcalling sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual.

NEWS | 1 Desember 2022

Bharada E Sebut Ferdy Sambo Tertawa Saat Bercerita Salah Pakai Senjata

Bharada E alias Brigadir Richard Eliezer Pudihang Lumiu menyebut Ferdy Sambo tertawa saat bercerita salah pakai senjata.

NEWS | 30 November 2022

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu Bahan Likuid dari Eropa

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkoba jenis baru, yakni sabu dengan bahan likuid yang berasal dari Eropa.

NEWS | 30 November 2022

Partai Prima Papua Protes Gagal Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024

Prima dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam tahapan verifikasi administrasi perbaikan pascakeputusan Bawaslu.

NEWS | 1 Desember 2022

Target 20 Persen Suara Golkar Akan Tercapai jika Disokong Efek Ekor Jas

Target 20 persen suara Partai Golkar baru akan tercapai apabila disokong efek ekor jas. Hal ini disampaikan Lili Romli.

NEWS | 1 Desember 2022

Ciri-ciri Partai yang Bakal Bergabung dengan KIB, Airlangga Singgung Bola

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto membeberkan ciri-ciri partai yang bakal bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

NEWS | 1 Desember 2022

Reuni 212 Rencananya Bakal digelar di Masjid Agung At-Tin Taman Mini

Reuni 212 rencananya bakal digelar pada 2 Desember 2022 di Masjid Agung At-Tin, TMII, Jakarta Timur.

NEWS | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Reuni 212 Rencananya Bakal digelar di Masjid Agung At-Tin Taman Mini

Reuni 212 Rencananya Bakal digelar di Masjid Agung At-Tin Taman Mini

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE