Logo BeritaSatu

Pemerintah Berupaya Jaga Data Pribadi di Pusaran Bjorka

Kamis, 15 September 2022 | 18:56 WIB
Oleh : Herman, Lenny Tristia Tambun / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Kebocoran data pribadi mewarnai ruang digital Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Setidaknya ada tiga kasus besar kebocoran data pribadi dalam sebulan terakhir ini. Ketiga kasus tersebut adalah data pelanggan SIM card prabayar, data pelanggan Indihome, dan data pelanggan PLN.

Selanjutnya secara bergiliran data pribadi sejumlah pejabat negara juga beredar di ruang publik, di antaranya Menkominfo Johnny G Plate, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Ketua PKB Muhaimin Iskandar.

Peretas ini melakukan doxing atau menyebarkan informasi pribadi, seperti nama, nomor telepon, pekerjaan, nomor kartu keluarga (KK), nomor induk kependudukan (NIK), hingga ID vaksin.

Pemerintah Berupaya Jaga Data Pribadi di Pusaran Bjorka
Ilustrasi peretasan data.

Orang yang bertanggung jawab di balik peretas atau hacker itu adalah Bjorka. Melalui grup Telegram, Bjorka mengeklaim telah meretas data pribadi pejabat negara, termasuk surat-menyurat milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan surat dari Badan Intelijen Negara (BIN). Bjorka juga mengeklaim sebagai dalang peretasan 1,3 miliar data registrasi SIM card.

Klaim dari Bjorka tersebut diunggah oleh salah satu akun Twitter “DarkTracer: DarkWeb Criminal Intelligence” yang kemudian viral dan sempat menjadi salah satu topik pembahasan terpopuler di Twitter.

Merespons hal itu, Jokowi meminta kepada jajarannya untuk menindaklanjuti dugaan kebocoran data, termasuk surat-surat yang ditujukan kepada presiden dengan membentuk tim khusus. Hal ini diutarakan Presiden Jokowi saat menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Senin (12/9/2022).

"Di rapat dibicarakan bahwa ada data yang beredar oleh salah satunya Bjorka, tetapi data itu setelah ditelaah adalah data yang sudah umum, bukan data spesifik dan bukan data yang ter-update sekarang. Sebagian (adalah) data lama untuk saat ini,” kata
Menkominfo Johnny Plate seusai menghadiri rapat tersebut.

Tim khusus terdiri dari kementerian/lembaga, yakni Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kemenkominfo, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN). Mereka akan berkoordinasi untuk menelaah masalah ini secara mendalam. Pemerintah juga akan membentuk tim respons darurat (emergency response team) untuk melakukan asesmen dalam rangka menjaga kepercayaan publik.

Selain itu, Johnny Plate juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kekuatan nasional dengan bekerja sama dan menjaga kekompakan dalam menghadapi bahaya dalam ruang digital.

Menkominfo Johnny Plate juga mengingatkan para penyelenggara sistem elektronik (PSE) lingkup privat untuk tidak lengah dan tetap berhati-hati terhadap serangan siber. Pasalnya, serangan siber saat ini tidak hanya menyasar pemerintah, juga PSE lingkup privat yang banyak mengelola data pribadi milik masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga NIK masing-masing dan sering mengganti kata sandi atau password platform digital pada semua perangkat. "Harus ada tanggung jawabnya. Jaga NIK kita sendiri," ucap Johnny.

Pelanggaran Administratif dan Pidana
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pangerapan juga meminta semua pihak bahu-membahu menjaga data pribadi masyarakat dari potensi serangan siber. Menurutnya, ada dua pelanggaran yang dilakukan peretas, yakni pelanggaran administratif dan tindak pidana, meski sebagian kalangan menilai pembocor data pribadi adalah "pahlawan".

Pemerintah Berupaya Jaga Data Pribadi di Pusaran Bjorka
Semuel Abrijani Pangerapan.

"Setiap instansi perlu menjaga keamanan dan kerahasiaannya. Itulah yang sedang kita lakukan dan memastikan agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Senada dengannya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengakui adanya kebocoran data, tetapi dipastikan tidak ada sistem elektronik yang terganggu akibat serangan hacker beridentitas Bjorka tersebut.

Pemerintah Berupaya Jaga Data Pribadi di Pusaran Bjorka
Hinsa Siburian.

“Sekarang mau saya tanya ada sistem elektronik yang terganggu enggak di Republik ini? Makanya, masyarakat kita harapkan tenang saja. Tidak ada satu sistem elektronik yang diserang," katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022

Dapat Suntikan Rp 551 M, Jakpro Segera Bangun ITF Sunter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyuntikkan modal Rp 551 miliar kepada PT Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Internet Gantikan Peran Televisi? Ini Kata Nielsen Indonesia

Internet Gantikan Peran Televisi? Ini Kata Nielsen Indonesia

LIFESTYLE | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE