Logo BeritaSatu

Marcos Jr Bantah Mendiang Ayahnya Seorang Diktator

Kamis, 15 September 2022 | 21:03 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Manila, Beritasatu.com - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan adalah salah untuk menggambarkan mendiang ayahnya sebagai seorang diktator dan bahwa aturan darurat militernya yang brutal pada 1970-an tidak dimaksudkan untuk memperpanjang cengkeramannya pada kekuasaan.

Putra mantan presiden Ferdinand Marcos yang digulingkan dalam pemberontakan pro-demokrasi 1986 juga membantah dalam wawancara TV yang disiarkan Selasa malam bahwa dia dan keluarganya menutupi sejarah.

Ini adalah pertama kalinya sejak dia menjabat pada bulan Juni. Marcos Jr. membahas beberapa masalah kontroversial yang telah mengganggu dia dan keluarganya. Sebuah transkrip wawancara di perusahaan penyiaran baru ALLTV oleh pembawa acara TV dan aktris Toni Gonzaga, yang mendukung pencalonan Marcos Jr., dirilis oleh sekretaris persnya.

Ditanya apakah dia terpengaruh oleh referensi media tentang dia sebagai putra seorang diktator, Marcos Jr. menjawab: “Tidak. Itu akan menyakiti saya jika mereka benar, tetapi mereka salah.”

"Sudah berapa kali saya berada di ruangan ini di mana dia berkonsultasi dengan kelompok yang berbeda?" katanya dalam wawancara di istana presiden Malacanang di Manila, di mana ayahnya menjabat setelah naik ke kursi kepresidenan pada tahun 1965.

“Seorang diktator tidak berkonsultasi. Seorang diktator hanya mengatakan inilah yang akan Anda lakukan, suka atau tidak.”

Sang ayah telah menempatkan Filipina di bawah darurat militer pada tahun 1972, setahun sebelum masa jabatannya berakhir. Dia kemudian mengunci Kongres dan kantor surat kabar, memerintahkan penangkapan banyak lawan politik dan aktivis dan memerintah dengan dekrit.

Marcos Jr. membela keputusan itu dengan mengulangi pembenaran ayahnya bahwa darurat militer sangat penting untuk memerangi pemberontakan Muslim dan komunis yang berkembang. “Dalam pandangan ayah saya pada saat itu, perlu untuk menyatakan darurat militer karena perang benar-benar berkecamuk saat itu,” katanya.

Baca selanjutnya
Renato Reyes dari Bayan, aliansi kelompok sayap kiri, mengatakan pembelaan presiden ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: yahoo/AP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sidang Dilanjutkan, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Langsung Dito Mahendra

Nikita Mirzani menyikapi dengan santai setelah keberatannya (eksepsi) ditolak hakim dalam putusan sela, dan menyatakan ingin bertemu langsung dengan Dito Mahendra.

NEWS | 5 Desember 2022

Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI, Berikut Tugasnya

Marullah Matali diangkat sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Tolak Keberatan Nikita Mirzani, Sidang Bakal Dilanjutkan

Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra dengan terdakwa Nikita Mirzani bakal dilanjutkan.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Rizal Sempat Kepo Saat Brigadir J dan Putri Bertemu di Kamar

Ricky Rizal sempat membeberkan rasa ingin tahu yang dia alami saat Putri Candrawathi bertemu dengan Brigadir J di rumah Magelang.

NEWS | 5 Desember 2022

Cari Anggota Geng, El Salvador Turunkan 10.000 personel Keamanan Tutup Kota

El Salvador menurunkan 10.000 personel tentara dan polisi untuk menutup sebuah kota, untuk mencari anggota geng jalanan.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Sebut Alasan Ricky Rizal Amankan Senjata Brigadir J Tak Masuk Akal

Hakim PN Jaksel menilai alasan Ricky Rizal atau Bripka RR mengamankan senjata Brigadir J merupakan alasan yang tidak masuk akal. 

NEWS | 5 Desember 2022

Copot Sekda DKI, Heru: Jangan Salah Paham

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta semua pihak tidak salah paham terkait pencopotan Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali.

NEWS | 5 Desember 2022

Cak Imin: Indonesia Perlu Buat Aliansi Berbasis Komoditas

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan Indonesia perlu bangun koalisi berbasis komoditas merespons kekalahan di WTO terkait pelarangan ekspor nikel.

NEWS | 5 Desember 2022

Anggota TNI Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalan Dewi Sartika Jaktim

Seorang anggota TNI tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (5/12/2022) siang.

NEWS | 5 Desember 2022

Balita Asal Depok Tewas di Apartemen, Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

Balita perempuan berusia 2 tahun 9 bulan meninggal dunia di sebuah apartemen di Kalibata. Balita asal Depok itu diduga tewas dianiaya pacara ibunya. 

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE