Logo BeritaSatu

IOM Butuh Rp 745 Miliar untuk Pangan 2,5 Juta Warga Somalia

Jumat, 16 September 2022 | 06:56 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Mogadishu, Beritasatu.com- Badan migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), membutuhkan lebih dari US$ 50 juta Rp 745 miliar) untuk pangan 2,5 juta warga Somalia yang terkena dampak kekeringan pada akhir 2023.

Wakil direktur jenderal IOM Amy Pope, yang mengakhiri kunjungan empat hari ke Mogadishu, ibu kota Somalia, dan Baidoa mengatakan krisis di Somalia semakin dalam.

Dengan musim hujan kelima yang gagal sudah dekat, kata Pope, para aktor kemanusiaan membutuhkan sumber daya yang lebih besar untuk membantu masyarakat. yang membutuhkan bertahan hidup, membangun kembali dan menumbuhkan ketahanan.

Pope mengatakan situasi di Somalia yang menghadapi kekeringan parah menuntut perhatian, solidaritas, dan dukungan dunia yang mendesak.

"Komunitas yang saya temui sedang dihancurkan oleh perubahan iklim, meskipun Somalia menjadi salah satu penyumbang emisi global paling sedikit. Jutaan tidak memiliki cukup air atau makanan. Ratusan ribu orang bisa mati," katanya.

Menurut Pope, waktu hampir habis untuk Somalia di mana masyarakat pedesaan menghadapi konsekuensi mengerikan dari darurat iklim saat mereka bergulat dengan dekade ketidakstabilan, penyakit, dan krisis ekonomi.

Tanpa peningkatan bantuan yang cepat, analisis Ketahanan Pangan dan Gizi Somalia yang diluncurkan minggu lalu memproyeksikan bahwa kelaparan akan menjadi kenyataan di beberapa bagian negara pada Oktober.

Menurut PBB, kekeringan telah memaksa lebih dari 1 juta orang meninggalkan rumah mereka untuk mencari air, makanan, dan layanan kemanusiaan.

Menurut IOM, lebih dari 80 persen dari pengungsi adalah perempuan, anak-anak dan orang tua yang menanggung beban krisis, dan kebanyakan orang telah menetap di kota-kota tempat layanan dukungan sudah sangat kelebihan orang, dan sanitasi yang buruk.

Kelaparan terakhir di Somalia diumumkan lebih dari sepuluh tahun yang lalu pada tahun 2011, yang menyebabkan kematian sekitar 250.000 orang.

Menurut IOM, kekeringan saat ini telah merenggut nyawa sedikitnya 730 anak, tetapi angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi, karena 7,8 juta orang menghadapi kekurangan pangan yang ekstrem.

"Tanpa dana yang cukup, jutaan orang di Somalia akan menderita akibat kelaparan, penyakit, dan pengungsian yang menghancurkan. Dampak krisis ini akan dirasakan oleh generasi mendatang," kata Pope.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Pacitan

Disebutkan guncangan gempa dengan magnitudo 4,7 di Pacitan itu dirasakan di Pacitan, Trenggalek dan Bantul.

NEWS | 8 Desember 2022

KPU Akan Terjunkan Tim Lakukan Coklit Data Pemilih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menerjunkan tim untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

NEWS | 8 Desember 2022

Ketua KPK Ungkap Lukas Enembe Pernah Dirawat di RSPAD

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan KPK telah mendapatkan data bahwa Lukas Enembe pernah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

NEWS | 8 Desember 2022

Bupati Bangkalan Diduga Patok Rp 50-150 Juta Terkait Lelang Jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga tersangka Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mematok tarif Rp 50-150 juta terkait lelang jabatan.

NEWS | 8 Desember 2022

Wapres Ma’ruf Minta KBPP Polri Lebih Banyak Berkontribusi

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri lebih banyak berkontribusi melalui program-program kemasyarakatan.

NEWS | 8 Desember 2022

Pantau Dampak Gempa, PMI Kota Sukabumi Patroli Keliling

PMI Kota Sukabumi dikerahkan untuk melakukan patroli keliling memantau dampak gempa dengan magnitudo 5,8, Kamis (8/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

KPK Menahan Bupati Bangkalan dan 5 Tersangka Kasus Lelang Jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan enam tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

NEWS | 8 Desember 2022

Gempa Sukabumi, Ini Pengalaman Netizen

Gempa Sukabumi dan sekitarnya yang terjadi Kamis (8/12/2022) pagi 07.50 WIB terasa hingga Jakarta dan Bandar Lampung.

NEWS | 8 Desember 2022

Gempa M 5,8 Landa Kota Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Menurut BPBD Kota Sukabumi, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang melanda daerah itu, Kamis (6/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Bom Bunuh Diri, Jalan Depan Polsek Astana Anyar Sudah Dibuka

Ruas Jalan Astana Anyar yang berada di depan Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali bisa dilalui, usai bom bunuh diri, Rabu (7/12/2022) kemarin.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Pacitan

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Pacitan

NEWS | 18 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE