Logo BeritaSatu

India Prihatin Soal Bantuan Militer AS untuk Pakistan

Jumat, 16 September 2022 | 08:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India menyatakan keprihatinan soal bantuan militer Amerika Serikat (AS) untuk Pakistan. Seperti dilaporkan RT, Rabu (14/9/2022), jet tempur F-16 Pakistan kerap bentrok dengan jet India di langit Kashmir dalam beberapa tahun terakhir.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh menyuarakan keprihatinan tentang paket perawatan AS baru-baru ini untuk jet tempur F-16 Pakistan saat panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada Rabu.

Singh melakukan panggilan telepon “hangat dan produktif” dengan Austin, di mana mereka membahas kepentingan strategis bersama dan kerja sama pertahanan dan keamanan. Dia menyampaikan keprihatinan India atas keputusan AS baru-baru ini untuk menyediakan paket amunisi untuk armada F-16 Pakistan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengumumkan pekan lalu bahwa AS akan menjual paket “layanan pendukung dan pemeliharaan” senilai US$450 juta (Rp 6,7 triliun) ke Islamabad untuk memperpanjang umur sekitar 85 F-16 buatan Amerika Angkatan Udara Pakistan.

Jet-jet ini dikirim ke Pakistan dalam beberapa tahap mulai tahun 1983, dan diterjunkan oleh Pakistan bersama dengan pesawat tempur JF-17 dan J-10 Tiongkok dan pesawat tempur Dassault Mirage Prancis.

Price mengatakan bahwa penjualan itu akan “menjaga kemampuan Pakistan untuk menghadapi ancaman kontraterorisme saat ini dan di masa depan.” Namun, Pakistan telah lama dituduh memfasilitasi terorisme.

Pemerintahan Trump pada 2018 menangguhkan beberapa paket bantuan militer ke Islamabad senilai hampir US$2 miliar (Rp 29,8 triliun), atas dugaan kegagalan pemerintah Pakistan untuk menekan kelompok teroris Taliban Afghanistan dan Jaringan Haqqani.

Pakistan dan India telah berperang empat kali sejak pemisahan British India pada tahun 1947, dan pasukan mereka telah terlibat dalam banyak pertempuran perbatasan dan kebuntuan di antaranya.

Setelah India melakukan serangan udara di kamp pelatihan tersangka teroris di tanah Pakistan pada 2019, jet Pakistan menembak jatuh jet MiG-21 India dan menangkap pilotnya. India kemudian mengklaim bahwa mereka menembak jatuh salah satu F-16 Pakistan, yang dibantah oleh Pakistan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Bangun Komunitas Digital Pengawas Partisipatif

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat komunitas digital pengawas partisipatif.

NEWS | 28 November 2022

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengungkapkan, Hendra Kurniawan sempat mengaku tertipu oleh skenario Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 28 November 2022

Korban Gempa Cianjur Akan Direlokasi ke 3 Wilayah Ini

BNPB menyebutkan terdapat tiga wilayah yang menjadi bakal calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 28 November 2022

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto Dicopot

Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan merombak direksi Jakpro. Dirut Jakpro, Widi Amanasto dicopot dari jabatannya. 

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Kasal Yudo Margono

Mensesneg Pratikno mengungkapkan salah satu alasan Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI karena rotasi matra.

NEWS | 28 November 2022

Diguyur Hujan Deras, 4 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

BPBD DKI Jakarta menyatakan empat ruas jalan di Jakarta tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda pada Senin (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Update: Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 100.300 Orang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Senin 28 November 2022 sebanyak 100.300 orang. 

NEWS | 28 November 2022

RSUD Sayang: Korban Gempa Cianjur Terserang ISPA di Pengungsian

Wakil Direktur RSUD Sayang, Neneng Efa Fatimah korban gempa Cianjur terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di posko pengungsian. 

NEWS | 28 November 2022

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

BNPB mencatat 323 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, per Senin 28 November 2022. Sementara itu sebanyak 9 orang masih dinyatakan hilang.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE