Logo BeritaSatu

Pemakaman Ratu Elizabeth, Menangis atau Gandengan, Pangeran Harry Serba Salah

Jumat, 16 September 2022 | 13:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Tingkah laku Pangeran Harry yang bergelar Duke of Sussex menjadi sorotan publik jelang pemakaman Ratu Elizabeth II, neneknya. Apapun yang dilakukan sang pangeran, warganet kerap memberi penilaian. Seperti dilaporkan Newsweek, pada Rabu (14/9/2022), minggu terakhir sangat emosional bagi keluarga mendiang Ratu Elizabeth II.

Pangeran Harry dan Pangeran William berjalan berdampingan dalam prosesi di belakang peti mati Ratu saat dibawa dari Istana Buckingham ke Westminster Hall pada Rabu (14/9). Mereka kemudian bergabung dengan istri masing-masing, Kate Middleton, Duchess of Cambridge dan Princess of Wales yang baru diangkat, dan Meghan Markle, Duchess of Sussex, di upacara penghormatan peti jenazah Ratu Elizabeth

Menurut Entertainment Tonight, acara itu bersifat khidmat, dengan Kate dan Meghan mengenakan gaun hitam dan topi hitam yang serasi, dan perhiasan sentimental keduanya merupakan pemberian mendiang Ratu Elizabeth.

Pangeran William mengenakan seragam militernya sementara Pangeran Harry mengenakan setelan berkabung hitam yang dihiasi dengan medali militer. Dalam satu momen yang menyentuh, Duke of Sussex terlihat menyeka beberapa air mata dari wajahnya.

Sebelum keluar dari aula setelah kebaktian, Harry dan Meghan bergandengan tangan saat mereka berjalan, yang memicu kritik daring dari beberapa orang yang mencap tindakan kasih sayang itu tidak sopan.

Pemakaman Ratu Elizabeth, Menangis atau Gandengan, Pangeran Harry Serba Salah
Pangeran William (kedua dari kiri) dan Putri Wales melihat persembahan bunga yang diserahkan kepada Ratu Elizabeth II di Kastil Windsor bersama Harry dan Meghan sebagai Duke dan Duchess of Sussex, di London, Inggris Sabtu 10 September 2022.

"Keluarga Kerajaan meninggalkan Ratu kita tercinta di Westminster Hall dengan anggun dan bermartabat kecuali Harry dan Meghan yang harus berpegangan tangan seperti dua remaja yang sedang jatuh cinta. Mereka benar-benar membuatku kesal," keluh seorang pengguna di Twitter.

Namun pengguna yang lain membela Duke dan Duchess, termasuk James O'Brien, pembawa acara di stasiun radio populer Inggris LBC, yang mengatakan di udara bahwa pengkritik Meghan dan Harry adalah "individu keji yang kejam."

"Seorang pria yang telah menderita rasa sakit yang tak terbayangkan karena dipaksa berjalan di belakang peti mati ibunya di mata seluruh dunia memegang tangan istrinya saat mereka keluar dari satu upacara yang akan membawa kembali kenangan demi kenangan demi kenangan hari terburuk dalam hidupnya, atau hari terburuk kedua dalam hidupnya setelah mengetahui dia kehilangan ibunya," papar O'Brien.

Pangeran Harry dan Pangeran William tidak diragukan lagi diingatkan akan prosesi dan pemakaman ibu mereka Putri Diana pada Rabu (14/9), karena Ratu mengikuti banyak rute yang sama yang lewati 25 tahun yang lalu bulan ini.

Pangeran William mengatakan kepada beberapa simpatisan di Sandringham pada hari Kamis bahwa berjalan di belakang peti mati dalam prosesi untuk Ratu adalah "sangat sulit."

"Pangeran William memberi tahu seorang wanita yang bersimpati dengannya di Sandringham bahwa prosesi kemarin 'sangat sulit' dan telah mengingatkannya untuk berjalan di belakang peti mati ibunya. Dia memberi tahu wanita lain: 'Jangan' t menangis sekarang, Anda akan mulai saya,'”komentar reporter kerajaan Richard Palmer.

Ratu Elizabeth II meninggal pada tanggal 8 September di Balmoral, rumahnya di Skotlandia tempat William dan Harry muda berada ketika mereka mengetahui bahwa Diana telah meninggal pada tahun 1997. Sang nenek mengasuh William dan Harry dalam privasi kastil Aberdeenshire yang memungkinkan mereka berduka sebelum harus memulai perjalanan ke London saat pemakaman sang ibunda Diana.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa M 6,2 Landa Jember, Dirasakan di Bali dan Yogyakarta

Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 melanda Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (6/12/2022). Gempa itu juga dirasakan di Bali dan Yogyakarta.

NEWS | 6 Desember 2022

Gempa 6,2 M Guncang Jember

BMKG melaporkan telah terjadi gempa magnitudo 6,2 berlokasi di 284 km Barat Daya Jember, Jawa Timur pada Selasa (6/12/2022) pukul 13.07 WIB.

NEWS | 6 Desember 2022

Buruh Tewas Tergiling di Pabrik Gula di Lampung

Sobari (40), warga Dusun IV Desa Sukadana Udik, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara tewas tergiling mesin penggilingan tebu PTPBN VII.

NEWS | 6 Desember 2022

8 TKI Asal Pontianak Jadi Korban Trafficking dan Penyiksaan di Laos

Sedikitnya delapan TKI asal Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi korban trafficking dan penyiksaan di Laos sejak Oktober 2022 lalu. 

NEWS | 6 Desember 2022

Polresta Lampung Uji Balistik Peluru Nyasar yang Mengenai Balita

Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Lampung melakukan uji balistik peluru nyasar yang melukai pergelangan kaki seorang balita Ibrahim El Rahman (1,5).

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Bunuh 2 Tukang Ojek di Pegubin, Papua Pegunungan

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua dilaporkan membunuh dua tukang ojek yang mangkal di pangkalan Kali Digoel, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

NEWS | 6 Desember 2022

RUU KUHP Disahkan, Menkumham Yasonna: Momen Bersejarah

Menkumham Yasonna H Laoly menyatakan, pengesahan RUU KUHP menjadi UU merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. 

NEWS | 6 Desember 2022

4 RT di Daerah Pesisir Terendam Banjir Pasang Air Laut

Saat ini, Selasa (06/12/2022) terjadi pasang air laut yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir (ROB) di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta.

NEWS | 6 Desember 2022

Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Heru Temukan Harga Cabai Naik Jelang Nataru

Saat sidak Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono menemukan harga cabai yang naik menjelang Natal dan Tahun Baru. 

NEWS | 6 Desember 2022

DPR: Program Dana Desa Era Jokowi Sukses Hadirkan Infrastruktur

Anggota DPR menilai program dana desa era Presiden Jokowi mendorong banyak manfaat seperti pembangunan infrastruktur di desa dan pemberdayaan masyarakat.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

EKONOMI | 6 menit yang lalu





Gempa M 6,2 Guncang Jember

NEWS | 52 menit yang lalu





CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE