Logo BeritaSatu

Soal IKN, AHY: Menunda Proyek Strategis Nasional Bukan Hal Tabu

Jumat, 16 September 2022 | 17:34 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan menunda proyek strategis nasional bukanlah hal yang tabu. Untuk itu, AHY berharap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf tidak memaksakan proyek strategis nasional seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan di tengah situasi seperti saat ini.

"Menunda pembangunan proyek nasional strategis, bukanlah sesuatu yang tabu. Menunda proyek pada kondisi saat ini, lebih baik daripada memaksakannya. Jika proyek-proyek ini dipaksakan, akan berdampak buruk bagi kehidupan sosial ekonomi rakyat," ujar AHY saat menyampaikan pidato politik dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat, (16/9/2022).

Pada dasarnya, kata AHY, Partai Demokrat setuju dengan pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru. Hal ini mengingat kondisi Jakarta yang sudah tidak ideal lagi sebagai ibu kota. Menurut dia, pembangunan IKN di Kalimantan Timur juga dimungkinkan.

"Catatan Demokrat adalah, IKN tersebut harus dikonsepkan, direncanakan, dan dipersiapkan dengan baik. Kalau tidak, maka bisa gagal pembangunannya," tandas AHY.

Menurut AHY, pemerintah harus memikirkan, timing dan jangka waktu pembangunannya. Dia menilai di seluruh dunia, pembangunan IKN memerlukan waktu yang cukup dan timing-nya dipilih dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi negara.

"Begitu juga, pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Belakangan ini, telah diputuskan, adanya alokasi penyertaan modal negara dari APBN. Triliunan rupiah. Padahal pada awalnya, pemerintah berjanji, tidak mengambil satu sen pun dari APBN. Nilai proyeknya pun, semakin membengkak, dari skema perhitungan awal," ungkap dia.

Lebih lanjut, AHY mengatakan Partai Demokrat menyarankan perlunya perencanaan yang matang dalam membangun megaproyek. Dengan demikian, megaproyek tersebut tidak mudah berubah di tengah jalan yang bisa sangat merugikan keuangan negara, dan memberatkan pemerintah sendiri.

"Indonesia tentu, tidak boleh terus menerus menambah utangnya. Juga sangat tidak bijaksana, jika megaproyek itu didanai dari utang. Utang ini, justru akan menambah beban fiskal kita. Apalagi, kita tengah menghadapi krisis, dan tekanan ekonomi yang berat," kata AHY.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Aremania Tuntut Keadilan soal Tragedi Kanjuruhan, Malang Lumpuh

Aremania menggelar aksi demonstrasi menuntut keadilan terkait tragedi Kanjuruhan dengan menutup 30 titik jalan. Akibatnya, Malang lumpuh total.

NEWS | 27 November 2022

Catat! Ini Dampak Negatif Menggunakan Earphone Terlalu Lama

Menurut Budi, durasi penggunaan earphone yang terlalu lama dan volume yang terlalu keras dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

NEWS | 27 November 2022

PDIP Serahkan Bantuan untuk Guru dan Pelajar di Kediri

PDIP memberikan bantuan kepada guru-guru dan pelajar di Kediri, Jawa Timur berupa 1.000 unit sepeda dan 2.000 pasang sepatu. 

NEWS | 27 November 2022

Ganjar Pranowo Ungkap Kedekatan Emosional dengan PPP

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkap kedekatan emosionalnya dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

NEWS | 27 November 2022

Dokter Rekomendasikan Aturan 60/60 untuk Pengguna Earphone

"Setelah penggunaan earphone selama 60 menit, disarankan melepas gawai dan memberikan jeda untuk telinga beristirahat," jelas dr Budi.

NEWS | 27 November 2022

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Jadi Capres Paling Disukai

Survei mutakhir SMRC menunjukkan Ganjar Pranowo menjadi capres paling disukai, sementara Prabowo Subianto paling banyak dikenal oleh publik. 

NEWS | 27 November 2022

Rapimwil PPP, Kader Pekik Ganjar Pranowo Presiden 2024

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memekikkan Ganjar Pranowo presiden dalam rapat pimpinan wilayah (rapimwil) PPP Jateng.

NEWS | 27 November 2022

Survei: Sekitar 70 Juta Orang Indonesia Pernah Bayar Uang Damai Saat Ditilang

Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan ada sekitar 70 juta orang Indonesua yang membayar uang damai ke anggota polisi agar tidak ditilang. 

NEWS | 27 November 2022

Gelar Eco Run Fest 2022, Pertamina Ajak Masyarakat Terapkan Sustainable Living

Melalui Pertamina Eco Run Fest 2022, Pertamina mengajak masyarakat menerapkan sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan. 

NEWS | 27 November 2022

KRL Anjlok Lagi di Menteng, Penumpang Turun di Tengah Jalan

KRL dengan nomor KA 5144C yang anjlok di Kampung Bandan Jakarta Utara, anjlok lagi di perlintasan Menteng Jaya Jakarta Pusat saat akan dievakuasi ke Manggarai.

NEWS | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anwar Ibrahim Tak Mau Tunjuk Menteri sebagai Bentuk Penghargaan

Anwar Ibrahim Tak Mau Tunjuk Menteri sebagai Bentuk Penghargaan

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE