Logo BeritaSatu

Kemenag Fokus Kembangkan Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren

Jumat, 16 September 2022 | 18:50 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

“Di sinilah urgensi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah di lingkungan pondok pesantren. Ke depan masyarakat kita membutuhkan guru-guru agama yang moderat, toleran dan damai. Sehingga Islam yang tumbuh di Indonesia adalah Islam wasathiyah, karena peserta didiknya dididik dengan baik oleh para pendidik yang baik pula,” pesannya.

Advertisement

Wamenag Zainut juga mengapresiasi Pondok Pesantren Al-Himah 1 Benda, Sirampog, Brebes, yang berikhtiar mendirikan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam bentuk STIT.

Dikatakan Zainut, hal itu penting sebagai langkah konkret dan sejalan dengan langkah Kemenag untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu terhadap anak bangsa.

“Jadikan kampus ini sebagai tempat yang efektif untuk studi, melakukan riset-riset ilmiyah dan menempa para mahasiswa dengan kepekaan nurani dan kepedulian sosial. Jangan menjadi intelektual di menara gading, tetaplah membaur dan menjadi solusi problem-problem keumatan,” pesannya.

“Jadilah agent moderasi beragama di tengah pluralitas bangsa. Wawasan keislaman dan keindonesiaan harus didesiminasikan ke tengah-tengah masyarakat. Agama harus tampil dengan wajahnya yang inklusif, sejuk dan damai,” lanjutnya.

Baca selanjutnya
Penguatan wawasan moderasi beragama, kata Zainut sangat penting. Sebab, Indonesia adalah ...


hal 2 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Turki, Vladimir Putin: Rusia Siap Berikan Bantuan

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (6/2/2023) menawarkan bantuan Rusia kepada Turki dan Suriah setelah gempa Turki dengan magnitudo 7,8.

NEWS | 6 Februari 2023

Dinkes DKI Temukan Dua Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengungkap dua temuan kasus baru gangguan ginjal akut di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Lukas Enembe, KPK Garap Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun

Tim penyidik KPK memeriksa Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun terkait kasus Lukas Enembe hari ini, Senin (6/2/2023). 

NEWS | 6 Februari 2023

Prabowo Puji Jokowi Lawan WHO soal Lockdown Saat Covid-19

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto memuji Presiden Jokowi yang mampu melawan tekanan dari WHO saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. 

NEWS | 6 Februari 2023

Respons Prabowo soal Perjanjian dengan Anies di Pilkada DKI

Prabowo Subianto merespons soal perjanjiannya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

NEWS | 6 Februari 2023

Pakar: Bharada E Seharusnya Dapatkan Pengurangan Tuntutan

Pakar hukum menilai bahwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mendapatkan pengurangan tuntutan di kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023

Laksamana Yudo Margono Tugaskan PPRC TNI Berantas Separatis

Panglima TNI Yudo Margono menugaskan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat atau PPRC TNI memberantas berbagai macam tindakan melawan hukum, termasuk separatis. 

NEWS | 6 Februari 2023

Dangkal, Gempa Turki Sedalam 17,7 Km dengan Magnitudo 7,8

Gempa Turki yang dengan dahsyat yang mengguncang kawasan itu adalah gempa dangkal dengan kedalaman 11 mil atau 17,7 kilometer.

NEWS | 6 Februari 2023

Mengerikan! Video di Medsos Perlihatkan Detik-detik Aparteman Roboh Saat Gempa Turki

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah apartemen roboh setelah terjadi gempa berkekuatan M 7,8 di Turki

NEWS | 6 Februari 2023

USGS: Korban Jiwa Gempa Dahsyat Turki Bisa Capai 1.000 hingga 10.000 Orang

Korban jiwa akibat gempa dahsyat Turki yang melanda wilayah selatan Senin pagi bisa mencapai 10.000 orang, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE