Logo BeritaSatu

Soal RUU Perampasan Aset, DPR Tunggu Inisiatif Pemerintah

Sabtu, 17 September 2022 | 16:49 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menegaskan komitmennya mendukung pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR agar dapat disahkan secepatnya. Terkait hal tersebut, DPR justru sedang menunggu inisiatif pemerintah untuk bersama-sama membahas RUU Perampasan Aset.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menuturkan, RUU Perampasan Aset merupakan inisiatif pemerintah. Disebutkan, RUU Perampasan Aset juga sudah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) lima tahunan. Hanya saja, RUU tersebut belum didorong masuk ke Prolegnas tahunan.

Arsul menekankan, pemerintah perlu berinisiatif melakukan musyawarah dengan DPR dalam membahas RUU Perampasan Aset. DPR, sebut Arsul, kini dalam posisi menunggu tindak lanjut pemerintah.

“Jadi posisi DPR justru menunggu bagaimana pemerintah akan mengajukan RUU ini,” tutur Arsul kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

Arsul menegaskan, pemerintah perlu berinisiatif untuk berembuk dengan DPR terkait RUU Perampasan Aset. Dia juga menekankan, Komisi III DPR berkomitmen menuntaskan pembahasan sejumlah RUU lainnya agar segera disahkan. Dia mengatakan, berbagai RUU tersebut akan diselesaikan satu per satu oleh pihaknya.

“Nanti RUU tentu dibahas satu per satu sesuai dengan urutannya. Di Komisi III kan saat ini ada tiga RUU yang sedang atau siap dibahas RUU KUHP, revisi UU Narkotika, RUU Hukum Acara Perdata. Setelah itu RUU Penyadapan dan RUU Jabatan Hakim. Jadi nanti kita selesaikan satu per satu,” tujar Arsul.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah berkomitmen mendukung RUU Perampasan Aset. Pemerintah, sebut Mahfud, bersungguh-sungguh mendukung RUU Perampasan Aset agar segera disahkan.

“Presiden (Joko Widodo) juga sudah menegaskan di dalam pidato Hari Peringatan Antikorupsi bahwa pemerintah sungguh-sungguh akan menyelesaikan dari pihak pemerintah tentang Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset ya dalam tindak pidana,” ujar Mahfud dalam keterangan pers melalui video, Jumat (16/9/2022).

Mahfud menerangkan, kini RUU Perampasan Aset sudah berada di DPR. Dia menyampaikan, Presiden Jokowi dan segenap pemerintah terus mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset mengingat regulasi tersebut diperlukan oleh bangsa Indonesia. Dia menegaskan, RUU Perampasan Aset tidak merugikan masyarakat.

“Tidak merugikan siapapun tapi merugikan orang yang melakukan korupsi dan menguntungkan negara, itu saja,” ungkap Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menambahkan, pemerintah bakal selalu mengikuti perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR. Mahfud menyebutkan, dari DPR juga sudah sepakat untuk membahas lebih lanjut RUU Perampasan Aset.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Targetkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jateng

Saat ini ada sekitar 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya di area Jateng. Ditargetkan, sebanyak 13 wilayah di Jateng akan punya MPP tidak lama lagi.

NEWS | 5 Desember 2022

PMI Dirikan 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

PMI membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Cianjur di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Lumat Korsel, Brasil Hadapi Kroasia di Perempat Final

Piala Dunia 2022: Lumat Korsel, Brasil Hadapi Kroasia di Perempat Final

SEMESTA BOLA 2022 | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE