Logo BeritaSatu

Korban Eksploitasi Anak di Jakbar Dijebak dengan Dalih Utang

Minggu, 18 September 2022 | 07:29 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Korban penyekapan dan eksploitasi anak di bawah umur berinisial NAT (15 tahun) tidak mengetahui bahwa pekerjaan yang ditawarkan terlapor EMT adalah pekerja seks komersial (PSK). Korban hanya dijanjikan penghasilan besar dan dijebak dengan alasan memiliki utang.

“Tidak ada, hanya diajak kerja saja. Hanya diiming-imingi nanti punya duit banyak, jadi kecantikan ini itu, diiming-iminglah,” ujar ayah korban berinisial MRT (49 tahun), saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2022).

Sebenarnya dia menaruh curiga kepada sang anak terkait pekerjaannya selama 1,5 tahun sejak Januari 2021 silam. Hanya saja setiap ditanya, korban selalu tidak menyampaikan pekerjaan sebenarnya. Kemudian setiap pulang ke rumah, korban tidak pernah lama hanya sekitar 20 menit langsung balik lagi ke apartemen tempat dia bekerja sebagai pemuas nafsu para hidung belang.

“Ada kecurigaan, tetapi saat ditanya dia bilang kerja (kerja normal). Mungkin karena tekanan di sana dia langsung pergi saja. Tidak ada (kode) mungkin dia tertutup dengan bapaknya,” ungkap MRT.

Selain itu, kata MRT, anaknya sempat memberikan uang hasil pekerjaannya. Kemudian ia meminta agar uang tersebut dibayarkan untuk biaya sekolahnya. Namun itu yang pertama sekaligus terakhir, karena setelah itu korban tak pernah memberinya uang hasil dari kerjaannya tersebut. Bahkan selama masa penyekapan korban menerima tekanan dan ancaman.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus penyekapan dan eksploitasi seksual anak di bawah umur selama 1,5 tahun sejak Januari 2021. Korban berinisial NAT (15) ditawari pekerjaan dengan imbalan atau penghasilan besar. Kasus ini sendiri dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan terlapor seorang perempuan berinisial EMT.

"Kalau dari pemeriksaan awal terlihat motifnya menjanjikan sejumlah uang tetapi nyatanya kerjaan yang diberikan itu adalah pekerjaan untuk melakukan hubungan badan ataupun prostitusi dijual ke orang lain dengan harga tertentu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya, Sabtu (17/9/2022).

Menurut Zulpan, korban NAT pertama kali ditawari pekerjaan sebagai wanita pemuas nafsu hidung belang pada tahun 2021 silam. Kemudian korban tinggal di apartemen dan ditekan untuk terus menghasilkan pundi-pundi uang dengan melayani nafsu para tamu. Namun hasil dari pekerjaan kotor itu, sebagian besar diambil pelaku.

“Sebagian besar keuntungannya ini diambil oleh terlapor sehingga begitu korban ingin kembali ke rumahnya ini dihalangi dengan ancaman dan sebagainya,” ungkap Zulpan.

Di samping itu, kata Zulpan, korban NAT juga diancam oleh terlapor EMT dengan disebut memiliki utang sebesar Rp 35 juta. Hal itulah yang membuat korban tidak bisa berhenti dari pekerjaannya sebagai PSK dan korban dilakukan penyekapan di apartemen yang disewa terduga pelaku.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

5 Topnews: Sidang Ricky Rizal dan Sosok Calon Istri Kaesang Pangarep

Sidang Ricky Rizal dan juga sosok Erina Gundono yang akan dipersunting Kaesang Pangarep menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca.

NEWS | 6 Desember 2022

AJI Beberkan 17 Pasal Bermasalah dalam RKUHP yang akan Disahkan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) membeberkan 17 pasal bermasalah dalam draf RKUHP versi 30 November 2022.

NEWS | 6 Desember 2022

DPR Setujui RUU Perjanjian Indonesia-Singapura untuk Ekstradisi Buronan

Komisi III DPR RI menyetujui RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Singapura tentang Ekstradisi Buronan

NEWS | 6 Desember 2022

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
5 Topnews: Sidang Ricky Rizal dan Sosok Calon Istri Kaesang Pangarep

5 Topnews: Sidang Ricky Rizal dan Sosok Calon Istri Kaesang Pangarep

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE