Logo BeritaSatu

PDIP Sarankan SBY Tempuh Jalur Hukum daripada Fitnah Jokowi

Minggu, 18 September 2022 | 16:36 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai lebih adil jika Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menempuh jalur hukum. Hal ini terkait informasi yang diketahui dan didengarnya soal indikasi kecurangan pada Pemilu 2024. Menurut Hasto, tidak elok rasanya SBY justru membuat pernyataan tanpa fakta yang menimbulkan kegaduhan politik dan cenderung memfitnah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Itu semua akan fair kalau dilakukan dengan baik, melalui jalur hukum daripada membuat pernyataan politik yang cenderung memfitnah bapak Presiden Jokowi,” ujar Hasto dalam konferensi pers, Minggu (18/9/2022).

Hasto berharap SBY bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024. Hal tersebut bisa dilakukan SBY dengan melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum atau lembaga penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu.

“Sekiranya kenegarawanan beliau dikedepankan, tentu saja apa yang beliau dengar dan ketahui, itu dapat disampaikan kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu yang netral, yang juga pada proses pemilihan Partai Demokrat ikut menyampaikan suaranya,” imbuh Hasto.

Hasto mengatakan SBY juga tidak perlu curiga dan khawatir berlebihan soal adanya upaya mengatur jumlah pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (caawapres) pada Pilpres 2024. Apalagi, kata dia, jika kekhawatiran itu tanpa fakta karena didorong ambisi agar anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa berlaga pada Pilpres 2024. Pasalnya, kata Hasto, semua sudah ada mekanisme, yakni presidential threshold.

“Kita bisa memahami bagaimana seorang mendorong anaknya, tetapi harus melihat mekanisme konstitusional yang ada, bahwa ketentuan presidential threshold itu merupakan ketentuan yang sah secara kontitusi dan tidak boleh diganggu gugat karena sudah berulang kali dilakukan judicial review dan kemudian MK menetapkan betapa pentingnya presidential threshold untuk memastikan agar pemerintahan berjalan efektif, memiliki basis yang kuat dan stabilitas politik,” kata Hasto.

Hasto juga mengaku bahwa PDIP juga sering difitnah. Namun, PDIP selalu menempuh jalur hukum. “Kami sering kali difitnah, puluhan ribu difitnah, tetapi kan kami selalu menempuh jalur hukum,” pungkas Hasto.

Diberitakan, SBY mengungkap kesiapannya turun gunung, karena adanya tanda-tanda kecurangan pada Pemilu 2024. Menurut SBY, ada upaya untuk mengatur pilpres hanya diikuti oleh dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Hal ini disampaikan SBY dalam rapimnas Partai Demokrat di JCC, Jakarat, belum lama ini. “Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” ujar SBY.

“Konon akan diatur dalam pemilihan presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka,” kata SBY.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Amanat Undang-undang

Ganjar Prawono mengatakan bahwa pembangunan IKN sesuai undang-undang tentu akan tetap dilaksanakan karena menjadi amanah undang-undang.

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar: Kawasan Industri Kendal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Prawono menyebutkan Kawasan Industri Kendal saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

NEWS | 10 Desember 2022

5.000 Petugas Gabungan Bersihkan Material Bangunan Akibat Gempa Cianjur

5.000 petugas gabungan diterjunkan untuk membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa Cianjur,

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar Sebut Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Pertunjukan Budaya

Ganjar Pranowo mengatakan, momen pernikahan Kaesang dengan Erina bakal menjadi ajang pertunjukan budaya. 

NEWS | 10 Desember 2022

Forensik Patahkan Teori Keluarga Tewas di Kalideres Akibat Mogok Makan

Tim forensik mematahkan teori yang menyebut satu keluarga tewas di Kalideres akibat mogok makan.

NEWS | 10 Desember 2022

Soal Hubungan dengan Jokowi, Ini Pengakuan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo mengaku menjalin hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR.

NEWS | 9 Desember 2022

Mengenal Taman Pracima yang Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina

Taman Pracima, Solo, menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang-Erina pada Minggu 11 Desember 2022.

NEWS | 9 Desember 2022

Panitia Siapkan Layar untuk Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina

Layar itu untuk masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah Kaesang-Erina di Mal Plaza Ambarrukmo, Sleman.

NEWS | 9 Desember 2022

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus diberikan pemahaman ada oknum yang melakukan tindak kejahatan terorisme tapi dibalut dengan bahasa keagamaan.

NEWS | 9 Desember 2022

Cianjur Revisi Rencana Pembangunan Sesuai Analisis BMKG

Pemkab Cianjurmerevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai hasil analisa BMKG terkait Patahan atau Sesar Cugenang.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

SEMESTA BOLA 2022 | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE