Logo BeritaSatu

Ahmad Basarah Usulkan Utusan Golongan dan Daerah Kembali ke MPR

Minggu, 18 September 2022 | 19:05 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR ini mengatakan organisasi masyarakat sebesar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah atau organisasi keagamaan lainnya, seperti Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Walubi, dan Kelompok Masyarakat Adat serta TNI/Polri tidak terwakili lagi di MPR. Dalam sejumlah dialog baik formal maupun informal yang dilakukan oleh Badan Kajian MPR terungkap, mereka mengusulkan agar keanggotaan utusan golongan dan utusan daerah dikembalikan ke MPR. Sebab, sistem politik yang ada sekarang belum mewakili keberadaan mereka.

Advertisement

Ahmad Basrah juga mengatakan bahwa keberadaan utusan golongan dan utusan daerah menjadi sangat penting untuk merawat memori kolektif bangsa terkait peran dari golongan masyarakat dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dia menilai peran dan kontribusi golongan-golongan masyarakat itu sangat terasa dalam proses kemerdekaan Indonesia.

“Di awal gerakan kemerdekaan sampai bangsa Indonesia merdeka sekarang, bangsa dan negara ini tidak dapat dilepaskan dari peran golongan masyarakat yang saat itu berkumpul dan bersepakat untuk mendirikan bangsa Indonesia. Memori bangsa tentang sejarah yang fundamental ini harus kita rawat, jangan sampai bangsa ini melupakan sejarah negeri mereka sendiri,” ujarnya.

Basarah mengatakan pada awal kemerdekaan, keberadaan utusan daerah dan utusan golongan ini hampir selalu diakomodasi oleh Presiden pertama Soekarno. Hal tersebut demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Usai mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959, Soekarno mengeluarkan Penetapan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 1959 pada 22 Juli 1959. Perpres itu antara lain membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang keanggotaannya terdiri atas DPR gotong royong ditambah utusan daerah dan utusan golongan.

Menurut Basarah, keberadaan utusan golongan dan utusan daerah memang dilanjutkan oleh pemerintahan Orde Baru,tetapi di dalamnya dimasukkan kepentingan politik rezim saat itu. Pascareformasi, keberadaan kedua golongan itu ditiadakan sama sekali seperti tertuang dalam Pasal 2 ayat (1) UUD 1945. MPR hanya terdiri atas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang (UU).




hal 2 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Ibu Muda Lecehkan Belasan Anak hingga Kasus Polisi Peras Polisi

Kasus ibu muda yang melakukan pelecehan kepada belasan anak di Jambi dan juga kasus Bripka Madih, anggota Provost Polsek Jatinegara mendapat banyak perhatian.

NEWS | 6 Februari 2023

BMKG Prakirakan Jakarta Senin Siang Cerah Berawan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu cerah berawan pada Senin (6/2/2023) siang.

NEWS | 6 Februari 2023

Pelajar Kecelakaan Pakai Mobil Dinas DPRD Jambi Mengaku Panik Dikejar Warga

SA, pelajar yang memakai kendaraan dinas ibunya yang merupakan Kasubag Aset dan Rumah Tangga DPRD Provinsi Jambi mengaku panik dikejar oleh warga.

NEWS | 6 Februari 2023

Ternak Kelinci Tawarkan Potensi Cuan Puluhan Juta Rupiah

Ternak kelinci menjadi usaha sampingan yang menguntungkan bagi Sudaryanto, warga desa Kolam Kanan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

NEWS | 6 Februari 2023

Sandiaga Optimistis Target Transaksi Travex 2023 Tercapai

Sandiaga mengatakan, antusiasme seller dan buyer cukup tinggi, mengingat produk pariwisata dan ekonomi kreatif terbaik hadir dalam pameran Travex 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

TSI Perkenalkan Solo Safari di ASEAN Tourism Forum 2023

Taman Safari Indonesia (TSI) turut memperkenalkan proyek terbarunya, Solo Safari di perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, Jogja Expo Center, Yogyakarta.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Wowon, Polisi Cari Bukti ke Mesir

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya berencana mencari bukti baru kasus pembunuhan berantai oleh Wowon dan kawan-kawan ke Mesir.

NEWS | 5 Februari 2023

Taruna Merah Putih Gelar Cap Go Meh untuk Rekatkan Persatuan

Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Cap Go Meh Nusantara untuk rekatkan persatuan.

NEWS | 6 Februari 2023

Ribuan Pengunjung Padati Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023

Sedikitnya 50.000 warga masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia datang untuk menyaksikan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh 2023, Minggu (5/2/2023).

NEWS | 5 Februari 2023

1 Abad NU, PKB Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Nahdliyin

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar acara tasyakuran 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) pada hari ini, Minggu (5/2/2023) malam.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Percintaan Menjadi Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi

Percintaan Menjadi Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE