Logo BeritaSatu

TV Rusia Sebut Pemakaman Ratu Elizabeth Saat Tepat Luncurkan Bom Nuklir

Selasa, 20 September 2022 | 19:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Seorang penyiar TV Rusia mengatakan bahwa Moskwa seharusnya memanfaatkan pemakaman Ratu Elizabeth II untuk meluncurkan serangan bom nuklir ke Inggris.

Komentar pada program 60 Minutes dibuat oleh Olga Skabeyeva di saluran Russia-1 yang sering melontarkan seruan untuk menyerang negara-negara Barat sebagai pembalasan atas dukungan mereka terhadap upaya perang Ukraina.

Saat diskusi pada Senin (19/9), Andrey Gurulyov, seorang anggota parlemen Rusia dan mantan komandan tentara, meremehkan seruan Presiden Joe Biden kepada Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata pemusnah massal (WMD), seperti senjata nuklir.

Ketika ditanya minggu lalu oleh CBS News tentang apa pesannya kepada Putin jika dia mempertimbangkan WMD untuk membantu invasinya yang goyah, Biden menjawab, "jangan, jangan, jangan," menambahkan bahwa ini akan memicu konsekuensi tanpa menentukan lebih lanjut.

Tetapi Gurulyov tampaknya mengabaikan ancaman serangan nuklir apa pun oleh Rusia terhadap Ukraina dengan menyarankan bahwa target lain akan lebih mungkin terjadi.

"Apakah Anda mendengar semua omong kosong yang dia semburkan? Apa yang membuatnya berpikir kita akan melakukan serangan nuklir terhadap Ukraina?" kara Gurulyov tentang Biden.

“Kami masih harus tinggal di sana, di Ukraina. Kami memiliki banyak target,” katanya, pertama kali menyebutkan pangkalan Angkatan Udara AS di Ramstein, Jerman.

"Mengapa kita harus mengebom Ukraina dan Jerman ketika ada Inggris, akar kejahatan?" tanyanya.

Skabeyeva menyela dengan berkata, "Kita seharusnya melakukannya hari ini. Semua orang terbaik ada di sana untuk pemakaman."

Pada Senin, para pemimpin dan pejabat dari seluruh dunia, termasuk Biden, Kaisar Jepang Naruhito, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berkumpul di London untuk memberikan penghormatan kepada ratu. Kegiatan ini mengikuti periode berkabung nasional di Inggris yang telah menyaksikan curahan kesedihan dan penghormatan atas kematian raja Inggris.

Upacara itu dikomentari di Twitter oleh jurnalis dan pengamat Rusia Julia Davis, yang menulis bahwa Skabeyeva mengatakan Moskwa seharusnya melakukan serangan nuklir pada hari Senin, karena banyak orang penting hadir untuk pemakaman Ratu Elizabeth.

Newsweek telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Inggris untuk memberikan komentar.

Di sisa percakapan, Gurulyov mengulangi motif yang telah dia angkat pada hari sebelumnya di saluran yang sama dalam menggambarkan dampak buruk yang akan dihadapi Inggris jika terjadi serangan nuklir.

"Apakah mereka akan mempertahankan gurun Mars sesuai Pasal 5 mereka? Tidak akan ada yang tersisa. Apa yang mereka sebut pulau yang tak tergoyahkan? Kami akan mengguncangnya " kata Gurulyov kepada Skabeyeva, yang mengacu pada janji pertahanan kolektif NATO.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menko Luhut Cek Persiapan Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina

Jelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Luhut Binsar Pandjaitan, mendatangi kediaman Erina, Sabtu (3/12/2022) sore.

NEWS | 4 Desember 2022

Moeldoko: Penyandang Disabilitas Butuh Pemenuhan Hak, Bukan Dikasihani

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Erick Thohir Bicara Peluang Indonesia Bidding Rumah Piala Dunia

Erick Thohir berbicara tentang peluang Indonesia mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia.

NEWS | 4 Desember 2022

Berita Gempa Garut dan Piala Dunia 2022 Terpopuler

Berita mengenai gempa Garut yang sempat membuat warga panik dan babak 16 besar Piala Dunia 2022 menjadi terpopuler di Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

NEWS | 4 Desember 2022

Minggu, Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memprakirakan sebagian wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat pada Minggu.

NEWS | 4 Desember 2022

Pemprov DKI Pastikan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas di BUMD

Pemprov DKI Jakarta wajib menyerap dua persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai negeri sipil atau PNS.

NEWS | 4 Desember 2022

ADDI Bantah Bencana Alam Akibat Tidak Terapkan Sistem Khilafah

ADDI membantah pandangan kelompok radikal yang menyebut bahwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air akibat pemerintah tidak menerapkan sistem khilafah.

NEWS | 4 Desember 2022

Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

Status tanggap darurat bencana gempa Cianjur, kembali diperpanjang untuk ketiga kalinya. Harapannya, seluruh korban bisa ditemukan seluruhnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD Jabar: Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Garut

BPBD Jabar menyatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa Garut berkekuatan magnitudo (M) 6,1, Sabtu (3/12/2022) petang.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
ABK Indonesia Selamat dari Pembajakan Kapal di Perairan Pantai Gading

ABK Indonesia Selamat dari Pembajakan Kapal di Perairan Pantai Gading

NEWS | 3 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE