Logo BeritaSatu

Sindir SBY dan Demokrat, Hasto PDIP: Counter dengan Fakta, Bukan Harun Masiku

Rabu, 21 September 2022 | 22:54 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyindir Partai Demokrat (PD) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merespons analisis mengenai dugaan kecurangan pemilu era SBY dengan mengisukan soal Harun Masiku. Hasto menilai Partai Demokrat tidak bisa meng-counter dengan fakta-fakta sehingga jawabannya hanya Harun Masiku.

“Ya jawabannya (Demokrat) kan itu-itu (Masiku, red) terus,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Hasto mengatakan seharusnya Partai Demokrat dan SBY memberikan klarifikasi soal dugaan kecurangan pemilu justru terjadi pada tahun 2009 secara masif. Menurut Hasto, merupakan suatu keanehan di era multipartai yang sangat kompleks, Partai Demokrat justru suaranya naik 300 persen.

"Di situ kami sampaikan fakta-fakta termasuk penelitian dari Marcus Mietzner. Jadi jawabannya (Demokrat seharusnya) adalah bagaimana meng-counter fakta-fakta itu. Bukan dengan Harun Masiku,” tegas Hasto.

Kemudian kata Hasto, Partai Demokrat juga harus menjawab rekrutmen Anas Urbaningrum sebagai mantan Komisioner KPU menjadi anggota PD. Apalagi, kata dia, ada dugaan Anas Urbaningrum dipuji-puji SBY ketika dibutuhkan, namun ketika tidak dikehendaki, muncul upaya menyingkirkannya.

"Karena ketika merekrut anggota KPU, dan kemudian dijanjikan di dalam kepengurusan suatu partai politik, ini suapnya jauh lebih dahsyat dari apa yang terjadi pada Harun Masiku, berbeda kualitasnya. Ketika KPU yang seharusnya netral, kemudian sejak awal diiming-imingi untuk masuk di dalam suatu struktur elite dari suatu partai, ini adalah suatu tradisi demokrasi yang sangat tidak sehat. Ini suap politik yang betul-betul sangat berbahaya di dalam kualitas demokrasi kita," jelas Hasto.

Selain itu, kata Hasto, data-data Pemilu 2009 dihilangkan dan tidak ada data sampai TPS hingga sekarang. Menurut Hasto, tindakan tersebut termasuk kejahatan Pemilu. Selanjutnya, tutur Hasto yang harus dijawab terkait dengan kriminalisasi yang dilakukan terhadap mantan Ketua KPK Antasari Azhar dan tuduhan Presiden Jokowi hanya tinggal menggunting pita.

“Pemilu saja belum berlangsung, sudah muncul tuduhan-tuduhan. Apalagi dengan kata-kata Pak SBY mendengar, Pak SBY melihat. Lalu kenapa tidak proses hukum yang dilakukan? Sehingga ketika saya melakukan dengan pemaparan, jawabnya harus pemaparan pada fakta-fakta, meng-counter apa yang saya sampaikan, dan itulah demokrasi yang sehat,” kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Tiongkok kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus mempercepat pembangunan nuklirnya.

NEWS | 30 November 2022

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022

Bupati: Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan, proses pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang tiga hari.

NEWS | 30 November 2022

MK Tambahkan Syarat Baru Ini Bagi Caleg Mantan Koruptor di Pemilu

Mahkamah Konstitusi atau MK menambahkan syarat baru bagi caleg mantan terpidana termasuk terpidana kasus korupsi yang akan ikut menjadi Pemilu 2024.

NEWS | 30 November 2022

Naik Helikopter, Lesti Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar mengunjungi para korban gempa di daerah kelahirannya Cianjur dengan helikopter.

NEWS | 30 November 2022

Setelah Tembak Brigadir J, Bharada E Mimpi Buruk Selama 3 Pekan

Bharada E mengalami mimpi buruk selama tiga pekan setelah menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Penyebab Utama Banyak <em>Startup</em> Gagal di Indonesia<em></em>

Ini Penyebab Utama Banyak Startup Gagal di Indonesia

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE