Logo BeritaSatu

Tolak Perang Ukraina, 1.300 Warga Rusia Ditahan Polisi

Kamis, 22 September 2022 | 10:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Lebih dari 1.300 warga Rusia yang menolak perang Ukraina ditangkap dalam demonstrasi di kota-kota termasuk Moskwa dan St Petersburg. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (21/9/2022), pernyataan itu disampaikan kelompok pemantau protes independen.

Demonstran turun ke jalan di beberapa kota di Rusia untuk memprotes keputusan Presiden Vladimir Putin untuk memobilisasi sebagian pasukan cadangan di angkatan bersenjata negara itu.

Kantor berita Associated Press melaporkan para pengunjuk rasa di Moskwa meneriakkan "Tidak untuk perang!" dan “Hidup untuk anak-anak kita!”.

Di St Petersburg, pengunjuk rasa meneriakkan "Tidak ada mobilisasi!", lapor kantor berita AFP.

“Semua orang takut. Saya untuk perdamaian dan saya tidak ingin harus menembak. Tetapi keluar sekarang sangat berbahaya, jika tidak, akan ada lebih banyak orang,” kata pemrotes Vasily Fedorov, seorang siswa yang mengenakan simbol pasifis di dadanya.

“Saya datang untuk mengatakan bahwa saya menentang perang dan mobilisasi,” Oksana Sidorenko, seorang mahasiswa kepada AFP.

“Mengapa mereka memutuskan masa depan saya untuk saya? Saya takut untuk diri saya sendiri, untuk saudara saya,” tambahnya.

Terlepas dari hukum keras Rusia yang melarang kritik terhadap militer dan perang, protes tetap terjadi di seluruh negeri. Lebih dari 1.300 orang Rusia ditangkap dalam demonstrasi anti-perang di 38 kota, menurut kelompok hak asasi manusia independen Rusia OVD-Info.

Kantor berita Rusia Interfax mengutip kementerian dalam negeri yang mengatakan telah membatalkan upaya untuk "mengorganisasi pertemuan yang tidak sah".

Semua demonstrasi dihentikan dan mereka yang melakukan “pelanggaran” ditangkap dan dibawa pergi oleh polisi sambil menunggu penyelidikan dan penuntutan.

Sebelumnya, gerakan anti-perang Gerakan Pemuda Demokratik Vesna menyerukan demonstrasi.

“Kami menyerukan kepada militer Rusia di unit dan di garis depan untuk menolak berpartisipasi dalam ‘operasi khusus’ atau menyerah sesegera mungkin,” kata Vesna dalam banding di situsnya, merujuk pada perang Rusia-Ukraina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cerita Rektor UGM Saat Jadi Mahasiswa Almarhum Samekto

Rektor UGM Ova Emilia menceritakan kisahnya saat masih menjadi mahasiswa almarhum Samekto Wibowo. 

NEWS | 25 September 2022

Mendag Zulhas Usulkan Rp 100 Triliun Serap Hasil Petani

Mendag Zulkifli Hasan mengusulkan anggaran sebesar Rp 100 triliun per tahun untuk menyerap komoditas bahan pokok hasil para petani.

NEWS | 25 September 2022

32 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di RSDC Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Minggu (25/9/2022) tersisa 32 orang.

NEWS | 25 September 2022

Puisi Terakhir Karya Prof Samekto Dibacakan, Pelayat Menitikkan Air Mata

Saat puisi terakhir karya Prof Samekto dibacakan, para pelayat menitikkan air mata. Samekto Wibowo meninggal karena terseret ombak.

NEWS | 25 September 2022

Guru Besar UGM Meninggal Terseret Ombak, Ini Imbauan BNPB

Terkait periwisata guru besar UGM yang meninggal terseret ombak, BNPB mengingatkan masyarakat terkait keamanan berwisata di pantai.

NEWS | 25 September 2022

Jelang Kunjungan Kamala Harris, Korut Lepas Rudal Balistik

Jelang kunjunan Wapres AS Kamala Harris, Korut menembakkan rudal balistik ke arah timur di lepas pesisir pantai pada Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

Rekayasa lalu lintas seperti pengaturan jam kerja tidak bisa dijadikan satu-satunya tumpuan kebijakan dan belum maksimal kurangi kemacetan di Jakarta.

NEWS | 25 September 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Hari Ini Sebanyak 44.853

Update vaksinasi Covid-19 dosis booster atau dosis ketiga diberikan kepada 44.853 orang pada hari ini, Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar yang Meninggal Terseret Ombak

UGM memberikan penghormatan terakhir kepada guru besar Fakultas Kedokteran Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia setelah terseret ombak.

NEWS | 25 September 2022

Gubernur Lukas Enembe Disebut Bermain Judi di Tiga Negara

Gubernur Papua, Lukas Enembe diduga pernah berjudi di tiga negara berdasarkan informasi dari orang-orang terdekatnya.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ledakan Terjadi di Solo, Seorang Polisi Terluka

Ledakan Terjadi di Solo, Seorang Polisi Terluka

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings