Logo BeritaSatu

Sebut KPK Lakukan Kriminalisasi, Kuasa Hukum Lukas Enembe Dikecam

Kamis, 22 September 2022 | 20:27 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pernyataan kuasa hukum Lukas Enembe yang menyatakan bahwa KPK telah melakukan kriminalisasi terhadap kliennya dikecam praktisi hukum Harpa Law Firm Heriyanto. Heriyanto membantah pernyataan Stephanus Roy Rening bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Kita perlu melihat penetapan tersangka Lukas Enembe oleh KPK sebagai persoalan penegakan hukum murni bukan persoalan politik. Hal ini juga sudah ditegaskan oleh Menkopolhukam Mahfud MD, ditegaskan oleh KPK, dan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahwa proses penyelidikan sampai dengan penyidikan dan penetapan tersangka sudah dilakukan bukan hanya menjelang tahun politik, tetapi sudah dilakukan sejak tahun 2017,” ujar Heriyanto melalui keterangan pers, Kamis (22/9/2022).

Menurut Heriyanto , KPK dan PPATK telah menganalisis dan melakukan kajian terhadap terhadap traksaksi keuangan yang mencurigakan terkat dengan Lukas Enembe.

Heriyanto mengingatkan agar kuasa hukum Lukas Enembe untuk memberikan pernyataan berdasarkan fakta hukum dan peristiwa hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Stephanus Roy Rening, Anda tidak perlu berkoar-koar bahwa penetapan Lukas Enembe itu adalah karena kepentingan politik, siapa saja yang Anda kaitkan, karena kita tahu selama ini di tanah Papua terjadi tindak pidana korupsi, namun terjadi pembiaran,” sentilnya.

“Saya perlu mengingatkan kepada Bapak Stephanus Roy Rening, Anda ini adalah kuasa hukum bukan kuasa politik, sebagai kuasa hukum Anda bertindak berdasarkan surat kuasa yang diberikan, anda bertindak sebagai pro justitia, Anda tidak bertindak berkoar-koar kemana-mana, itu bukan porsi anda sebagai pengacara Lukas Enembe,” tambahnya.

Heriyanto juga mengapresiasi langkah dari Presiden Jokowi yang secara tegas memerintahkan agar seluruh aparat penegak hukum melakukan pemberantaasan korupsi secara konsekuen.

Masih kata Heriyanto, sebagai pengacara dan kuasa hukum dari Lukas Enembe, Stephanus Roy Rening harus bisa membuktikan dipengadilan bahwa jika kliennya tersebut tidak bersalah bisa melalui langkah hukum praperadilan ke pengadilan, tetapi jika tidak bisa membuktikan tidak bersalah, maka tidak perlu berkoar-koar dan mengaitkan dengan kepentingan politik atau pejabat tertentu seperti yang sebelumnya pernah diungkapkan.

“Saya mengingatkan kepada Stephanus Roy Rening, bahwa Anda yang lakukan itu adalah bentuk prokasi bentuk intimidasi kepada masyarakat Papua, dan secara tidak langsung anda telah membenturkan antar kelompok di antara masyarakat, dan perlu Anda ketahui, apa yang Anda lakukan itu, pada akhirmya akan menimbulkan konflik horizontal,” tegasnya.

Menurut Heriyanto, kalau ada satu nyawa masyarakat Papua melayang karena ucapan Stephanus Roy Rening karena menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat, maka yang bersangkutan harus bertanggung jawab. Hal ini mengingat dari setiap orang yang mengeluarkan pernyataan berupa fitnah, hoax, dan pernyataan intimidasi harus dipertangggung jawabkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Banjir Rendam Tiga Perumahan di Bekasi Akibat Hujan Deras

Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah perumahan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Survei SSI, 28,9 % Pemilih PDIP Dukung Prabowo Subianto

Dalam Survei SSI, PDIP mendapat sebesar 19,6 persen suara pemilih. Namun, dari 100 persen pemilih PDIP, tapi 28,9 persen di antaranya akan memilih Prabowo.

NEWS | 4 Oktober 2022

Perwira TNI AL Bawakan Lagu Karya Bung Karno, Megawati Ikut Menari

Saat para perwira TNI di Seskoal membawakan tari dan lagu "Bersuka Ria" karya Bung Karno, Megawati tak kuasa ikut menari bersama.

NEWS | 4 Oktober 2022

Megawati: Bangun Kekuatan Pertahanan Berdasarkan Geopolitik

Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi ajak Panglima TNI dan para kepala staf untuk bahas kekuatan pertahanan berdasarkan geopolitik.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 29 Saksi dan 6 CCTV di Stadion

Materi pemeriksaan terhadap 29 saksi tragedi Kanjuruhan yaitu seperti persiapan penyelenggaraan laga, pengamanan maupun rencana kontijensi dan emergency.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus KDRT, Lesti Kejora Alami Sejumlah Luka Lebam

Lesti Kejora mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya, akibat aksi kekerasan yang dilakukan suaminya, Rizky Billar. 

NEWS | 4 Oktober 2022

Update Covid-19: Stabil, Kasus Baru Hari Ini 1.851

Dengan tambahan 1.852 kasus baru maka total kasus Covid-19 sampai hari ini tercatat 6.437.750.

NEWS | 4 Oktober 2022

Polri: Tragedi Kanjuruhan, 125 Meninggal dan 467 Luka-luka

Polri menyampaikan, korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, mencapai 125 orang meninggal dan 465 orang luka-luka.

NEWS | 4 Oktober 2022

Hujan Deras Sejumlah Jalan di DKI Tergenang, Cek Lokasinya

BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak tujuh ruas jalan tergenang dengan ketinggian sekitar 20 cm hingga 45 cm akibat hujan deras.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Tangerang Waspada, Sungai Cisadane Kondisi Siaga 3

Warga Tangerang diminta waspada mengingat hujan lebat merata di kawasan Bogor mengakibatkan aliran Sungai Cisadane siaga 3.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Minyak Makan Merah Raih SNI, Menkop UKM: Tak Perlu Ragu Lagi

Minyak Makan Merah Raih SNI, Menkop UKM: Tak Perlu Ragu Lagi

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings