Logo BeritaSatu

Suap Penanganan Perkara, KPK Imbau Hakim Agung MA Kooperatif

Jumat, 23 September 2022 | 05:21 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati menjadi salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara. Dia ikut terseret dalam kasus hukum berdasarkan perkembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) baru-baru ini.

Hanya saja, Sudrajad bukan termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Terkait hal itu, KPK mengimbau agar Sudrajad kooperatif memenuhi panggilan KPK.

Advertisement

Ketua KPK Firli Bahuri menerangkan, KPK mengamankan delapan orang dalam OTT yang berlangsung pada Rabu (21/9/2022) di Jakarta dan Semarang. Mereka yakni PNS pada Kepaniteraan MA, Desy Yustria dan Muhajir Habibie; panitera MA, Edi Wibowo; PNS MA, Albasri, Elly Tri, dan Nurmanto Akmal; serta pengacara, Yosep Parera dan Eko Suparno.

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan 10 tersangka yakni Hakim Agung pada MA, Sudrajad Dimyati; hakim yustisial atau panitera pengganti MA, Elly Tri Pangestu; PNS pada Kepaniteraan MA, Desy Yustria dan Muhajir Habibie; PNS MA, Redi dan Albasri; pengacara, Yosep Parera dan Eko Suparno; serta swasta atas nama Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

"KPK mengimbau dan memerintahkan berdasarkan undang-undang kepada semua pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka agar hadir secara kooperatif sebagai berikut, SD (Sudrajad Dimyati), RD (Redi), IDKS (Ivan Dwi Kusuma Sujanto) dan HT (Heryanto Tanaka),” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Tersangka Sudrajad, Desy, Elly Tri, Muhajir, Redi, dan Albasri sebagai penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf c atau huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sedangkan Heryanto, Yosep, Eko, dan Ivan Dwi sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Puluhan Warga Jatiwarna Laporkan Bripka Madih ke Propam Polda Metro Jaya

Anggota Provost Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Bripka Madih dilaporkan ke Bidang Propam Polda Metro Jaya oleh sejumlah warga Jatiwarna, Bekasi.

NEWS | 6 Februari 2023

Perhatikan Asupan Makanan untuk Cegah Risiko Diabetes Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat, temuan kasus diabetes anak meningkat hingga 70 kali lipat sejak tahun 2010.

NEWS | 6 Februari 2023

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadan jatuh pada Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.

NEWS | 6 Februari 2023

Sejarah Universitas Indonesia atau UI, Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2023

Universitas Indonesia atau UI adalah kampus terbaik di Indonesia versi Quacquarelli Symonds World University Ranking atau QS WUR 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

Fadli Zon Tak Tahu Anies Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Saat Pilkada DKI 2017

Fadli Zon mengaku tidak tahu soal utang Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar kepada Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

NEWS | 6 Februari 2023

Terjadi 18 Kali Gempa Susulan, Rumah Sakit di Suriah Kewalahan Tangani Korban

Sedikitnya terjadi 18 gempa susulan dengan kekuatan lebih dari M 4 telah dicatat setelah gempa dahsyat melanda Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, KBRI Ankara: 3 WNI Terluka

Gempa Turki, KBRI Ankara sejauh ini mengkonfirmasi belum ada WNI yang tewas akibat gempa berkekuatan M 7,8 tersebut.

NEWS | 6 Februari 2023

Update: Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki Jadi 521 Orang

Sebanyak 521 orang tewas di dua negara setelah gempa dahsyat berkekuatan (M) 7,8 SR mengguncang Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Jaksa Minta Chuck Putranto Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Brigadir J

Jaksa minta majelis hakim agar tetap menyatakan Chuck Putranto bersalah dalam kasus obstruction of justice kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, Korban Tewas Sudah Lebih 300 Orang

Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan dirasakan hingga Suriah telah menelan korban hingga 300 jiwa.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Puluhan Warga Jatiwarna Laporkan Bripka Madih ke Propam Polda Metro Jaya

Puluhan Warga Jatiwarna Laporkan Bripka Madih ke Propam Polda Metro Jaya

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE