Logo BeritaSatu

Dunia Tidak Akan Izinkan Putin Gunakan Senjata Nuklir

Jumat, 23 September 2022 | 07:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kyiv, Beritasatu.com- Dunia tidak akan mengizinkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggunakan senjata nuklir. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (21/9/2022), keyakinan itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam wawancara dengan televisi Jerman.

Pernyataan Zelensky menyusul presiden Rusia yang mengatakan Moskwa yang akan menggunakan segala cara untuk melindungi wilayahnya. Pada Rabu, Putin memerintahkan mobilisasi militer terbesar sejak Perang Dunia II. Perintah itu dikeluarkan setelah pasukan Ukraina memperoleh keuntungan spektakuler dalam serangan balasan yang diluncurkan beberapa minggu lalu.

Advertisement

“Saya tidak percaya dia [Putin] akan menggunakan senjata ini. Saya tidak berpikir dunia akan mengizinkan dia untuk menggunakan senjata-senjata ini," kata Zelensky dalam satu wawancara dengan saluran TV surat kabar Jerman Bild, mengacu pada senjata nuklir.

Pemimpin Ukraina itu mengatakan bahwa kemungkinan kecil untuk mengadakan pembicaraan dengan Putin untuk mengakhiri perang, menambahkan bahwa itu hanya bisa terjadi jika presiden Rusia menarik pasukannya dari negara itu.

Zelensky memperingatkan bahwa ketakutan oleh ancaman Putin akan mengundang Rusia untuk mencoba mengambil lebih banyak wilayah. Moskwa dan separatis menguasai petak besar wilayah timur laut Ukraina, yang merupakan sekitar 15 persen dari total wilayahnya.

Zelensky juga mengulangi seruan agar Jerman memasok senjata dan sistem pertahanan udara ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa itu diperlukan untuk menyelamatkan nyawa.

Para kritikus, termasuk duta besar Ukraina untuk Jerman, menuduh Berlin menyeret langkahnya untuk memberikan senjata berat ke Ukraina dan pada langkah-langkah lain yang dapat membantu Kyiv mengusir pasukan Rusia. Mereka mengatakan Berlin tidak menunjukkan kepemimpinan yang diharapkan dari kekuatan besar dan keragu-raguannya mengorbankan nyawa Ukraina.

Zelenskyy menekankan bahwa dia tidak menerima argumen pemerintah Jerman bahwa mereka tidak menyediakan tank untuk Ukraina karena tidak ingin "berjalan sendiri", karena sejauh ini tidak ada negara NATO yang memasoknya dengan tank tempur buatan Barat.

Sementara Berlin telah mengirim beberapa persenjataan ke Ukraina, sejauh ini menolak untuk mentransfer tank yang diminta oleh Kyiv. Kanselir Jerman Olaf Scholz telah menyatakan bahwa Jerman seharusnya tidak bertindak secara independen di bidang ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Korban Gempa Turki Lebih dari 3.800 hingga OJK Bakal Pangkas 600 BPR

Korban meninggal akibat gempa Turki lebih dari 3.800 orang menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Selasa (7/2/2023).

NEWS | 8 Februari 2023

BSKDN Bakal Bahas Aspirasi Publik Soal Pemerintahan Desa

BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal menggelar lokakarya untuk membahas aspirasi publik soal pemerintahan desa.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Muncul ke Publik Setelah 36 Hari, Kim Jong-un Minta Korut Bersiap Perang

Pemimpin Korut (Korea Utara) Kim Jong-un muncul di hadapan publik setelah tak terlihat di depan umum, yang menimbulkan spekulasi tentang kesehatannya.

NEWS | 8 Februari 2023

Gagal Ginjal Akut Kembali Terdeteksi, IDI: Monitoring Pemakaian Obat Harus Diperketat

Ketua Umum IDI mengatakan, kesadaran atas efek samping obat sirup merupakan hal yang penting untuk di monitor guna mencegah kasus gagal ginjal akut.

NASIONAL | 8 Februari 2023

MRCCC Siloam Minimalisasi Kesenjangan Perawatan Pasien Kanker

MRCCC Siloam Semanggi meminimalisasi kesenjangan perawatan pasien kanker serta menekankan kesetaraan pasien dalam mendapatkan pelayanan medis.

NASIONAL | 7 Februari 2023

510 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Keracunan Makanan

Tim kesehatan Puskesmas Wagir mendapat laporan banyak mahasiswa yang mengalami diare saat berada di lokasi perkemahan.

NEWS | 7 Februari 2023

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Pelabuhan Iskenderun Turki Terbakar Pascagempa, Operasional Dihentikan

Puluhan kontainer kargo terbakar sejak Senin (6/2/2023) petang hingga Selasa (7/2/2023) di kota pelabuhan Iskenderun yang dilanda gempa dahsyat.

NEWS | 8 Februari 2023

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Kirim Sampel ke BPOM

Bareskrim Polri mengirimkan sampel ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dua kasus baru gagal ginjal akut yang ditemukan di DKI Jakarta.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Ibunya Tewas, Bayi Baru Lahir Selamat dari Puing-puing Gempa Dahsyat

Keajaiban setelah bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi selamat dari puing-puing akibat gempa dahsyat di sebuah rumah di Suriah utara.

INTERNASIONAL | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Artis Pendatang Baru, Lee Ha Eum Gabung Starhaus Entertainment

Artis Pendatang Baru, Lee Ha Eum Gabung Starhaus Entertainment

LIFESTYLE | 26 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE