Logo BeritaSatu

KPK Duga PNS Kepaniteraan MA Kerap Terima Suap dari Pihak Berperkara

Jumat, 23 September 2022 | 09:16 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara yakni PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung (MA), Desy Yustria. Desy diduga kerap menerima suap dari kalangan yang tengah berperkara di MA.

“KPK menduga DY (Desy Yustria) dan kawan-kawan juga menerima pemberian lain dari pihak-pihak yang berperkara di Mahkamah Agung,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Perbuatan korupsi Desy itu diduga turut melibatkan PNS pada Kepaniteraan MA, Muhajir Habibie; hakim yudisial, Elly Tri Pangestu; serta dua PNS MA, Redi dan Albasri. Terungkap pula, Desy diduga juga merupakan perantara bagi hakim agung pada MA Sudrajad Dimyati dalam menerima uang dari pihak-pihak yang mengurus perkara di MA.

Namun demikian, Firli tidak menjelaskan lebih lanjut soal perkara tersebut. Dia hanya menekankan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman,

“Hal ini akan didalami lebih lanjut oleh tim penyidik,” tutur Firli.

Diketahui, KPK menetapkan 10 tersangka di kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di MA. Mereka yakni Hakim Agung pada MA, Sudrajad Dimyati; hakim yustisial atau panitera pengganti MA, Elly Tri Pangestu; PNS pada Kepaniteraan MA, Desy Yustria dan Muhajir Habibie; PNS MA, Redi dan Albasri; pengacara, Yosep Parera dan Eko Suparno; serta swasta atas nama Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

Tersangka Sudrajad, Desy, Elly Tri, Muhajir, Redi, dan Albasri sebagai penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf c atau huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sedangkan Heryanto, Yosep, Eko, dan Ivan Dwi sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perwira TNI AL Bawakan Lagu Karya Bung Karno, Megawati Ikut Menari

Saat para perwira TNI di Seskoal membawakan tari dan lagu "Bersuka Ria" karya Bung Karno, Megawati tak kuasa ikut menari bersama.

NEWS | 4 Oktober 2022

Megawati: Bangun Kekuatan Pertahanan Berdasarkan Geopolitik

Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi ajak Panglima TNI dan para kepala staf untuk bahas kekuatan pertahanan berdasarkan geopolitik.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 29 Saksi dan 6 CCTV di Stadion

Materi pemeriksaan terhadap 29 saksi tragedi Kanjuruhan yaitu seperti persiapan penyelenggaraan laga, pengamanan maupun rencana kontijensi dan emergency.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus KDRT, Lesti Kejora Alami Sejumlah Luka Lebam

Lesti Kejora mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya, akibat aksi kekerasan yang dilakukan suaminya, Rizky Billar. 

NEWS | 4 Oktober 2022

Update Covid-19: Stabil, Kasus Baru Hari Ini 1.851

Dengan tambahan 1.852 kasus baru maka total kasus Covid-19 sampai hari ini tercatat 6.437.750.

NEWS | 4 Oktober 2022

Polri: Tragedi Kanjuruhan, 125 Meninggal dan 467 Luka-luka

Polri menyampaikan, korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, mencapai 125 orang meninggal dan 465 orang luka-luka.

NEWS | 4 Oktober 2022

Hujan Deras Sejumlah Jalan di DKI Tergenang, Cek Lokasinya

BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak tujuh ruas jalan tergenang dengan ketinggian sekitar 20 cm hingga 45 cm akibat hujan deras.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Tangerang Waspada, Sungai Cisadane Kondisi Siaga 3

Warga Tangerang diminta waspada mengingat hujan lebat merata di kawasan Bogor mengakibatkan aliran Sungai Cisadane siaga 3.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat: Jangan Saling Menyalahkan dalam Tragedi Kanjuruhan

Direktur IPI Karyono Wibowo meminta publik tidak saling menyalahkan dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang.

NEWS | 4 Oktober 2022

Jakarta Hujan Deras, Katulampa Bogor Masih Normal

Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur wilayah Jakarta namun tinggi muka air Ciliwung di Bendung Katulampa Bogor masih normal 30 cm.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Hakim Agung Sudrajad, KPK Tahan Debitur Koperasi Intidana

Kasus Hakim Agung Sudrajad, KPK Tahan Debitur Koperasi Intidana

NEWS | 25 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings