Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Jadi Sasaran SBY soal Tuduhan Pemilu 2024 Curang

Jumat, 23 September 2022 | 13:19 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM
Hasto Kristiyanto.

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sasaran dari tuduhan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal indikasi kecurangan pada Pemilu 2024.

"Karena Pak Presiden Jokowi-lah yang menjadi sasaran dari Pak SBY," ujar Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Hasto menegaskan pernyataan SBY harus diluruskan karena Presiden Jokowi merupakan kader terbaik PDIP yang tidak mungkin mencoreng dirinya dengan merancang kecurangan di pesta demokrasi.

"Sehingga ketika Pak SBY menyampaikan saya melihat, saya mendengar, dan kemudian bertanya dalam forum terpenting itu wakil bukan mencederai rakyat, bukan jahat, bukan itu kan suatu pernyataan yang harus kami respons," tandas dia.

Karena itu, Hasto pun merespons pernyataan SBY dengan memaparkan dugaan kecurangan masif pada Pemilu 2009 lalu dengan data-data. Dugaan kecurangan tersebut, kata Hasto, yang menjelaskan soal kenaikan suara Partai Demokrat 300% dari Pemilu 2004.

Sebelumnya, SBY menyatakan kesiapannya turun gunung karena adanya tanda-tanda kecurangan pada Pemilu 2024. Menurut SBY, ada upaya untuk mengatur pemilihan presiden (pilpres) hanya diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Hal ini disampaikan SBY dalam video yang diunggah akun Tiktok @pdemokrat.sumut sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Sabtu (17/9/2022). Video tersebut kemungkinan besar diambil pada saat acara Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis-Jumat (15-16 September 2022).

"Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," ujar SBY.

"Konon akan diatur dalam pemilihan presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," kata SBY menambahkan yang disambut sorak sorai para kader Partai Demokrat yang hadir di acara tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI