Logo BeritaSatu

Kritik Capaian Infrastruktur Jokowi, AHY Dinilai Bunuh Diri Politik

Sabtu, 24 September 2022 | 19:42 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY melakukan bunuh diri politik ketika mengkritik dan membandingkan pembangunan infrastruktur rezim Joko Widodo (Jokowi) dengan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini mengingat capaian infrastruktur merupakan salah satu faktor yang membuat tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi masih tinggi.

"Ketika AHY menyerang infrastruktur era Jokowi semacam bunuh diri politik. Karena satu-satunya yang menjadi parameter kepuasan publik terhadap Jokowi hari ini itu adalah soal infrastruktur," ujar Adi dalam diskusi bertajuk "Perang Klaim Infrastruktur dan Tudingan Pemilu Curang 2024" di D'Hotel Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta, Sabtu (24/9/2022).

Adi menilai AHY sebenarnya ingin menusuk langsung pada kekuatan politik dan andalan Jokowi, yakni infrastruktur. Namun, kata dia, sayangnya, yang ditusuk jauh lebih kuat sehingga terjadi serangan balik yang tidak bisa lagi diantisipasi oleh AHY dan Partai Demokrat.

"Sebenarnya kalau saya membaca AHY dan Demokrat itu ingin menusuk jantung kekuatan politik dan andalan Jokowi, infrastruktur, cuma problemnya yang ditusuk itu jauh lebih perkasa lebih kuat, jadi ketika diserang balik dia tidak bisa menjawab apa pun," tegasnya.

Apalagi, kata Adi, data-data soal perbandingan capaian pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan tol, bandara, bendungan, dan sarana transportasi sangat mudah diperoleh dan dibuat perbandingannya. Menurut dia, rakyat merasa jauh berbeda capaian infrastruktur pada 7 tahun Jokowi dengan 10 tahun pemerintahan SBY.

"Sebenarnya kita senang Demokrat itu mulai tampil ke depan dan kritis, minimal ada perimbangan secara politik. Tetapi ketika klaim-klaim dan tuduhannya itu tidak bisa diukur, itu justru blunder dan jadi serangan balik yang tidak bisa dibantah," kata Adi.

Padahal, kata Adi, AHY masih bisa mengkritisi Jokowi pada isu lain yang bisa dipandang sebagai titik lemah Jokowi, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan kenaikan harga BBM bersubsidi. Menurut Adi, perlu hati-hati mengkritik Jokowi pada isu infrastruktur dan bantuan sosial.

"Kekuatan Jokowi itu kan pada pembangunan infrastruktur dan itu dirasakan langsung masyarakat dan bantuan sosial sehingga perlu mengkritik di bagian itu," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kuncie Rilis Bootcamp Tech Quality Assurance,Cetak Talenta di Bidang Teknologi

Kedua program bootcamp Kuncie didedikasikan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan industri terhadap talenta-talenta berkualitas di bidang teknologi.

NEWS | 9 Desember 2022

Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Temukan Kandungan Obat Kanker pada Jenazah

Kasus satu keluarga tewas di Kalideres dihentikan. Polisi menemukan kandungan obat kanker pada salah satu jenazah.

NEWS | 9 Desember 2022

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus 1 Keluarga Tewas di Kalideres Dihentikan

Tidak ada unsur tindak pidana, penyelidikan kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dihentikan oleh polisi.

NEWS | 9 Desember 2022

Jokowi Ungkap Momen Haru Kaesang Jalani Siraman dan Sungkeman

Prosesi upacara adat Jawa sungkeman serta siraman putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep menjadi momen bahagia bagi pihak keluarga.

NEWS | 9 Desember 2022

Undangan Tanpa Barcode, Raffi Khawatir Tak Bisa Masuk ke Pernikahan Kaesang

Raffi Ahmad khawatir tidak bisa masuk ke acara pernikahan Kaesang dan Erina, karena undangannya tanpa barcode.

NEWS | 9 Desember 2022

KSP Ingatkan Potensi El Nino yang Bisa Gagalkan Panen

Moeldoko mengingatkan mengenai potensi munculnya anomali cuaca El Nino pada 2023 yang bisa menyebabkan kebakaran dan kegagalan panen.

NEWS | 9 Desember 2022

KPK Telah Tahan 1.479 Tersangka, 319 di Antaranya Wakil Rakyat

KPK telah menahan 1.479 tersangka sejak 2004. Dari 1.479 itu, sebanyak 319 di antaranya wakil rakyat, baik DPR maupun DPRD.

NEWS | 9 Desember 2022

Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak, 6 Orang Terjebak di Kedalaman 200 M

Enam pekerja terjebak di dalam lubang tambang di Sawahlunto dengan kedalaman 200 meter. Enam orang lainnya dinyatakan meninggal.

NEWS | 9 Desember 2022

Jadi Wali Nikah Erina-Kaesang, Ini Profil Allen Adam Gudono

Allen Adam Rinaldy Gudono menjadi wali nikah lantaran ayahanda Erina (Alm) Prof Mohammad Gudono telah tiada.

NEWS | 10 Desember 2022

Pernikahan Kaesang dengan Erina, Menteri Basuki Akan Jadi Saksi

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bakal menjadi saksi pada pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

NEWS | 9 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Temukan Kandungan Obat Kanker pada Jenazah

Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Temukan Kandungan Obat Kanker pada Jenazah

NEWS | 19 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE