Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Swedia Catat Tahun Kekerasan Senjata Paling Mematikan

Minggu, 25 September 2022 | 10:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Ilustrasi penembakan

Stockholm, Beritasatu.com- Swedia mencatat tahun kekerasan senjata paling mematikan. Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (23/9/2022), 48 orang sejauh ini telah ditembak mati di Swedia tahun 2022.

Pada Jumat, Otoritas Kepolisian Swedia menjadikan 2022 tahun paling mematikan di negara itu sejak 2016. Rekor tahunan sebelumnya ditetapkan pada tahun 2020, ketika 47 orang meninggal karena cedera terkait senjata.

Dalam beberapa tahun terakhir, penembakan paling fatal terjadi di wilayah Stockholm. Otoritas Kepolisian mengatakan kepada harian Swedia Dagens Nyheter (DN) pada Agustus bahwa situasinya "sangat serius, terutama di Stockholm, karena banyak konflik kriminal paling serius terjadi di sana.

Pihak kepolisian sedang mengatakan sedang bekerja untuk meningkatkan kesiapsiagaannya untuk mencegah kekerasan berat dan kejahatan geng.

"Terlepas dari kenyataan bahwa kami telah melakukan investasi terbesar dalam sejarah dalam penegakan hukum dan memiliki lebih banyak petugas polisi daripada sebelumnya, dan meskipun ada rekor jumlah penjahat yang ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara yang lama, penembakan terus berlanjut," kata Menteri Kehakiman dan Dalam Negeri Urusan Morgan Johansson.

Menurut Johansson, penembakan terus berlanjut karena untuk setiap pelaku yang ditangkap, setidaknya ada satu orang lagi yang siap mengisi posisi yang menjadi kosong.

Satu laporan yang dipresentasikan oleh Dewan Nasional Swedia untuk Pencegahan Kejahatan musim semi lalu menunjukkan bahwa Swedia adalah satu-satunya di antara 22 negara yang dibandingkan di Eropa, tempat tren penembakan fatal terus meningkat.

Peningkatan penembakan fatal di Swedia dimulai pada pertengahan 2000-an, tetapi peningkatan tersebut mendapatkan momentum baru pada tahun 2013 dan terus berlanjut.

Menurut laporan itu, delapan dari sepuluh penembakan fatal di Swedia terjadi di lingkungan geng. Otoritas Kepolisian mengidentifikasi 61 daerah di negara itu yang "sangat rentan" terhadap kejahatan jalanan dan perdagangan narkoba.

Kejahatan dan kekerasan senjata menjadi agenda utama dalam pemilihan umum Swedia baru-baru ini. Politisi dari semua partai besar berjanji untuk mengatasi tingkat kejahatan yang melonjak. Pemilihan tersebut melihat Demokrat Swedia yang anti-imigrasi sayap kanan menjadi partai terbesar kedua di negara itu dengan lebih dari 20 persen dukungan rakyat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI