Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

Minggu, 25 September 2022 | 10:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Orang-orang berlutut ketika tentara Ukraina membawa peti mati prajurit Ukraina Vasyl Sushchuk, Andriy Bilyy dan Vitaly Borysyuk, terbunuh saat invasi Rusia ke Ukraina, selama upacara pemakaman di Gereja Saints Peter dan Paul Garrison, di kota Lviv, Ukraina barat, pada Jumat 29 Juli 2022. 

Kyiv, Beritasatu.com- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina kehilangan 50 tentara per hari. Seperti dilaporkan RT, Jumat (23/9/2022), Zelensky mengakui data itu bukan jumlah terakhir akibat invasi Rusia di Rusia. Zelensky mengklaim, bagaimanapun, bahwa pihak Rusia kalah beberapa kali lebih banyak.

Berbicara kepada outlet berita Prancis sebagai bagian dari program “Face a Zelensky”, pemimpin Ukraina mengatakan bahwa Kyiv memiliki perkiraan korban harian yang diderita oleh tentara Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Moskwa. Namun Zelensky mencatat bahwa angka-angka ini tidak sepenuhnya akurat.

“Jumlahnya sekitar 50 orang per hari. Tapi ini bukan angka pasti, karena kami tidak tahu berapa banyak tentara atau warga sipil yang tersisa di wilayah [yang dikuasai Rusia],” katanya.

Zelensky kemudian mengklaim bahwa ada "lima kali lebih sedikit" korban militer Ukraina daripada yang Rusia. Lebih lanjut,dia menguraikan bahwa posisi militer Ukraina bukanlah untuk menyebutkan jumlah pasti prajurit Ukraina yang tewas atau terluka. Zelensky mencatat bahwa semua pihak harus berhati-hati dengan jumlahnya, karena berbicara tentang kehidupan manusia.

Pernyataan Zelensky muncul setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada Rabu (21/9) bahwa pasukan Rusia telah kehilangan hampir 6.000 tentara sejak Moskwa melancarkan serangan militernya di Ukraina.

Namun, Menteri Pertahanan Sergey Shoigu mengklaim bahwa kerugian di pihak Ukraina sepuluh kali lebih tinggi, dengan perkiraan 61.000 tentara tewas dan lebih dari 49.000 terluka.

“Awalnya Angkatan Bersenjata Ukraina berjumlah antara 201.000 hingga 202.000 orang, dan sejak itu mereka menderita kerugian sekitar 100.000,” kata menteri.

Shoigu menambahkan bahwa pasukan Rusia dan milisi Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk juga dilaporkan telah melenyapkan lebih dari 2.000 "tentara bayaran" yang berperang untuk Kyiv. Rusia meninggalkan lebih dari 1.000 orang asing masih berada di jajaran militer Ukraina.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI