Logo BeritaSatu

Menlu Pakistan Minta Taliban Tidak Menindas Kaum Perempuan

Minggu, 25 September 2022 | 13:41 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Pakistan Bilawal Bhutto Zardari memperingatkan Taliban agar tidak mengejar kebijakan yang menindas terhadap kaum perempuan. Seperti dilaporkan Newsweek, Jumat (23/9/2022), peringatan itu disampaikan di tengah kecaman internasional atas pembatasan terhadap pendidikan perempuan di negara tetangga Afghanistan.

"Saya pikir pemerintah di Afghanistan akan segera menemukan bahwa tidak bijaksana untuk berperang dengan perempuan di negara Anda sendiri," kata Menteri Luar Negeri Pakistan Bilawal Bhutto Zardari, Jumat.

Zadari menanggapi pertanyaan pada konferensi pers di sela-sela pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

"Dan wanita Afghanistan benar-benar wanita pemberani dan tangguh. Mereka harus terlalu berani terlalu lama. Tapi jujur, ini adalah topik yang tidak boleh kami tinggalkan. Ini adalah sesuatu yang secara konsisten kami libatkan dengan rezim sementara Afghanistan,” tambahnya.

Memperhatikan bahwa ada akses terbatas ke pendidikan bagi perempuan pada tingkat tertentu, Bhutto Zardari mengatakan Pakistan mencari akses universal di Afghanistan.

"Meskipun ada akses ke pendidikan perempuan di tingkat dasar, atau di tingkat tersier, pendidikan terpisah. Kami berharap untuk melihat hari di mana pendidikan menengah juga diperbolehkan untuk perempuan dan anak perempuan di Afghanistan,” katanya.

Sementara banyak tekanan terhadap praktik Taliban datang dari negara-negara Barat, Bhutto Zardari bersikeras bahwa hal itu bukan masalah bagi Barat.

"Ini bukan masalah bagi Amerika, bagi Inggris, bagi Uni Eropa. Ini adalah masalah bagi dunia Islam dan wanita Muslim di seluruh dunia Islam yang telah diberikan hak-hak mereka oleh agama mereka, dan kita tidak boleh berkompromi dengan hak-hak mereka," tambahnya.

Bhutto Zardari telah membuat gelombang sebagai menteri luar negeri termuda Pakistan dan yang terbaru untuk bangkit dari keluarga politik berpengaruh yang mencakup perdana menteri dan presiden di kedua sisi.

Sang ibunda, mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto, menjadi pemimpin wanita pertama di dunia Muslim dan menjabat dua kali berturut-turut pada 1980-an dan 90-an.

Benazir Bhutto dibunuh pada tahun 2007, meninggalkan putranya yang saat itu berusia 19 tahun untuk memimpin Partai Rakyat Pakistan yang kuat, dan suaminya menjabat sebagai presiden setelah pemilihan diadakan pada tahun berikutnya.

Bhutto Zardari dilantik sebagai menteri luar negeri pada bulan April tahun ini setelah Perdana Menteri Shahbaz Sharif terpilih setelah mosi tidak percaya yang menggulingkan mantan perdana menteri Imran Khan.

Dampak dari kerusuhan politik ini terus bergema di seluruh Pakistan hari ini, bahkan ketika kira-kira sepertiga dari negara itu dilanda banjir dahsyat bulan lalu yang telah menelantarkan hingga 33 juta orang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bawaslu: Ada Dugaan Pelanggaran Verifikasi Faktual di Sulbar

Bawaslu mengungkap ada dugaan pelanggaran verfikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik (parpol) di Sulawesi Barat (Sulbar).

NEWS | 27 November 2022

Gempa Cianjur, BNPB Fokus Penanganan Pengungsi dan Distribusi Logistik

BNPB memastikan masih akan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban gempa Cianjur yang hingga hari ini belum ditemukan.

NEWS | 27 November 2022

Brigade: Jokowi di Hati, Ganjar Pranowo Dinanti

Barisan Ganjar Terdepan (Brigade) memekikkan tagline perjuangan Jokowi di Hati, Ganjar Pranowo Dinanti saat deklarasi dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

NEWS | 27 November 2022

Puluhan Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Booster Kedua

Puluhan warga lanjut usia (lansia) antusias mengikuti vaksinasi booster kedua yang diselenggarakan Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 November 2022

Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi, Brigade Siap Menangkan Ganjar

Barisan Ganjar Terdepan (Brigade) mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 karena dinilai layak melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi.

NEWS | 27 November 2022

Brigade Deklarasi Serentak Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Relawan Barisan Ganjar Terdepan (Brigade) mendeklarasikan dukungan mereka kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

NEWS | 27 November 2022

Jerat Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Tegaskan Tak Langgar Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak melanggar hukum ketika menjerat Hakim Agung MA, Gazalba Saleh sebagai tersangka kasus dugaan suap.

NEWS | 27 November 2022

Anak-anak Korban Gempa Cianjur Mendapatkan Trauma Healing

Anak anak korban gempa Cianjur di tenda pengungsian di Lapang Prawatasari, Joglo, Kecamatan Cianjur Kota mendapatkan trauma healing dari tim relawan Baznas.

NEWS | 27 November 2022

Samsudin Bacakan Dongeng untuk Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Relawan dari Jurnalis Mancing Indonesia (JMI) Peduli, Samsudin membacakan dongeng untuk anak-anak korban gempa Cianjur.

NEWS | 27 November 2022

Barisan Ganjar Terdepan Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Barisan Ganjar Terdepan (Brigade), relawan Ganjar Pranowo mengumpulkan donasi untuk korban gempa Cianjur. 

NEWS | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolda Jabar Bakal Proses Hukum Pencopot Label Gereja di Posko Gempa Cianjur

Kapolda Jabar Bakal Proses Hukum Pencopot Label Gereja di Posko Gempa Cianjur

NEWS | 16 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE