Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Prabowo Temui 9 Kiai Sepuh NU di Jateng, Ini Kata M Qodari

Minggu, 25 September 2022 | 15:12 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM
M Qodari.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan silaturahmi atau sowan dengan 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (24/9/2022). Api didirikan oleh KH Chudlori yang kini diasuh oleh KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, kunjungan Prabowo tersebut merupakan arah baru untuk mempertahankan dukungan dari basis umat Islam, khususnya di kalangan NU.

Dulu, kata Qodari, Prabowo menggandeng kelompok PA 212 dan FPI saat maju pada Pilpres 2014 dan 2019, dan kini strateginya diubah mendekati umat Islam dari kalangan Islam tradisional khususnya warga nahdiyin.

“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju, kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan tokoh-tokoh Islam di PA 212 dengan FPI, tetapi pada hari ini kecenderungannya kepada tokoh-tokoh NU baik di Jawa tengah dan nanti juga kiai-kiai NU di wilayah-wilayah yang lain,” ujar Qodari, Minggu (25/9/2022).

Menurut Qodari, upaya yang dilakukan mantan Danjen Kopassus itu merupakan langkah yang tepat. Pasalnya NU merupakan organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia dengan jumlah pengikut sebanyak 30%-40% penduduk muslim di Tanah Air.

“Menurut saya, salah satu arah atau strategi baru yang penting dari Pak Prabowo bahwa Pak Prabowo itu tetap dekat atau mempertahankan basis Islam-nya tetapi arahnya lebih kepada Islam tradisional,” jelasnya.

“Dan ini menurut saya pilihan yang sangat benar, karena NU itu sebagai organisasi Islam pengikutnya paling banyak. Kalau survei dari dulu sampai sekarang konsisten lah survei itu nggak pernah di bawah 33% atau sepertiga dari Islam itu adalah NU bahkan bisa mencapai 40%. Jadi menurut saya ini bisa menjadi game changer untuk Pak Prabowo di 2024 yang akan datang,” imbuh Qodari.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan, ketika masih aktif menjadi TNI sering bersilaturahmi ke Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang saat masih dipimpin oleh ayah dari Gus Yusuf untuk meminta doa dari sang kiai sebelum berangkat bertempur menjalankan tugas.

"Karena itu kita datang ke kiai. Kita minta dulu, maaf, diberi doa. Bahkan kita minta di-mandiin oleh para kiai," kata Prabowo.

Kini setelah pensiun dari TNI, Prabowo mengaku tidak akan pernah lupa terhadap dunia pesantren dan akan terus mempertahankan silaturahmi yang telah lama terjalin dengan para kiai.

“Dalam rangka silaturahmi, waktu muda saya pernah ke sini, waktu almarhum bapaknya Gus Yusuf, sekarang saya merasa perlu melanjutkan tali silaturahim dan kekeluargaan ini," ungkap Prabowo.

Diketahui, Prabowo bertemu dengan 9 kiai sepuh berlatar belakang NU didampingi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, berdiskusi mengenai koalisi antara Gerindra dan PKB di Pilpres 2024 sekaligus meminta dan mendengarkan masukan dari 9 kiai sepuh.

Adapun 9 kiai sepuh NU tersebut yakni H Muhammad Zaim Ahmad (Rembang), KH Badawi Basyir (Kudus), KH Zaenal Arifin (Demak), KH Solahudin (Brebes), KH Khaidar (Temanggung), KH Nur Hidayat (Wonosobo), KH Solikhun (Magelang), KH Much Attabiq Baqir (Purworejo), KH Nasrul Arif Abdurrahman (Tegalrejo).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI