Logo BeritaSatu

Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Pemakaian Masker Masih Diperlukan

Senin, 26 September 2022 | 13:44 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah negara sudah mulai melonggarkan pembatasan aktivitas sosial menyusul terus melandainya kasus Covid-19. Seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan beberapa negara di Eropa lainnya yang telah mencabut kewajiban penggunaan masker di luar ruangan karena penyebaran virus corona yang sudah semakin terkendali.

Menanggapi hal ini, epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan pencabutan aturan penggunaan masker di beberapa negara bukan penanda pandemi Covid-19 telah berakhir. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mencabut atau menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir. Namun baru sebatas menyatakan akhir pandemi ada di depan mata.

"Protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker masih perlu diberlakukan sampai kualitas udara minim patogen. Kita jangan sampai abai dan justru merugikan diri sendiri, termasuk mengorbankan kelompok rawan lainnya seperti kelompok lansia dan komorbid," kata dr Dicky kepada Beritasatu.com, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, dengan memakai masker menjadi langkah proteksi diri dari adanya ancaman patogen yang menular melalui udara, apalagi diketahui kualitas udara yang buruk. Bahkan di luar negeri pun, ketika di dalam ruangan (rumah makan/restoran), seseorang mengambil makanan itu mengenakan masker.

Ketua Departemen Dokter Luar Negeri Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini menambahkan, jika nanti status pandemi sudah dicabut, penggunaan masker masih bisa tetap diperlukan. Namun penggunaannya tergantung pada kesadaran individu.

Misalnya orang yang sedang sakit seperti flu, maka perlu memakai masker. Selain itu, jika berada di tempat umum, di rumah sakit, di kantor saat banyak orang terkena flu, dan sebagainya maka seharusnya memakai masker sebagai langkah pencegahan agar tidak tertular penyakit.

Baca selanjutnya
"Apalagi saat ini kualitas udara di Indonesia secara umum sedang buruk. ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Capres 2024 Dibahas dalam Pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) 2024, turut dibahas dalam pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu.

NEWS | 30 November 2022

AHY Bertemu Pemimpin Politik dan Pemerintahan Australia

gus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu sejumlah pemimpin politik dan pemerintah Australia dalam rangkaian kunjungan di Sydney, Canberra dan Melbourne.

NEWS | 1 Desember 2022

Airlangga: Koalisi Indonesia Bersatu Masih Sangat Solid

Airlangga Hartarto menegaskan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bentukan Golkar, PAN dan PP masih solid.

NEWS | 30 November 2022

Alasan MK Beri Jeda 5 Tahun Eks Koruptor Maju Caleg

MK telah memutuskan bahwa mantan terpidana harus menunggu jangka waktu 5 tahun baru dapat maju sebagai caleg.

NEWS | 30 November 2022

Persaingan Prabowo dengan Anies Beri Efek Positif ke Ganjar

Persaingan antara figur Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan dapat memberi efek positif ke Ganjar Pranowo terkait Pilpres 2024.

NEWS | 30 November 2022

Malaysia Alami Kekurangan Telur, Warga Diminta Jangan Panik

Sejumlah daerah di Malaysia mengalami kekurangan telur, yang membuat pemerintah meminta warga jangan panik dan menimbun telur.

NEWS | 30 November 2022

Mendagri Ungkap Penyebab APBD Rp 278 T Mengendap di Bank

Mendagri Tito Karnavian mengimbau kepala daerah segera menggenjot realisasi belanja APBD dalam satu bulan ke depan.

NEWS | 30 November 2022

Gerindra Beri Catatan, Anies Belum Punya Tiket Pilpres 2024

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade memberi catatan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum punya tiket ke Pilpres 2024 mendatang.

NEWS | 30 November 2022

Ibarat Piala Dunia, Zulhas: Jangan Remehkan Partai Kecil

Zulkifli Hasan alias Zulhas mengibaratkan partai-partai kecil seperti tim sepak bola Arab Saudi dan Jepang yang bsia mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.

NEWS | 30 November 2022

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Tiongkok kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus mempercepat pembangunan nuklirnya.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menit Ke-58, Wahbi Khazri Bawa Tunisia Ungguli Prancis

Menit Ke-58, Wahbi Khazri Bawa Tunisia Ungguli Prancis

SEMESTA BOLA 2022 | 14 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE