Logo BeritaSatu

Jubir Lukas Enembe Tantang Mahfud soal Rp 1.000 T untuk Dana Otsus Papua

Senin, 26 September 2022 | 16:37 WIB
Oleh : Nugie Tangkepayung / FFS

Jayapura, Beritasatu.com - Muhammad Rivai Darus, juru bicara Gubernur Papua, Lukas Enembe menyayangkan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut sejak tahun 2001 hingga kini pemerintah pusat telah menggelontorkan dana otsus Papua sebesar Rp 1.000 triliun. Menurut Rivai, pernyataan tersebut tidak benar dan perlu pembuktian.

"Hari-hari ini saya pikir, proses hukum yang sedang dijalani oleh Bapak Lukas Enembe sedikit mengalami distorsi peristiwa. Api pemantik dari distorsi tersebut tentu datang dari konferensi pers yang dilakukan oleh Bapak Menkopolhukam," ujar Rivai lewat rilis yang diterima Beritasatu.com, Senin (26/9/2022).

Rivai mengaku pernyataan Mahfud MD tersebut tanpa dasar dan perlu pembuktian. Dengan demikian, pernyataan Mahfud tidak menimbulkan distorsi informasi di Papua.

"Saya membaca kembali pernyataan dari Pak Mahfud, Selain banyak media yang latah memberitakan informasi tersebut, kami perlu meluruskan bahwa data yang disampaikan berpotensi misinformasi. Perlu dijelaskan lebih spesifik oleh Bapak Mahfud soal rincian dana apa saja yang dimaksud, apabila perhitungan yang dilakukan hanya pada anggaran kepada Pemprov Papua, maka angka yang disebut oleh Bapak Mahfud jelas keliru dan tidak benar," beber Rivai.

Tak hanya itu, Rivai juga mempersoalkan pernyataan Mahfud yang menyebut rakyat Papua tidak mendapat apa-apa dari dana otsus yang digelontorkan pemerintah pusat. Menurutnya, pernyataan itu memantik emosi masyarakat Papua. Meski demikian, Rivai menyebut memerlukan waktu yang panjang untuk menjelaskan seluruh capaian kemajuan yang diraih Papua selama dipimpin Lukas Enembe dan gubernur sebelumnya.

“Itu adalah kalimat yang sungguh menyakitkan hati kami di sini. Kami meminta agar publik dapat periksa angka pertumbuhan ekonomi Papua dari tahun ke tahun, periksa juga indeks pembangunan manusia dari tahun ke tahun, periksa persentase jumlah penduduk miskin, semuanya memiliki progres yang signifikan," ungkapnya.

Dijabarkan Rivai, persentase penduduk miskin Papua pada 2001 mencapai 41,8% dan tahun ini berada di angka 26%. Angka itu masih tinggi apabila dibandingkan daerah lain.

"Tetapi kami meminta agar perubahan ini dilihat sebagai upaya semua pemimpin Papua selama ini dalam membangun daerah Papua," ujar Rivai.

Bagi Rivai, apa yang disampaikan oleh Mahfud telah menyudutkan Gubernur Lukas Enembe. Apalagi pernyataan tersebut disampaikan saat Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Praktik yang terjadi hari ini memperlihatkan bahwa ini bukan lagi hanya sekadar sebagai upaya kriminalisasi, melainkan ini sudah mengarah pada carracter assassination yang dilakukan secara struktur, sistematis dan masif oleh kelompok pemilik kekuasaan terutama oleh pihak yang berseberangan secara politis dengan beliau," kata Rivai.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

27 Instansi Serentak Serahkan Arsip Statisnya ke ANRI

Arsip statis yang diserahkan ke ANRI ini berasal dari kementerian, lembaga, badan usaha milik negara (BUMN), dan sejarawan Kalimantan Barat Syafarrudin Usman.

NEWS | 30 November 2022

Kementan: Stok Beras Sanggup Penuhi Kebutuhan Gudang Bulog

Kementan menegaskan stok beras di beberapa wilayah masih sanggup memenuhi kebutuhan beras untuk gudang Bulog.

NEWS | 30 November 2022

Anggota KIB Berdebat Bahas Kriteria Capres-Cawapres

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) telah membahas tentang kriteria calon presiden dan calon wakil presiden. 

NEWS | 1 Desember 2022

Banjir di Pati, Satu Orang Tewas

Hujan deras yang mengguyur wilayah Pegunungan Kendeng Utara, di Kabupaten Pati,, Jawa Tengah mengakibatkan 6 kecamatan terendam banjir.

NEWS | 1 Desember 2022

Top News, Mimpi Buruk Bharada E dan Sosok Perempuan Menangis di Rumah Sambo

Berita-berita seputar sidang pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J dan gempa Cianjur masih terpopuler di Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

NEWS | 1 Desember 2022

Telkom Telah Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 Miliar Pasca Gempa Cianjur

Bantuan itu terdiri dari dukungan sarana komunikasi pada posko juga sarana publik serta kompensasi pelanggan atas layanan yang terganggu pasca gempa.

NEWS | 30 November 2022

Telkom Sabet Gelar Global Best Practice - Sustainability di Taipei

Ajang bergengsi Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2022 menganugerahkan Best Practice Award (World Class) Great Practice of 2022 untuk PT Telkom.

NEWS | 30 November 2022

Korban Tewas Gempa Cianjur Jadi 328 Orang, 12 Masih Hilang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan, korban tewas gempa Cianjur menjadi 328 orang setelah ada penambahan 1 korban meninggal.

NEWS | 1 Desember 2022

Budaya Patriarki Jadi Alasan Catcalling Dinormalisasi

Banyak masyarakat Indonesia tidak menganggap catcalling sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual.

NEWS | 1 Desember 2022

Bharada E Sebut Ferdy Sambo Tertawa Saat Bercerita Salah Pakai Senjata

Bharada E alias Brigadir Richard Eliezer Pudihang Lumiu menyebut Ferdy Sambo tertawa saat bercerita salah pakai senjata.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ribuan Ikan Terdampar di Pesisir Jakarta Bukan Tanda Gempa

Ribuan Ikan Terdampar di Pesisir Jakarta Bukan Tanda Gempa

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE