Logo BeritaSatu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

Selasa, 27 September 2022 | 14:26 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Ketiak merupakan salah satu area tubuh yang paling mudah berkeringat. Saat ketiak basah, ini tak hanya bisa menyebabkan ketidaknyamanan, akan tetapi juga menurunkan kepercayaan diri seseorang. Adakah cara terbaik untuk mengatasi ketiak basah?

Ketiak basah yang berlebihan, bisa membuat tidak nyaman. Dalam beberapa kasus, seseorang dengan kondisi keringat berlebih mungkin memiliki gangguan hiperhidrosis. Hiperhidrosis menyebabkan seseorang mengeluarkan banyak keringat di beberapa bagian tubuh, termasuk di ketiak, telapak tangan, telapak kaki, dan lain-lain.

Melansir dari Healthline, ada beberapa pengobatan atau perawatan yang bisa menjadi cara terbaik mengatasi ketiak basah, seperti:

Menggunakan antiperspiran
Penggunaan deodoran bisa meninggalkan noda kuning di baju, khususnya di area ketiak. Selain itu, deodoran mungkin bisa membantu mengatasi bau ketiak, namun untuk mengurangi produksi keringat di area ketiak, deodoran belum bisa bekerja dengan maksimal.

Alih-alih deodoran, antiperspiran dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau badan, dan secara aktif menghalangi kelenjar keringat untuk memproduksi keringat ketiak secara berlebih. Penggunaan antiperspiran pada ketiak, bisa membantu mengatasi ketidaknyamanan akibat ketiak basah.

Akan tetapi, beberapa orang juga mengeluhkan bahwa antiperspiran yang banyak beredar di pasaran, masih belum cukup untuk mengatasi ketiak basah yang mereka alami. Jika hal ini terjadi pada diri Anda, maka cobalah untuk menggunakan antiperspiran yang lebih kuat, dengan jumlah aluminium klorida yang lebih tinggi, dan memiliki kandungan bahan aktif sekitar 13 persen.

Cara menggunakan antiperspiran yang tepat juga menentukan seberapa efektif antiperspiran akan bekerja. Berikut beberapa tips agar antiperspiran yang Anda gunakan bisa berfungsi lebih optimal:

  • Oleskan antiperspiran hanya pada kulit yang kering dan bersih, jangan oleskan antiperspiran pada ketiak yang sudah bekeringat atau ketiak yang masih lembap setelah mandi.
  • Gunakan antiperspiran di malam hari, terutama setelah mandi, saat tubuh memiliki suhu yang paling dingin. Ini memungkinkan bahan aktif dalam antiperspiran bekerja dengan baik dan memberikan efek yang optimal.
  • Rutinlah menghilangkan rambut ketiak, karena rambut ketiak dapat menghalangi antiperspiran dalam melakukan tugasnya secara optimal. Akan tetapi, hindari menggunakan antiperspiran tepat setelah bercukur, karena antiperspiran bisa mengiritasi kulit ketiak yang baru saja dicukur.
  • Sabarlah menunggu antiperspiran bekerja dengan optimal. Paling tidak, dibutuhkan waktu hingga 4 hari, hingga Anda bisa melihat dampak yang diberikan oleh antiperspiran terhadap ketiak Anda.

Berikan jeda setelah mandi dan berpakaian
Setelah selesai mandi, pastikan untuk mengeringkan tubuh Anda hingga benar-benar kering, baru kemudian Anda bisa memakai baju. Ini sangat penting untuk diperhatikan, terutama jika Anda mandi dengan air panas dan tinggal dalam lingkungan dengan iklim yang panas dan lembap.

Membiarkan tubuh hingga kering sebelum mengenakan pakaian, dapat membantu mencegah ketiak basah setelah mandi.

Hilangkan rambut ketiak secara berkala
Rutin menghilangkan rambut ketiak bisa mengurangi keringat berlebih yang menyebabkan ketiak basah. Rambut bisa menahan kelembapan, sehingga membiarkan rambut ketiak tetap panjang bisa menyebabkan ketiak basah.

Jika ketiak basah telah menjadi masalah utama Anda, maka menghilangkan rambut ketiak baik dengan cara dicukur, dicabut, atau waxing, penting untuk dilakukan. Selain mengurangi keringat berlebih, menghilangkan rambut ketiak secara berkala juga dapat mencegah dan mengurangi bau ketiak.

Jaga tubuh tetap terhidrasi
Minum lebih banyak air dan mengonsumsi makanan dengan kandungan air yang tinggi, dapat menjaga suhu tubuh tetap rendah, sehingga mampu mencegah keringat berlebih di ketiak.

Kenakan pakaian yang longgar dan dapat menyerap keringat
Mengenakan pakaian yang ketat, terutama di area ketiak, dapat menyebabkan ketiak basah. Terlebih jika Anda memakai baju dengan bahan yang tidak dapat menyerap keringat. Pakailah baju atau pakaian yang longgar, terutama di area ketiak. Tak hanya itu, pilihlah pakaian berbahan dasar katun, yang lebih mudah menyerap keringat.

Hindari konsumsi makanan yang memicu keringat
Tahukah Anda bahwa apa yang Anda makan memengaruhi seberapa banyak Anda akan berkeringat? Beberapa makanan bisa menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak keringat, sehingga kondisi ketiak basah akan sulit dihindari.

Jika Anda merasa selama ini Anda kerap berkeringat hingga menyebabkan ketiak basah, maka mengurangi atau bahkan menghindari beberapa makanan yang dapat memicu produksi keringat berlebih dapat membantu.

Beberapa makanan yang bisa memicu ketiak basah akibat produksi keringat berlebih adalah:

  • Makanan rendah serat
  • Makanan tinggi natrium
  • Makanan tinggi lemak
  • Makanan yang diproses
  • Alkohol
  • Bawang putih dan bawang bombay
  • Kafein
  • Makanan yang panas dan pedas
  • Es krim


Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Busana Sporty Jadi Tren Fashion Indonesia Pascapandemi

"Kalau saya lihat secara umum itu tren fashion di Indonesia sekarang lebih ke arah busana sporty," kata Ali Charisma.

LIFESTYLE | 4 Desember 2022

Funky Kebaya Lenny Agustin Terinspirasi Sosok Gusti Nurul

Perancang busana Lenny Agustin menghadirkan koleksi busana kebaya funky dalam perhelatan Spotlight Indonesia 2022.

LIFESTYLE | 4 Desember 2022

Pedagang Harap Pasren Asthana Kemang Makin Ramai Dikunjungi

Pedagang mengharapkan agar tempat hang out Pasren Asthana Kemang dapat semakin ramai dikunjungi lebih banyak masyarakat.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Awas, Risiko Terkena Tuberkulosis Lebih Besar bagi Perokok

Para perokok menghadapi risiko yang lebih besar untuk sakit serta mengalami kematian akibat tuberkulosis.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Moeldoko Pastikan Pernikahan Kaesang Sudah Siap Digelar

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono sudah siap untuk digelar.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Violent Night, Kisah Sinterklas Terjebak Penyanderaan

Bisa ditebak, film Violent Night memang antitesis dari persepsi orang tentang “Holy Night”.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

IDI: Serangan Jantung Bukan karena Faktor Usia

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengingatkan penyakit serangan jantung, seperti yang diduga dialami Ferry Mursyidan Baldan, bukan disebabkan oleh faktor usia.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Ada Kirab Pernikahan Kaesang dan Erina, Gibran: CFD Tetap Berjalan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan CFD di Kota Solo tetap berjalan meski ada arak-arakan atau kirab pernikahan Kaesang dan Erina. 

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Kaesang Pangarep Akan Jalani Tradisi Siraman dan Nyantri

Kaesang Pangarep akan menjalani tradisi siraman dan nyantri jelang pernikahannya dengan Erina Gudono, pada minggu depan.

LIFESTYLE | 2 Desember 2022

Cegah infeksi, Asosiasi Dokter Khitan Ajak Anak Peduli Kesehatan

Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (Asdoki) mengajak anak-anak Indonesia peduli akan kesehatan sejak dini.

LIFESTYLE | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas

Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE