Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pendidik Berperan Penting Membangkitkan Mentalitas Pemimpin

Selasa, 27 September 2022 | 16:35 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan kuliah umum bertema "Perspektif Pemikiran Bung Karno dalam Geopolitik dan Penerapan Nilai-nilai Pancasila" di Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Astha Hannas, Subang, Jawa Barat, Selasa, 27 September 2022.

Subang, Beritasatu.com - Para pendidik diharapkan ikut menyebarkan energi positif bagi seluruh bangsa dengan mendidik para siswa agar mempunyai mentalitas sebagai pemimpin.

Hal itu disampaikan pakar geopolitik Hasto Kristiyanto saat menyampaikan kuliah umum berjudul "Perspektif Pemikiran Bung Karno dalam Geopolitik dan Penerapan Nilai-nilai Pancasila" di Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Astha Hannas, Subang, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022).

Di tempat ini, Hasto Kristiyanto memberikan materi kepada 54 kepala sekolah SMA, SMK dan SLB se-provinsi Jambi.

Hasto yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP menginspirasi para kepala sekolah dengan menyebut bahwa tugas mereka sangat penting untuk menjadikan para siswa sebagai calon pemimpin Indonesia di masa mendatang. Para siswa akan menjadi pemimpin yang menjadikan Indonesia sebagai pemimpin bagi bangsa-bangsa di dunia.

Hasto memberi contoh kemampuan mengekspor pete dan jengkol ke luar negeri, yang mungkin dilihat hal sederhana, tetapi sebenarnya penting agar ke depan yang diekspor bukan bahan-bahan mentah. Ini contoh membangun kepemimpinan Indonesia di bidang kuliner.

"Force projection adalah ketika kita mengekspor pete dan jengkol ke Jepang. Ini menunjukkan bahwa bangsa kita mempunyai kemampuan untuk melakukan penetrasi pasar ke Jepang," ucap Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengatakan betapa pentingnya peran penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pentingnya peran pendidik dan kepala sekolah dalam memajukan Indonesia Raya dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Dari para pendidik dan kepala sekolah ini kita bisa mengubah Indonesia. Kita bisa mengubah Indonesia melalui pendidikan dan ini bisa dibuktikan oleh teori geopolitik Soekarno," ujar Hasto.

Pria asal Yogyakarta itu mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan semangat kepemimpinan (spirit of leadership). Bahkan, dia juga menyinggung soal mayoritas orang Indonesia yang mengalami kemerosotan drastis, termasuk disiplin yang paling elementer, yakni disiplin waktu.

Dikatakan Hasto, geopolitik penting karena mengajarkan ilmu kepemimpinan Indonesia bagi bangsa lain di dunia. Hasto pun menyebutkan peran Bung Karno dalam mendorong kemerdekaan sejumlah negara.

"Kalau saya bicara geopolitik Bung Karno, itu pada dasarnya kepemimpinan Indonesia. Kalau dalam dunia militer, kita melakukan force projection, suatu unjuk kekuatan di luar batas wilayah negeri," sebutnya.

Hasto pun mengaku beruntung bisa bertemu dengan para kepala sekolah yang diharapkan dapat menggelorakan semangat untuk melakukan penelitian kepada para siswa. Dengan cara itu, ujarnya, Indonesia akan menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa dunia sesuai dengan teori geopolitik Soekarno.

Pada kesempatan itu Hasto didampingi Ketua Dewan Pembina Revolusi Mental Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Ermaya Suradinata dan anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP Putra Nababan.

Sementara, Putra Nababan mengatakan, kuliah umum yang disampaikan Hasto Kristiyanto kepada para kepala sekolah itu memberikan perspektif pemikiran geopolitik Bung Karno dan Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap dunia, yang dampaknya masih terasa sampai sekarang.

“Para kepala sekolah ini memang harus terus dibangun pemahamannya, rasa kebanggaannya, atas geopolitik Bung Karno yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dengan terus menerapkan nilai-nilai Pancasila di berbagai belahan dunia,” kata Putra.

Menurut anggota DPR dari Komisi Pendidikan itu, paparan Hasto Kristiyanto sangat relevan untuk generasi muda. Apalagi, kampus revolusi mental fokus pada pembentukan karakter bangsa.

“Di kampus ini, anak-anak generasi Z tidak hanya belajar kurikulum umum, tetapi juga mendidik mereka untuk memiliki kepribadian dan karakter yang merupakan elemen terpenting dalam sosok seorang pemimpin,” ujar Putra.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI