Logo BeritaSatu

Mantan Panglima OPM Minta Lukas Enembe Penuhi Pemeriksaan KPK

Selasa, 27 September 2022 | 20:13 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JEM

Ia menambahkan Papua saat ini sedang dipimpin oleh orang-orang yang kurang peduli pada kesejahteraan rakyatnya. Karenanya, menurut Lambert sudah sepantasnya KPK memeriksa Lukas Enembe.

Advertisement

Menurutnya, tindakan tegas terhadap Lukas Enembe dan para pejabat daerah Papua yang korup tidak akan berdampak terhadap munculnya gejolak di wilayah Papua secara keseluruhan.

“Saat ini hanya lingkungan keluarga Lukas Enembe saja yang membela Lukas. Masyarakat lainnya sedang menunggu, apakah pemerintah bisa bertindak tegas terhadap Lukas Enembe, dan bagaimana Lukas Enembe dapat membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah,” kata Lambert.

Lambert menjelaskan tentang perbedaan OPM murni dan OPM buatan. Kalau OPM murni, menurut Lambert, memiliki visi dan misi untuk memperjuangkan Papua merdeka. Agendanya berbeda dengan OPM buatan.

“Kalau ada OPM di markas-markas yang angkat senjata tembak orang hanya karena gubernur, hanya karena seorang bupati, itu OPM buatan dia, dia yang kasih makan, supaya bisa tantang negara, karena dia punya pasukan,” tegas Lambert.




hal 2 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB mengungkap adanya peningkatan signifikan dalam budidaya opium di Myanmar, setelah junta militer mengambil alih kekuasaan.

NEWS | 27 Januari 2023

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023

PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

Secara umum, sebanyak 22 tower atau menara Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah selesai terbangun.

NEWS | 27 Januari 2023

Nikita Mirzani Segera Temui Calon Mertua di London

Artis Nikita Mirzani akan segera terbang ke London, Inggris. Tujuan Nikita Mirzani ke London, adalah menemui calon mertuanya.

NEWS | 27 Januari 2023

Dinilai Jadi Pemicu, Putri Candrawathi Bisa Dijatuhi Hukuman Lebih Berat

Putri Candrawathi dinilai sebagai sosok pemicu dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J sehingga bisa dijatuhi hukuman lebih berat.

NEWS | 26 Januari 2023

Tanah Longsor Timpa Rumah Warga di Jepara Jawa Tengah

Hujan lebat dengan intensitas yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

NEWS | 27 Januari 2023

Menangis, TKW Korban Penipuan Wowon Cs Cari 2 Sahabat

Hanna, seorang TKW (tenaga kerja wanita) mencari dua sahabatnya yang ditipu oleh tersangka kasus pembunuhan berantai Wowon cs.

NEWS | 26 Januari 2023

Plt Bupati Mimika Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat Rp 43 Miliar

Kejati Papua menetapkan Plt Bupati Mimika, Johannes Rettop sebagai tersangka dalam kasus pengadaan pesawat dan helikopter tahun anggaran 2015.

NEWS | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE