Logo BeritaSatu

Ricky Vinando Tantang Buktikan Harta Lukas Enembe dari Tambang Emas

Rabu, 28 September 2022 | 00:13 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Praktisi hukum dan pengacara Ricky Vinando menantang Stefanus Roy Rening, kuasa hukum Gubernur Papua, Lukas Enembe untuk membuktikan harta kliennya berasal dari tambang emas. Diketahui, Stefanus Roy Rening menyebut Lukas Enembe memiliki tambang emas di Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua dan perizinannya saat ini tengah dalam proses.

Pernyataan ini disampaikan terkait penetapan tersangka Lukas Enembe oleh KPK. Lembaga antikorupsi menduga Lukas Enembe menerima gratifikasi. Belakangan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dugaan transaksi senilai Sin$ 55 juta atau sekitar Rp 560 miliar ke kasino judi terkait Lukas Enembe.

Ricky Vinando menantang Stefanus membuka akta notaris tentang berita acara RUPS perusahaan tambang yang dimiliki Lukas Enembe. Hal tersebut untuk membuktikan pendapatan Lukas Enembe berasal dari pembagian dividen beberapa tahun Buku laporan keuangan. Tanpa bisa membuktikan berita acara RUPS tersebut, Ricky meminta Lukas Enembe dan kuasa hukumnya tidak mengeklaim soal tambang emas.

"Stefanus Roy Rening, Anda mengeklaim Lukas Enembe punya tambang emas. Satu-satunya cara agar anda dapat membuktikan ucapan anda Lukas Enembe punya tambang emas dan ada kaitan dengan ratusan miliar, adalah dengan akta notaris berita acara RUPST terutama mata acara rapat persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan yang memuat total pendapatan usaha perseroan dan laba bruto satu tahun buku. Jadi kalau ada bukti pendapatan Lukas Enembe besar karena sebagai pemegang saham pada perusahaannya, dibuka dong bukti itu, supaya selamat dari KPK, kan mau selamat dari KPK?," kata Ricky Vinando dalam keterangannya Selasa (27/09/2022).

Dikatakan, dalam berita acara RUPS, terdapat rincian pendapatan usaha selama satu tahun buku. Catatan tersebut berpengaruh terhadap besarnya jumlah dividen yang pernah diterima Lukas Enembe sebagai pemegang saham.

"Jika tambang itu ada, tetapi apakah benar ada tambang itu? Kalau hanya bicara punya tambang emas tetapi tak bisa membuktikan pernah adanya keuntungan besar perseroan yang sudah disetujui RUPST lalu berimbas Lukas Enembe dapat dividen yang besar jumlahnya karena besarnya pendapatan perusahaan dan persentase sahamnya, kuasa hukum tidak ada bukti ratusan miliar berasal dari hasil tambang emas. Kalau ada, buktikan pakai akta-akta itu. Jika tak bisa, maka sumber uang ratusan miliar tidak jelas dari mana," katanya.

Ricky menyatakan, kuasa hukum Lukas Enembe tidak menyinggung mengenai hal yang bisa menyakinkan mantan bupati Puncak Jaya itu memiliki tambang emas. Beberapa di antaranya, berapa banyak jumlah emas yang sudah dieksploitasi selama ini. dan potensi cadangan emas di tambang tersebut sesuai kajian geologi pada tahap eksplorasi yang dilakukan pada tahap awal pertambangan serta sampai tahun berapa potensi cadangan emas itu tetap tersedia.

Ricky menilai kuasa hukum Lukas Enembe hanya bicara soal tambang emas tanpa memberikan bukti ratusan miliar itu berasal dari tambang tersebut. Apalagi kuasa hukum Lukas Enembe mengatakan tambang emas masih diproses izinnya.

"Artinya jelas, kuasa hukum Lukas Enembe tidak bisa membuktikan ratusan miliar berasal dari tambang, karena izinnya belum ada," katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Hadirnya BLiMP ini merupakan hasil dari semangat kolaborasi "Merdeka Belajar" yang berhasil menyatukan banyak pihak di program Kedaireka.

NEWS | 6 Desember 2022

Apindo Kritik Penerapan Odol Tanpa Transisi

Apindo mengkritik penerapan kebijakan over dimension dan overload (Odol) untuk angkutan barang yang diberlakukan tanpa ada masa transisi

NEWS | 6 Desember 2022

5 Topnews: Sidang Ricky Rizal dan Sosok Calon Istri Kaesang Pangarep

Sidang Ricky Rizal dan juga sosok Erina Gundono yang akan dipersunting Kaesang Pangarep menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca.

NEWS | 6 Desember 2022

AJI Beberkan 17 Pasal Bermasalah dalam RKUHP yang akan Disahkan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) membeberkan 17 pasal bermasalah dalam draf RKUHP versi 30 November 2022.

NEWS | 6 Desember 2022

DPR Setujui RUU Perjanjian Indonesia-Singapura untuk Ekstradisi Buronan

Komisi III DPR RI menyetujui RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Singapura tentang Ekstradisi Buronan

NEWS | 6 Desember 2022

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE