Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Diberi Gelar Dada Ma Dopo Malomo oleh Sultan Ternate

Rabu, 28 September 2022 | 09:41 WIB
Oleh : Lennny Tristia Tambun, Sahrudin Nurdin / WM
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate, yaitu Dada Ma Dopo Malomo. Gelar tersebut diberikan Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah Sjah di Kedaton Sultan Ternate, Kota Ternate, Rabu, 28 September 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate, yaitu Dada Ma Dopo Malomo. Gelar tersebut diberikan Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah Sjah di Kedaton Sultan Ternate, Kota Ternate, Rabu (28/9/2022).

“Pagi hari ini saya mendapatkan gelar dari Kesultanan Ternate dari Sultan Hidayatullah Sjah, dengan gelar Dada Ma Dopo Malomo,” kata Jokowi seusai menerima gelar adat tersebut.

Menurutnya, pemberian gelar adat tersebut merupakan tradisi kearifan lokal yang harus terus dirawat dan dijaga. Karena itu, Jokowi memberikan apresiasi kepada Kesultanan Ternate karena telah menjaga serta merawat adat, tradisi, dan kearifan lokal.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Kesultanan Ternate menjaga, merawat adat, tradisi, kearifan lokal. Inilah yang sering saya sampaikan berkepribadian dalam berkebudayaan,” ujar Jokowi.

Gelar adat ini merupakan gelar adat kedua yang diterima Jokowi dalam sepekan ini. Ia menilai adat, tradisi, dan kearifan lokal yang ada di seluruh nusantara sangat penting untuk dijaga karena Indonesia adalah negara besar yang penuh dengan kearifan lokal serta kaya akan bermacam-macam adat dan tradisi.

“Inilah kebinekaan negara kita yang terus harus kita rawat dan kita jaga sebagai sebuah kekuatan. Perbedaan itu bukan memecah tapi mempersatukan,” terang Jokowi.

Sementara itu, Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Sjah menerangkan gelar Dada Ma Dopo Malomo memiliki makna sebagai pemimpin besar atau pemimpin sebuah negara besar.

“Dalam memimpin negara besar itu kearifan dan kebijaksanaan seorang pemimpin lebih dikedepankan,” jelas Hidayatullah Sjah.

Sebelum menerima gelar adat itu, lanjut Sultan Ternate, Presiden Jokowi juga telah dinobatkan sebagai Pangeran Kesultanan Ternate, dengan gelar Kaicil.

“Kaicil itu pangeran atau garis kesatu dari Sultan Ternate,” ungkap Hidayatullah Sjah.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mendapatkan gelar adat pada, Selasa (27/8). Jokowi dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Buton La Ode Muhammad Lakina Bhawaangi yi Nusantara dalam acara yang diselenggarakan di Baruga Keraton Kesultanan Buton, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam penganugerahan gelar tersebut, Presiden mengenakan baju adat Kesultanan Buton yang didominasi warna hitam. Sebelum disematkan peci dan tongkat, perwakilan Kesultanan Buton, La Ode Muhamad Arsal menjelaskan makna gelar tersebut.

“Gelar tersebut bermakna seorang laki-laki yang memiliki sikap dan perilaku yang mulia, rendah hati, sopan santun, arif dan bijaksana, jujur dan adil, bertanggungjawab, memberi teladan dan panutan, serta memiliki komitmen yang tinggi dalam menyejahterakan dan memakmurkan seluruh rakyat di Nusantara (Indonesia),” kata La Ode Muhamad Arsal.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI