Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mendes: SDGs Desa Ke-18 Terinspirasi dari Para Ulama NU

Rabu, 28 September 2022 | 10:28 WIB
Oleh : JNS
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menghadiri seminar nasional daring Pengabdian Masyarakat Seno Dimas tahun 2022 yang digelar Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara pada Senin, 26 September 2022.

Batu, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan perumusan SDGs Desa ke-18 yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif terinspirasi dari jejak dakwah para ulama NU.

“SDGs itu isinya 17, kenapa yang 18 ini kita tambahkan, karena kita ingin mengikuti jejak para aulia para ulama termasuk dalam mendirikan NU bahwa membangun agama itu bertumpu pada akar budaya,” ujar Mendes PDTT pada seminar nasional daring Pengabdian Masyarakat Seno Dimas tahun 2022 yang digelar Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, Senin (26/9/2022).

Adapun seminar ini mengangkat tema "Berkarya dan Berinovasi melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Tekhnologi, Literasi, dan Ekonomi Kreatif di Desa".

Mendes PDTT mengatakan pembangunan yang dibangun dengan basis budaya pasti akan memiliki ketahanan yang luar biasa, dan tangkal yang bagus. Hal demikian selaras dengan langkah NU yang telah mampu mengadaptasi tradisi lokal dan memasukkan nilai-nilai Islam di dalamnya.

“ Itulah yang dilakukan NU, dakwahnya pun dakwah budaya. Begitu juga dalam membangun desa, kita mengikuti paradigma itu,” jelasnya.

Atas fakta tersebut, Mendes PDTT meminta kepada Unisnu untuk terus mendampingi desa dalam mencapai tujuan SDGs desa. Dalam hal ini, lanjutnya, keterlibatan kampus sangat diperlukan dalam membersamai desa mengolah dan menganalisis data desa berbasis SDGs Desa agar dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan.

"Oleh sebab itu, Unisnu juga harus mampu mencontoh para kader terbaik NU di masa lalu, dalam mencetak kader Nahdliyin yang punya semangat juang tinggi terhadap kemajuan negeri ini," pungkas Mendes PDTT.

Selain itu, lanjut Mendes PDTT, prinsip (kebermanfaatan) dalam membangun desa, senafas dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Mendes PDTT mengapresiasi padatnya keterlibatan kampus menjawab tantangan dan keluhan masyarakat dengan memberikan solusi alternatif yang mudah diterapkan di desa.

"Itulah pada dasarnya komitmen kampus, mengalirkan pengetahuan bagi masyarakat. Dan alhamdulillah itu yang dilakukan kampus belakangan ini," tegas Mendes PDTT

Seperti yang disampaikan Mendes PDTT sebelumnya, beberapa kampus telah tergerak untuk mengkaji dan mendalami SDGs Desa yang dikembangkan oleh Kementerian Desa PDTT secara konseptual.

Dalam hal ini, Mendes PDTT mencontohkan PKN STAN dan Universitas Tidar Magelang, yang secara resmi membuat lembaga riset dan pengabdian khusus, berupa SDGs Desa Centre.

"Mulai ramai juga Perguruan Tinggi yang berinisiatif menganalisis SDGs Desa. Contohnya, Kampus PKN STAN dan Universitas Tidar Magelang. Yang berhasil mendirikan sebuah lembaga riset berupa SDGs Desa Centre," pungkas Mendes PDTT.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI