Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ferdy Sambo dan Putri Bakal Buka-bukaan di Persidangan

Rabu, 28 September 2022 | 17:23 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / YUD
Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama Istrinya tersangka Putri Candrawathi (kanan) keluar dari rumah dinasnya yang menjadi TKP pembunuhan Brigadir J di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa 30 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ferdy Sambo dan sang istri Putri Candrawathi menyampaikan akan buka-bukaan terkait tewasnya Brigadir J di persidangan nanti. Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Keduanya menyampaikan pesan melalui pengacaranya, Arman Hanis.

Sambo dan Putri mengungkapkan bahwa, keduanya akan mengakui secara terbuka di persidangan nanti terkait kasus tewasnya Brigadir J tersebut.

"Pesan pak Ferdy Sambo dan Ibu Putri kurang lebihnya seperti ini. 'Kami menyadari ada kekeliruan yang pernah terjadi. Apa yang kami lakukanan akan kami akui secara terbuka di persidangan. Harapan kami hanya sederhana. Semoga proses hukum berjalan secara objektif dan berkeadilan'," kata Arman saat konferensi pers di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022).

Diketahui, Polri telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Ma’ruf atau KM.

Keempatnya diduga melakukan pembunuhan berencana, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Irjen Pol Ferdy Sambo, sedangkan tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf ikut melihat dan membiarkan peristiwa tersebut terjadi.

Polri juga menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka. Ia diduga mengikuti skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo hingga mengajak Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Brigadir J ke lokasi penembakan yaitu di Rumah Dinas Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu, Putri juga berada di lantai 3 saat Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf atau KM ditanya kesanggupannya untuk menembak Brigadir J.

Kelimanya disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI