Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Obstruction of Justice, Ferdy Sambo Dijerat UU ITE

Rabu, 28 September 2022 | 18:29 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / YUD
Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama Istrinya tersangka Putri Candrawathi (kanan) seusai menjalani proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Kejaksaan Agung menjerat Ferdy Sambo Cs selaku tersangka pada kasus dugaan obstruction of justice pada kasus pembunuhan Brigadir J dengan UU ITE. Diketahui, berkas perkara Ferdy Sambo dan enam tersangka lainnya di kasus dugaan obstruction of justice atau perintangan penyidikan pada kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah lengkap.

“Pasal yang disangkakan adalah menyangkut UU ITE Nomor 19 Tahun 2016. Khususnya Pasal 32 dan 33 juncto 48 dan juncto 49 UU ITE tersebut,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana saat jumpa pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Fadil menerangkan, penggunaan UU ITE dalam kasus ini mengingat telah terjadi perusakan barang bukti elektronik dalam pengusutan kasus Brigadir J. Hal itu juga sesuai dengan petunjuk jaksa peneliti ke pihak penyidik Polri saat pengembalian berkas perkara.

“Sehingga yang dipersangkakan nanti yang terberat primer adalah UU ITE. Berikutnya kami menyangkakan subsider undang-undang yang diatur dalam KUHAP,” ungkap Fadil.

Diakui Fadil, pihaknya sudah terbiasa mengusut kasus soal perintangan penyidikan. Hal itu termasuk dalam penanganan perkara korupsi.

“Menghalangi proses penyidikan atau merusak barang bukti kami telah terbiasa melakukan penyidikan,” ucap Fadil.

Sebelumnya, Fadil menyatakan berkas perkara Ferdy Sambo maupun tersangka lainnya baik di kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J maupun obstruction of justicesudah lengkap. Dengan demikian, para tersangka di dua kasus tersebut segera disidang atas perbuatannya.

Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf atau KM, dan Putri Candrawathi.

Kelimanya disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Polri juga menetapkan Sambo dan enam orang sebagai tersangka obstruction of justice dalam penanganan kasus Brigadir J. Enam tersangka lainnya di kasus ini yakni mantan Karo Paminal Propam, Brigjen Hendra Kurniawan; mantan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri, Kombes Agus Nurpatria; mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri, AKP Irfan Widyanto; mantan Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri, Kompol Baiquni Wibowo; mantan Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Chuck Putranto; dan mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri AKBP Arif Rahman.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI