Logo BeritaSatu

Eks Dirjen Kemendagri Divonis 6 Tahun, Hakim: Eselon I Harusnya Jadi Teladan

Rabu, 28 September 2022 | 20:10 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Eks Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto dihukum penjara selama enam tahun. Majelis hakim mengungkapkan sejumlah hal yang memberatkan hukuman terhadap Ardian, salah satunya terkait kedudukannya di Kemendagri.

“Terdakwa menduduki jabatan eselon I seharusnya menjadi tauladan yang baik kepada bawahannya,” ujar Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa ketika persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Hal memberatkan bagi Ardian selanjutnya, yakni tidak mendukung program pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Hal itu mengingat, Ardian terbukti memperoleh suap dalam persetujuan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur.

Selain itu, majelis hakim turut mengungkapkan hal-hal yang meringankan hukuman Ardian. Disebutkan, Ardian memiliki tanggungan keluarga serta sopan ketika persidangan

“Terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa adalah aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdi lebih 20 tahun,” ungkap Suparman.

Majelis hakim turut menyampaikan sejumlah hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa berikutnya, yakni eks Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur Akbar. Laode M Syukur yang divonis lima tahun pada perkara yang sama dengan Ardian dipandang tidak mendukung program pemerintah dalam pemerintahan yang bersih dari KKN serta menggunakan uang dari hasil korupsi.

Sementara itu, hal yang meringankan Laode M Syukur, yakni memiliki tanggungan keluarga, bersikap sopan, serta menghargai persidangan. Dia juga belum pernah dijatuhi hukuman.

“Terdakwa adalah aparatur sipil negara yang telah mengabdi minimal 20 tahun atau telah berprestasi yang diakui oleh pemerintah. Sebagian harta benda terdakwa yang diperoleh dari tindak pidana korupsi telah disita,” tutur Suparman.

Sebagai informasi, Ardian dan Laode M Syukur masing-masing dihukum enam tahun dan lima tahun penjara. Keduanya terbukti menerima suap bersama-sama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Muna Sukarman Loke senilai Rp 2,4 miliar. Uang suap tersebut dimaksudkan demi melancarkan pengurusan dana PEN 2021 Pemkab Kolaka Timur.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erupsi Semeru, PLN Salurkan Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan

PLN menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

NEWS | 6 Desember 2022

Bangun Rumah Relokasi Korban Gempa Cianjur, PUPR Galang Dana CSR

Kementerian PUPR menggalang dana corporate social responsibility (CSR) untuk membangun rumah relokasi tahan gempa bagi warga korban Gempa Cianjur.

NEWS | 6 Desember 2022

Menkes Ingatkan Orang Tua Pentingnya Imunisasi Polio

Menkes mengingatkan kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi polio guna mencegah terjadinya lumpuh kayu terhadap anak.

NEWS | 6 Desember 2022

Ruko Bekas Holywings Tanjung Duren Jakbar Kebakaran

Ruko bekas Holywings Tanjung Duren, Jakbar, kebakaran. Eks Holywings itu kini berganti nama menjadi Helens.

NEWS | 5 Desember 2022

Sabtu Menikah, Ini Prosesi Perkawinan Kaesang-Erina

Sejumlah rangkaian acara jelang acara akad nikah akan dijalani Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono dengan rangkaian tradisi pernikahan adat Jawa.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Tak Dengar Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Brigadir J, Bharada E: Terserah

Bharada E menyatakan terserah saat merespons Ricky Rizal yang menyatakan tidak dengar perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Rizal Jelaskan Kronologi Penembakan Brigadir J

Ricky Rizal, menjelaskan kronologi penembakan Brigadir J berdasarkan sudut pandangnya saat menjalani sidang di PN Jaksel.

NEWS | 5 Desember 2022

Polisi Temukan Penyebab Kematian Satu Keluarga Tewas

Penyidik bersama tim gabungan ahli kedokteran forensik hingga laboratorium forensik telah mengetahui penyebab kematian satu keluarga di Kalideres tersebut.

NEWS | 5 Desember 2022

Jokowi Ungkap Kaesang Tengah Jalani Pingitan

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa putra bungsunya, Kaesang Pangarep tengah menjalani masa pingitan jelang pernikahannya dengan Erina Gudono

NEWS | 5 Desember 2022

Tersangka Net89 Diduga Kabur, Bareskrim Terbitkan Red Notice

Bareskrim Polri telah menerbitkan red notice terhadap dua tersangka kasus robot trading Net89.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Liga 1: Bhayangkara Tundukkan 10 Pemain PSS Sleman

Liga 1: Bhayangkara Tundukkan 10 Pemain PSS Sleman

BOLA | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE