Logo BeritaSatu

Eks Pegawai KPK Harap Febri Diansyah-Rasamala Tak Bela Sambo

Rabu, 28 September 2022 | 22:04 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Eks Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo berharap Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mengubah keputusan untuk tidak membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Diketahui, Febri dan Rasamala yang merupakan eks pegawai KPK itu memutuskan bergabung dalam tim pengacara Sambo dan Putri.

Yudi menghormati keputusan kedua rekannya ketika di KPK dulu. Hanya saja, dia tetap berharap keduanya mau mendengarkan suara dari masyarakat.

Berharap mereka bisa mendengarkan suara publik, mau mengubah keputusannya & mundur menjadi penasihat hukum para tersangka,” kata Yudi melalui akun Twitter-nya @yudiharahap46, dikutip Rabu (28/9/2022).

Yudi sudah memberikan izin agar pernyataannya tersebut dikutip wartawan. Adapun permintaannya kepada Febri dan Rasamala kali ini tak lepas dari pandangan publik terhadap kasus Sambo dan tersangka lainnya.

Karena reaksi publik saat ini cenderung negatif karena mereka berdua merupakan tokoh kepercayaan publik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rasamala mengungkap alasannya menjadi kuasa hukum Sambo. Alasannya, yakni Sambo telah bersedia mengungkap fakta yang sebenarnya ia ketahui mengenai kasus tersebut.

Menurut Rasamala, Sambo dan Putri Candrawathi merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak sama seperti warga negara lainnya.

Sementara, Febri Diansyah bersedia bergabung dalam tim kuasa hukum setelah mempelajari berkas perkara dan bertemu Putri Candrawathi. Meski demikian, Febri berjanji akan mendampingi Putri secara objektif. “Jadi, sebagai advokat saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif dan faktual,” katanya.

Polri telah menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf atau KM, dan Putri Candrawathi.

Kelimanya disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022

Takut Mobilnya Disenggol Motor, Ferdy Sambo Marahi Bharada E

Bharada E pernah dimarahi Ferdy Sambo selama menjadi sopir mantan Kadiv Propam Polri itu. Ferdy Sambo memarahi Bharada E karena takut mobilnya disenggol motor.

NEWS | 30 November 2022

Profil Yudo Margono, Anak Petani yang Jadi Calon Panglima TNI

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI. Begini profil Yudo Margono yang merupakan anak petani. 

NEWS | 30 November 2022

Paus Doakan Korban Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Paus Fransiskus mendoakan korban gempa Cianjur. Atas doa Paus Fransiskus, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan hatur nuhun.

NEWS | 30 November 2022

Serangan Gelombang Dingin di Xinjiang Tewaskan Tujuh Jiwa

Gelombang dingin di Daerah Otonomi Xinjiang telah menewaskan tujuh orang, menurut situs berita Tiongkok yang mengutip otoritas setempat, Rabu (30/11/2022).

NEWS | 30 November 2022

Bharada E Beberkan Ferdy Sambo dan Putri Pisah Rumah

Di persidangan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, Bharada E membeberkan soal Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi pisah rumah. 

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE