Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Literasi Anak, Erha Clinic Luncurkan 3 Taman Baca di Semarang

Kamis, 29 September 2022 | 11:59 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Erha Clinic meluncurkan tiga Taman Baca Jendela Dunia di Kelurahan Sekayu, Semarang pada Rabu (28/9/2022) untuk meningkatkan budaya literasi dan minat baca anak.

Semarang, Beritasatu.com- Erha Clinic meluncurkan tiga Taman Baca Jendela Dunia di Kelurahan Sekayu, Semarang pada Rabu (28/9/2022) untuk meningkatkan budaya minat baca dan literasi anak di Indonesia sekaligus merayakan HUT ke-23 Erha.

“Program Taman Baca Jendela Dunia ini merupakan sebuah komitmen kami dari Erha Clinic di bidang Pendidikan khususnya untuk membantu program pemerintah dalam peningkatan budaya literasi dan minat baca di Indonesia. Kita tahu, tingkat literasi di Indonesia masih sangat rendah menurut data statistik UNESCO pada tahun 2012 presentasi minat baca Indonesia sebanyak 0,001%,” kata Chief Corporate Affairs Arya Noble, induk usaha dari Erha.

Menurut Andreas, kondisi itu berarti dari 1.000 penduduk hanya satu orang saja yang memiliki minat baca. Agar hal ini tidak terus menerus terjadi di Indonesia, maka dari itu, Erha membuat Taman Baca Jendela Dunia.

“Di dalam Taman Baca ini bukan hanya buku saja yang kita berikan, tetapi kita juga buat program-program yang berkaitan dengan peningkatkan budaya literasi dan minat baca anak. Tahun ini kita coba membangun tiga Taman Baca terlebih dahulu, dan akan kita tingkatkan di tahun depan sebanyak lima sampai enam Taman Baca Jendela Dunia,” tambah Andreas.

Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Selain itu, Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia, Indonesia menempati urutan ke-64 dari 65 negara tersebut. PISA menyebutkan, tidak ada satu siswa pun di Indonesia yang meraih nilai literasi di tingkat kelima, hanya 0,4 persen siswa yang memiliki kemampuan literasi tingkat empat. Selebihnya di bawah tingkat tiga, bahkan di bawah tingkat satu.

Dwi Ratna Nugraini, Lurah Sekayu, Kota Semarang, mengaku sangat senang sekali dengan pembangunan ini. Pihak yakin setiap anak-anak Indonesia mempunyai minat baca yang tingggi, tapi mungkin belum tereksplorasi dengan baik.

“Kami berharap dengan adanya Taman Baca Jendela Dunia di daerah kami dapat membangun kembali semangat membaca anak-anak. Selama ini, di daerah kami hanya ada Rumah Pintar untuk berkumpulnya anak-anak, tapi dengan adanya tiga Taman Baca Jendela Dunia yang tersebar di daerah kami, diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran anak-anak dan meningkatkan prestasinya,” tutur Dwi.

Selain meluncurkan Taman Baca Jendela Dunia di Semarang, Erha Clinic dalam merayakan HUT ke-23 juga melakukan beberapa program sosial lainnya seperti Donor Darah dan Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat. Tahun ini, Erha sudah mengoperasi sebanyak 1.627 mata katarak mulai dari dari pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur dan Papua.

“Erha juga telah mengumpulkan sebanyak 4.235 kantong darah melalui program donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia dan Perkumpulan Sosial Himpunan Bersatu Teguh. Selama 23 tahun Erha Clinic berdiri di Indonesia, tentunya kami ingin membawa perubahan yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya dalam penanganan buta katarak dan pemenuhan stok darah di Indonesia,” lanjut Andreas Bayu Aji.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI