Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pria Israel Miliki Tingkat Terendah untuk Alami Kanker Prostat

Kamis, 29 September 2022 | 16:41 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Ilustrasi kanker prostat

Yerusalem, Beritasatu.com - Pria-pria Israel memiliki salah satu tingkat terendah untuk mengalami kanker prostat dibandingkan dengan negara-negara lain di seluruh dunia.

Kementerian Kesehatan negara itu mengumumkan minggu ini bahwa tingkat kematian di Israel akibat penyakit ini adalah salah satu yang terendah secara global, dengan peringkat 143, menurut Jerusalem Post.

Selain itu, data yang dikeluarkan oleh badan tersebut mencatat bahwa pria Arab secara keseluruhan lebih kecil kemungkinannya untuk didiagnosis menderita kanker prostat.

Badan tersebut mengandalkan data dari angka pendaftaran kanker terbaru Israel dari 2019, yang menunjukkan bahwa 2.493 pria didiagnosis menderita kanker prostat invasif. Dari mereka yang didiagnosis, mayoritas adalah orang Yahudi, mewakili 94,5%, dan hanya 5% orang Arab.

Tren serupa terus terlihat dalam data mereka yang tinggal di Israel yang didiagnosis menderita kanker antara 2015 dan 2019. Dari 10.725 kasus, lebih dari 10.000 adalah orang Yahudi, sementara orang Arab hanya mewakili 602 kasus.

Meskipun risiko kematiannya rendah, kanker prostat masih tetap menjadi kanker paling umum yang ditemukan di antara pria di Israel, serta kanker paling umum keempat untuk kematian. Jumlah pria Israel yang meninggal karena kanker pada 2019 adalah 493, dengan sebagian besar kematian terjadi di atas usia 75 tahun.

Dari tahun 1996 hingga 2019, Israel mengalami penurunan angka kematian yang signifikan, sementara sebagian besar kematian yang terjadi memiliki rata-rata usia 81 tahun untuk pria Yahudi dan 77 untuk pria Arab. Kementerian kesehatan merilis temuan ini ke publik menjelang akhir September, yang merupakan Bulan Peduli Kanker Prostat Sedunia.

Dalam hal faktor risiko kanker prostat, riwayat penyakit keluarga, mutasi genetik, dan usia adalah kontributor utama. Namun, pilihan gaya hidup tertentu seperti merokok tembakau, diet, dan peradangan kelenjar mungkin berperan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Yahoo News


BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI