Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

SMRC: Ganjar Paling Berpengaruh Tingkatkan Suara PDIP di 2024

Kamis, 29 September 2022 | 17:50 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS
Ganjar Pranowo.

Jakarta, Beritasatu.com - Studi eksperimental yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat Ganjar Pranowo akan memberikan pengaruh paling positif bagi peningkatan suara dalam Pemilu 2024 jika dimajukan sebagai calon presiden oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hasil studi ini dipresentasikan oleh pendiri SMRC, Saiful Mujani, pada program "Bedah Politik bersama Saiful Mujani" yang bertajuk "Efek Calon Presiden terhadap Partai" yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV, Rabu (29/9/2022).

Saiful menjelaskan secara keseluruhan Ganjar memiliki pengaruh paling positif pada peningkatan suara PDIP, sekitar 14,7 persen, sementara pengaruh Anies Baswedan 9,9 persen, Prabowo 8,4 persen, sementara pengaruh Puan Maharani negatif (-0,025 persen).

Doktor lulusan Ohio State University, Amerika Serikat ini menyatakan melihat efek calon dan keinginan untuk menjaga suara PDIP, Puan tidak bisa diharapkan untuk itu.

“Yang bisa diharapkan untuk itu (menjaga suara PDIP) adalah Prabowo, Anies, atau Ganjar,” kata Saiful Mujani.

Namun, jika yang dilihat adalah kader sendiri untuk menjadi presiden dan ingin memperkuat partai, lanjut Saiful, maka Ganjar adalah pilihan terbaik bagi PDIP agar tetap menjadi partai terbesar dan mendapatkan dukungan paling banyak dibanding partai lain.

Lebih lanjut, Saiful mengungkapkan suara PDIP sendiri tidak cukup menjadikan seorang calon menjadi presiden. Ganjar, menurut dia, bisa menarik suara dari gerbong politik lain. Anies dan Prabowo juga demikian. Setidak-tidaknya, menurut Saiful, mereka tidak mengancam suara jika PDIP mencalonkan mereka. Hal ini, katanya, berbeda dengan Puan Maharani yang justru cenderung mengancam suara PDIP.

“Orang yang ada di PDIP pun bisa pergi jika Puan dipaksakan menjadi calon presiden,” terang Saiful Mujani.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden. Response rate sebesar 1.053 atau 86%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI