Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ferdy Sambo dan Putri Bakal Buka-Bukaan di Persidangan, Kamaruddin: Terlambat

Kamis, 29 September 2022 | 18:06 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FFS
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak bersama Ayah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat, Ibu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak dan Kekasih Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Vera Simanjuntak saat memberikan keterangan menanggapi berkas perkara semua tersangka terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang telah dinyatakan lengkap alias P21 di Jakarta, Kamis, 29 September 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ferdy Sambo dan sang istri Putri Candrawathi menyampaikan akan buka-bukaan terkait tewasnya Brigadir J di persidangan nanti. Diketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bakal segera menjalani persidangan atas kasus Brigadir J yang menjerat mereka setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.

Terkait hal itu, pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menilai keingingan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk buka-bukaan di persidangan sudah terlambat. Kamaruddin menyebut bakal membantu upaya restorative justice jika Ferdy Sambo dan Putri terbuka sejak awal.

"Dia salah. Kalau buka-bukaan di persidangan sudah terlambat. Kalau mau buka-bukaan dari kemarin supaya saya bantu restorative justice," kata Kamaruddin di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022).

Kamaruddin mencontohkan, Ferdy Sambo bisa saja meminta maaf dengan mengaku khilaf telah melakukan pembunuhan terencana karena curiga Brigadir J akan menyebarkan aib. Bila Ferdy Sambo melakukan hal itu sejak awal, Kamaruddin mengatakan, akan menjalankan peran sebagai mediator.

"Misalnya gitu ya. 'Tapi saya menyesal saya sadar dan bertaubat. Tolong masyarakat Indonesia saya diampuni, tolong semua media ampuni saya'. Kan perasaan kita jadi beda, maka tugas saya menjadi mediator," ucapnya.

Tidak hanya itu, Kamaruddin juga mengungkapkan percuma apabila Sambo dan istirnya akan buka-bukaan di persidangan nanti. Namun, kata Kamaruddin, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

"Karena masih ada hukuman neraka dan surga. Siapa tahu Tuhan memaafkan dia kita kan tidak boleh mendahului siapa tahu dia di pengadilan jadi sadar dan bertaubat. Itulah fungsi penasihat hukum membimbing yang baik kepada kliennya," ungkap Kamaruddin.

Sebelumnya, Sambo dan Putri mengungkapkan akan mengakui secara terbuka di persidangan nanti terkait kasus tewasnya Brigadir J. Hal itu disampaikan kuasa hukum keduanya, Arman Hanis.

"Pesan pak Ferdy Sambo dan Ibu Putri kurang lebihnya seperti ini. 'Kami menyadari ada kekeliruan yang pernah terjadi. Apa yang kami lakukan akan kami akui secara terbuka di persidangan. Harapan kami hanya sederhana. Semoga proses hukum berjalan secara objektif dan berkeadilan'," kata Arman saat konferensi pers di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI