Logo BeritaSatu

Solusi Dua Negara Israel dan Palestina Harus Terus Disuarakan

Kamis, 29 September 2022 | 20:55 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Jakarta, Beritasatu.com – Solusi dua negara Israel dan Palestina dengan posisi yang setara harus terus disuarakan, demi terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah. Indonesia yang terus menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina juga harus tetap aktif menyuarakan solusi ini, termasuk di ajang KTT G-20 di Bali nanti.

Demikian benang merah yang terangkum dalam Diskusi Publik yang mengambil tema “Solusi 2 Negara Israel dan Palestina” yang digelar Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis (29/9/2022) malam.

Diskusi menghadirkan tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin, Dubes Indonesia untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso, dan dosen Paramadina Ahmad Khoirul Umam sebagai narasumber, yang dipandu Rektor Paramadina Didik J Rachbini.

Menurut Din Syamsuddin, pemikiran Israel dan Palestina bisa eksis dalam dua negara sudah bisa dilacak sejak awal tahun 1930-an. Namun yang jadi persoalan adalah tapal batas antara kedua negara, yang menjadi masalah dari wilayah warisan jajahan Inggris ini.

Persoalan tapal batas juga bagaikan bom waktu yang memicu konflik di Timur Tengah seperti ketika Irak menyerang Kuwait.

“Konflik Israel dan Palestina berdampak sistemik pada kehidupan global. karena muncul sikap radikal dan fundamentalis dari kelompok pendukung yang simpati ke Palestina,” jelas Din Syamsuddin.

Ia melihat masalah tapal batas ini tak bisa dipenuhi Israel, karena Palestina ingin kembali ke tapal batas sebelum perang 1967.

“Israel tak bisa penuhi ini (tapal batas), bahkan kini bertendesi ambil wilayah palestina dengan bangun pemukiman di tepi barat. soal ibu kota ini belum bisa disepakati. Di mana wilayah Yerusalem timur ke palestina, bagian lainnya ke Israel. Syarat ini belum tercapai, Israel sudah agresif maju menguasai Yerusalem. Parlemen Israel bahkan umumkan Yerusalem jadi ibu kota dan mendapat dukungan penuh AS ketika dipimpin Donald Trump,” jelasnya.

Sementara Yuli Mumpuni Widarso menilai, masalah Palestina dan Israel itu induk dari segala masalah internasional. Karena ada banyak isu yang terkait ini utamanya pengakuan pada Pakistan.

“Sebenarnya dunia internasional sebenarnya tahu mana yang htam dan putih dalam masalah ini. Namun ini terkait kepentingan politik. Saya melihat jalur penyelesaian harus tetap melalui jalur diplomatik”.

Din Syamsuddin menambahkan, posisi kesetaraan antardua negara ini problem utama globalnya adalah injustice (ketidakadilan) dan standar ganda dari AS dan neara barat, sehingga hanya sepihak ke israel.

“Upaya ini perlu diimbangi dengan adanya koalisi negara islam cinta damai dengan indonesia bisa ambil peran, bisa ajak Turki, Pakistan dan jika berkenan Iran, dan ambil satu negara arab di luar Mesir dan Yordania. untuk berdialog ke negara islam dan ke AS. Sekarang ada pergeseran geopolitik. harus ada tekanan pada pihak-pihak yang antidamai. Penting juga lobi-lobi Yahudi, karena mereka sangat powerfull”.

Sedangkan Didik J Rachbini menilai, pernyataan PM Israel Yair Lapid saat berpidato di PBB soal solusi dua negara, harus segera direspons. Palestina harus ikut berperan dengan mau mengambil wilayah yang bisa diterima Israel. Karena jika berharap ingin kembali memiliki wilayah seperti sebelum perang tahun 1967 adalah hal yang sulit terpenuhi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022

Viral Video Angin Puting Beliung Terjang Tenda Resepsi Pernikahan

Sebuah video amatir menjadi viral karena merekam angin puting beliung yang memporak-porandakan resepsi pernikahan warga di Kampung Kukun, Cikarang.

NEWS | 26 November 2022

Sekjen PDIP Bawa Oleh-oleh Khusus untuk Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mendapatkan hadiah khusus berupa tanaman Puring.

NEWS | 26 November 2022

Kosgoro 1957: Soliditas dengan Rakyat Kunci Kemenangan Pemilu

Ketum Kosgoro 1957 Dave Laksono meminta kadernya di seluruh Indonesia membangun soliditas dengan rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Guru dan Tenaga Kependidikan Inspiratif Dapatkan Apresiasi

Kemendikbudristek memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan melalui Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
FIFA Selidiki Insiden Bendera Kosovo di Ruang Ganti Timnas Serbia

FIFA Selidiki Insiden Bendera Kosovo di Ruang Ganti Timnas Serbia

SEMESTA BOLA 2022 | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE