Logo BeritaSatu

Jual Beli Bayi Rp 15 Juta "Ayah Sejuta Anak" Dibekuk

Jumat, 30 September 2022 | 07:38 WIB
Oleh : Vento Saudale / DAS

Bogor, Beritasatu.com - Suhendra (32), pengelola Yayasan Ayah Sejuta Anak, dibekuk aparat Polres Bogor dalam kasus jual beli bayi. Manager marketing di wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor ini diduga pelaku perdagangan anak, yakni menjual bayi berkedok yayasan.

Suhendra yang kini menjadi tersangka menggunakan modus menampung para ibu hamil yang tidak bersuami dengan iming-iming dibantu proses persalinannya.

“Dalam melakukan aksinya pelaku ini bermodus dengan cara mengiming-imingi atau mengumpulkan para ibu hamil yang tidak memiliki suami melalui media sosial dengan berbalut Yayasan Ayah sejuta anak,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, Rabu (28/9/2022).

Jual Beli Bayi Rp 15 Juta
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat memberikan keterangan terkait kasus perdagangan bayi di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu, 28 September 2022.

Kepada ibu hamil, pelaku menawarkan untuk membantu proses persalinannya. Setelah proses persalinan selesai, bayinya diserahkan kepada orang yang ingin mengadopsi anak tersebut.

Setelah bayi lahir, Yayasan Ayah Sejuta Anak menyetahkan bayi tersebut kepada orang tua yang mengadopsi dengan imbalan Rp 15 juta.

“Uang tebusan Rp 15 juta tersebut tidak diketahui ibu kandung sang bayi,” kata Iman Imanuddin.

Suhendra beralasan, uang yang diterimanya untuk mengganti biaya persalinan di rumah sakit. Alasan ini tiak begitu saja dipercaya penyidik karena setelah diselidiki, proses persalinan sang ibu bayi ditanggung BPJS. “Proses persalinan tidak dipungut biaya,” ungkap Iman Imanuddin.

Saat ini, para ibu hamil dan anak yang sempat diadopsi ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor. Mereka diberi perlindungan serta penanganan sampai selesai melahirkan. Sementara sang bayi akan dijamin hidupnya oleh negara.

Iman menjelaskan, praktik seperti ini merupakan tindakan ilegal. Sebab untuk adopsi, ada mekanisme yang harus ditempuh yayasan. Salah satunya, sebut Iman Imanuddin, memastikan kemampuan ekonomi orang tua angkat.

“Ini masih penyidikan, pengembangan jika ada jaringan atau pidana penyerta lain,” terang Iman.

Atas kasus tersebut, pelaku dijerat Pasal 83 juncto Pasal 76 Huruf F Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana minimal tiga tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda minimal Rp 60 juta, maksimal Rp 3 miliar,” tandasnya.

Iman mengaku jajarannya berhasil menyelamatkan lima ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran di tempat penampungan.

Saat ini, mereka sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk diberikan perlindungan dan penanganan hingga yang bersangkutan melahirkan anaknya.

Sementara itu, seorang bayi yang sudah dijual ke orang tua yang berdomisili di Lampung dapat terdeteksi sehingga berhasil dibawa kembail dan langsung diserahkan ke Dinsos Kabupaten Bogor.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Ini Laksamana Yudo Margono Jalani Fit and Proper Test

Laksamana TNI Yudo Margono akan menjalani fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon panglima TNI.

NEWS | 2 Desember 2022

Dasco Tegaskan Kebebasan adalah Pilar Utama Demokrasi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan jaminan dan perlindungan terhadap hak dan kebebasan warga negara merupakan pilar utama demokrasi.

NEWS | 2 Desember 2022

Peluang Menang Pemilu 2024 Besar, 3 Ketua Umum KIB Semakin Solid

Tiga ketua umum (ketum) dan para elite partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terus menunjukkan soliditas.

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi II DPR Minta KPU Jalani Putusan MK soal Syarat Eks Koruptor Nyaleg

Komisi II DPR meminta KPU mematuhi dan menjalankan putusan MK yang melarang koruptor setelah 5 tahun keluar dari penjara untuk maju caleg.

NEWS | 2 Desember 2022

DPR Optimistis Jokowi Setuju dengan Data Desa Presisi

DPR optimistis Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal setuju dengan usulan menghadirkan data desa presisi atau DDP.

NEWS | 2 Desember 2022

Heru Budi Minta Jakpro Mediasi Warga Kampung Bayam yang Belum Tempati Rusun

Heru Budi meminta PT Jakpro memediasi warga Kampung Bayam. Hal itu karena hingga saat ini warga Kampung Bayam belum dapat menempati rusun.

NEWS | 2 Desember 2022

Gempa Cianjur, Dana Ganti Rumah Rusak Diharapkan Cair Pekan Depan

Bupati Herman mengaku sudah menandatangani SK penggantian rumah rusak akibat gempa Cianjur untuk diusulkan kepada BNPB yang akan diteruskan ke Kemenkeu.

NEWS | 2 Desember 2022

Mardiono Ajak GMPI Berjuang Angkat Suara PPP

Mardiono mengajak Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) untuk berjuang mengangkat suara PPP pada Pemilu 2024.

NEWS | 2 Desember 2022

Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Wanita, Panglima TNI: Sudah Diproses

Perwira Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF diduga memerkosa prajurit wanita Divisi Infanteri 3/Kostrad.

NEWS | 1 Desember 2022

Pesawat Air Asia Overbooked, Penumpang: Kami Diseret seperti Penjahat

Penumpang Air Asia tujuan Kuala Lumpur - Chiang Mai dipaksa ke luar pesawat Air Asia setelah terjadi overbooked penumpang. 

NEWS | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Brasil, Argentina, Inggris Lolos, tetapi Jerman dan Belgia Angkat Koper

Brasil, Argentina, Inggris Lolos, tetapi Jerman dan Belgia Angkat Koper

SEMESTA BOLA 2022 | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE