Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Senat AS Setujui Paket Bantuan Rp 182 Triliun untuk Ukraina

Jumat, 30 September 2022 | 08:48 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) bersiaga saat latihan militer “Namejs 2022” di Skede, Latvia pada Senin 26 September 2022. - Amerika Serikat menggandakan jumlah sistem roket Himars mematikan yang dikirim ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan militer baru senilai US$1,1 miliar. 

Washington, Beritasatu.com- Voting Senat Amerika Serikat (AS) pada Kamis (29/9/2022) meloloskan RUU pendanaan yang mencakup US$ 12 miliar (Rp 182 triliun) bantuan militer dan ekonomi tambahan untuk Ukraina.

Sejumlah 22 anggota Partai Republik bergabung dengan rekan-rekan Demokrat mereka untuk meloloskan RUU, yang datang setelah AS telah mengalokasikan sekitar US$55 miliar (Rp 836 triliun) ke Kyiv sejak Februari.

RUU tersebut memiliki tujuan ganda untuk mendanai pemerintah untuk mencegah penutupan pada akhir minggu dan memberikan suntikan dana besar lainnya kepada militer dan ekonomi Ukraina di tengah invasi Rusia.

Pemerintah AS akan menyisihkan US$ 4,5 miliar (Rp 68,4 triliun) untuk pemerintah Ukraina, US$ 3 miliar (Rp 45,6 triliun) untuk senjata dan peralatan militer, dan dana tambahan untuk mengisi kembali senjata AS yang sudah dikirim ke Ukraina dan untuk memungkinkan transfer lebih banyak senjata dari persediaan Amerika.

AS telah menyisihkan sekitar US$55 miliar untuk menopang pemerintah dan angkatan bersenjata Ukraina sejak Februari, termasuk paket bantuan militer dan ekonomi senilai US$40 miliar (Rp 608 triliun) yang disahkan pada bulan Juli.

RUU terbaru diperkirakan akan disahkan di DPR pada hari Jumat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden AS Joe Biden, di mana AS akan memberikan lebih banyak bantuan militer ke negara asing mana pun dalam setahun sejak Perang Vietnam.

RUU itu disahkan dengan 72 suara berbanding 25, dengan 22 Partai Republik melintasi garis partai untuk memastikan pengesahannya dengan mudah di Senat yang terbagi rata.

Saat mantan Presiden Donald Trump menuduh pemerintahan Biden mempertaruhkan pecahnya "Perang Dunia III" dengan menuangkan senjata ke dalam konflik aktif dengan tenaga nuklir, pendirian Partai Republik tidak berbagi kehati-hatiannya.

“Membantu Ukraina bukanlah sikap simbolis yang menyenangkan. Ini benar-benar investasi dalam keamanan nasional kita sendiri dan sekutu kita," kata Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell, yang mendukung RUU itu, sebelum pemungutan suara Kamis. McConnell tidak menjelaskan hubungan antara keamanan nasional Ukraina dan Amerika.

Menurut daftar yang dirilis oleh Pentagon pada hari Rabu, AS telah mengirimkan senjata senilai US$16,9 miliar (Rp 256 triliun) ke Ukraina sejak Februari. Daftar ini mencakup 16 Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), lebih dari 150 artileri, puluhan ribu rudal anti-tank dan hampir satu juta peluru artileri.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI